Home Kelautan Inilah Jenis-Jenis Ikan Hiu Unik Di Dunia (2)

Inilah Jenis-Jenis Ikan Hiu Unik Di Dunia (2)

Sumber foto: critter.science

AgrozineArtikel sebelumnya: Inilah Jenis-Jenis Ikan Hiu Unik Di Dunia (1)

Hiu Gergaji

Hiu gergaji adalah ikan bertulang rawan yang terkenal karena bentuk hidungnya yang panjang berbentuk gergaji. Mulutnya panjang dengan rangkaian gigi di kanan dan kiri seperti gergaji bermata dua. Ikan hiu gergaji bernama ilmiah Pristis microdon dan termasuk ke dalam ordo Pristiophoriformes. Ikan hiu unik ini juga populer dengan nama pari gergaji atau hiu sentani. Dalam bahasa inggris ikan ini disebut largetooth sawfish yang berarti ikan gergaji bergigi besar.

Ikan hiu unik ini termasuk ikan air tawar dan hidup di perairan berlumpur pada kedalaman 40 meter. Ikan hiu gergaji tersebar di wilayah tropis yang menyebar di Indonesia, Australia, India, Papua Nugini, Afrika Selatan, dan Thailand. Biasanya mereka hidup di danau-danau besar, sungai besar atau rawa-rawa tertentu. Di Indonesia, selain di Danau Sentani, ikan gergaji terdapat di Sungai Digul, Danau Yamor Kaimana, Sungai Mahakam, Sungai Siak, dan Sungai Sepih. Namun, walaupun memiliki persebaran yang besar, faktanya di lapangan menunjukkan populasi ikan hiu unik ini terus menyusut akibat perburuan dan pencemaran.

Ikan hiu gergaji senang memangsa ikan-ikan berukuran sedang atau yang berbadan lebih kecil. Ukuran tubuhnya mampu mencapai 6,6 meter. Mulutnya yang diselimuti gerigi tajam cukup ampuh untuk melumpuhkan mangsanya dalam sekejap mata. Pandangan mata ikan gergaji tidak terlalu baik, bahkan cenderung buram. Mereka lebih mengandalkan daya penciumannya yang ltajam.

Ikan hiu ini mempunyai 14 hingga 22 gigi gergaji di setiap sisi, di mana digunakan sebagai alat untuk makan dan juga alat pertahanan terhadap musuhnya. Namun, meski gigi-giginya mungkin membuat kamu takut, tenang… Hiu ini tidak menyerang manusia.

Tubuhnya tergolong ramping dibandingkan dengan ikan sejenis. Ini menyebabkan mereka bisa berenang dengan kecepatan di atas rata-rata sehingga dengan mudah melesat mengejar mangsa. Hiu gergaji berwarna hitam keabu-abuan. Bagian bawah tubuhnya berwarna lebih pucat atau keputih-putihan. Warna tubuhnya cukup beragam, tergantung di mana habitat mereka.

Populasi ikan hiu gergaji makin berkurang akibat kian kecilnya habitat hidup mereka seiring makin bertambahnya populasi manusia. Di samping itu, mereka kerap diburu oleh para kolektor ikan. Bahkan, penduduk setempat masih sering menangkapnya karena dianggap sebagai predator ikan-ikan lain. Sebab itu, ikan ini masuk dalam daftar merah IUCN dalam kategori kritis alias hampir punah.

Hiu Goblin

Ikan hiu goblin yang bernama ilmiah Mitsukurina owstoni adalah jenis ikan hiu unik yang berasal dari masa prasejarah dan masih hidup di perairan Jepang dan Taiwan. Hiu ini adalah spesies hiu laut dalam, langka, dan kadang-kadang disebut “fosil hidup”. Goblin adalah satu-satunya wakil yang masih ada dari keluarga Mitsukurinidae, yang telah hidup sejak sekitar 125 juta tahun lalu.

Hiu ini dijuluki requin lutin di Prancis, mitsukurizame di Jepang, squalo goblin di Italia. Namun, nama hiu goblin alias goblin shark yang berasal dari bahasa Inggris merupakan yang paling populer.

Hiu goblin mendiami lereng atas benua, lembah bawah laut, dan gunung laut di seluruh dunia pada kedalaman lebih dari 100 m, dengan spesimen dewasa ditemukan lebih dalam daripada spesimen remaja. Ikan ini dapat hidup di kedalaman 1.300 m di bawah permukaan laut.

Bentuk tubuh hiu goblin cukup menyeramkan dibandingkan hiu lainnya. Pada bagian kepala atasnya meruncing seperti tombak, ukuran matanya besar, dan giginya panjang dan tajam.

Hiu goblin memiliki warna merah muda, yang muncul dari pembuluh darah yang nampak dari luar, dan campuran abu-abu. Ikan hiu unik ini memiliki kepala yang panjang serta moncong pipih memanjang. Rahangnya sangat menonjol, mengandung gigi seperti kuku yang dapat menonjol keluar. Hiu ini panjangnya sekitar 3 hingga 4 m ketika dewasa.

Rahang atas dalam mulut hiu goblin berisikan 35-53 gigi, sedangkan bagian rahang bawah diisi oleh 31-62 buah gigi. Gigi bagian depan tajam dan panjang, sedangkan gigi bagian belakang bertekstur rata dan lebih kecil yang berfungsi untuk menghaluskan makanan.

Spesies ini memangsa ikan, udang, cumi-cumi, dan gurita, baik dekat dasar laut dan tengah laut. Moncong yang panjang ditutupi ampullae of Lorenzini yang memungkinkan untuk merasakan medan listrik mangsa di dekatnya. Hiu goblin bisa mengambil cepat mangsa dengan rahangnya.

Hiu goblin bukan perenang yang cepat, ia bergerak lambat di kedalaman 1.200 meter. Ikan ini jarang terlihat dan juga jarang tertangkap. Oleh karena itu, Badan konservasi internasional (IUCN) memasukkan hiu Goblin dalam status resiko rendah (least concern).

Hiu Greenland

Ikan hiu unik yang disebut juga hiu abu-abu ini bernama ilmiah Somniosus microcephalus dan merupakan spesies hiu terbesar dari famili Somniosidae. Hiu greenland dikenali juga dengan beberapa nama, yaitu hiu tanah, hiu gurry, atau hiu tidur. Suku Inuit menamai hiu ini dengan nama Eqalussuaq.

Hiu greenland dapat ditemukan di sekutar Greenland, Islandia dan Kanada. Pada musim panas, hiu greenland berkumpul di kawasan perairan Teluk Arktik, Scott Inlet, dan Jones Sound. Hiu Greenland hanya mampu bertahan hidup di perairan dengan suhu -1 sampai 10 derajat Celcius. Ketika suhu air menghangat, hiu Greenland akan berenang lebih dalam atau mencari perairan yang lebih dingin. Daerah jelajah hiu greenland berada pada kedalaman 1.500–2.200 meter di bawah permukaan laut. Suhu air habitat aslinya yang rendah menjadikan hiu greenland bergerak lambat, yaitu hanya 2,7 km per jam.

Dalam famili Somniosidae, hiu greenland merupakan spesies yang terbesar dibandingkan spesies lainnya. Jika dibandingkan dengan spesies hiu lainnya, hiu greenland juga termasuk yang terbesar. Ukuran tubuhnya ketika dilahirkan rata-rata 40 cm dan dapat tumbuh hingga rata-rata 2,4–4,3 meter ketika mencapai usia dewasa. Hiu greenland dapat tumbuh hingga lebih dari 6 m. Ukuran tubuh hiu greenland betina secara umum lebih besar dibandingkan dengan hiu greenland jantan.

Hiu greenland merupakan karnivora yang menjadi pemangsa puncak dalam rantai makanan di Samudra Arktika. Kemunculannya di permukaan laut hanya untuk mencari makanan seperti ikan, cumi-cumi, anjing laut, dan singa laut serta bangkai paus.

Hiu greenland betina umumnya mengalami keterlambatan kedewasaan. Usia kedewasaannya baru dimulai pada usia sekitar 134 tahun. Bayi hiu akan dilahirkan setelah telurnya menetas di dalam perut induknya. Hiu greenland betina dapat melahirkan beberapa bayi secara bersamaan, rata-rata tujuh hingga sepuluh anak tiap masa kelahiran. Hiu greenland hidup hingga rentang usia lebih dari 100–200 tahun. Individu hiu greenland yang tertua diketahui hidup lebih dari 272 tahun. Lamanya usia hidup hiu greenland menjadikannya sebagai spesies vertebrata dengan usia hidup terlama di dunia.

Mata hiu greenland juga bercahaya di malam hari ketika ada kopepoda bercahaya yang menempel. Keberadaan kopepoda ini menguntungkan bagi hiu greenland karena mampu membuat mangsanya mendekat karena tertarik dengan cahaya. Namun, kopepoda bercahaya ini memakan jaringan kornea sehingga merusak mata hiu greenland.

Hiu greenland merupakan salah satu spesies yang dikategorikan terancam punah oleh IUCN dan telah dimasukkan ke dalam daftar merah IUCN. Kategori ini ditetapkan karena kurangnya data mengenai hiu greenland.

Selanjutnya: Inilah Jenis-Jenis Ikan Hiu Unik Di Dunia (3)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here