Home Kelautan Inilah Jenis-Jenis Ikan Hiu Unik Di Dunia (1)

Inilah Jenis-Jenis Ikan Hiu Unik Di Dunia (1)

www.shark-utopia.com

Agrozine – Inilah salah satu ikan yang ditakuti dan terkenal ganas di lautan. Jika ikan hiu mencium bau darah, meskipun jaraknya sejauh 0,5 kilometer, ikan yang memiliki daya penciuman yang hebat ini akan mencari dan menyantap apa pun bentuknya.

Ada berbagai jenis ikan hiu yang terdapat di dunia. Ukuran tubuhnya bermacam-macam, dari yang kecil sampai yang terbesar. Dan ternyata tidak semua ganas, ada juga yang sifatnya baik dan bersahabat. Berikut ini adalah jenis-jenis ikan hiu unik yang layak dikenal.

Hiu Basking

Hiu basking atau hiu penjemur yang bernama ilmah Cetorhinus maximus adalah ikan terbesar kedua setelah hiu paus. Hiu ini merupakan ikan raksasa dengan panjang sekitar 14 m. Dulu, hiu basking pernah dianggap sebagai monster laut. Basking mirip  hiu putih besar.

Makanan hiu ini adalah plankton yang disaringnya dari air laut.

Sejauh ini, hiu basking lebih menyukai perairan subtropical dan temperate yang cenderung dingin. Jenis ini juga kerap ditemukan di perairan pantai, kemungkinan terkait dengan kelimpahan sumber makanannya yang berupa hewan-hewan planktonik.

Hiu ini bergerak lambat dan tidak berbahaya untuk manusia. Tidak seperti kebanyakan pola renang hiu yang lurus, hiu basking cenderung zigzag di permukaan laut.

Hiu basking memiliki ciri pada sirip dorsal pertama besar, tinggi, tegak, dan persegi. Kemudian, sirip dada panjang dan agak lebar. Pada ekor besar dengan cuping atas agak lebih kecil dari cuping bawah. Tidak ada tanda khusus pada sirip dada dan ekor.

Meskipun tubuhnya besar, tetapi tenggorokan mereka kecil sehingga mangsanya jauh lebih kecil. Seperti paus, hiu basking menyaring plankton kecil untuk mengisi perutnya yang cukup besar. Saat mereka makan, ekor atau bagian kepala muncul ke permukaan.

Hiu basking masuk dalam Daftar Merah (Red List) IUCN. Hiu ini termasuk spesies yang rentan (vulnerable). Artinya, spesies ini sedang menghadapi risiko kepunahan di lautan di masa yang akan datang.

 Hiu Berjumbai

Hiu ini bernama ilmiah Chlamydoselachus anguineus dan disebut frilled shark dalam bahasa Inggris. Hiu berjumbai merupakan salah satu dari dua spesies ikan hiu yang masih ada di keluarga Chlamydoselachidae.

Predator lautan ini pertama kali ditemukan di Jepang pada tahun 2007. Hiu berjumbai hidup di kawasan Samudra Pasifik dan Atlantik. Mereka ditemukan dikedalaman 1.570 meter, sedangkan di teluk Surugaya Jepang hiu ini ditemukan pada kedalaman 50-200 meter.

Hiu ini merupakan penghuni laut dalam yang menyebabkan metabolisme tubuh hiu ini menjadi lemah karena suhu yang sangat dingin di perairan dalam. Perairan dalam ini pula yang menyebabkannya memiliki bentuk fisik yang unik.

Hiu berjumbai diperkirakan telah ada sejak jaman prasejarah. Bentuk tubuhnya tidak mengalami banyak perubahan selama jutaan tahun. Hiu berjumbai dapat menelan mangsa tanpa dikunyah terlebih dahulu. Caranya adalah dengan membengkokkan tubuhnya yang panjang sehingga mangsanya masuk ke dalam perut.

Hiu berjumbai disebut “fossil hidup” karena memiliki perawakan yang primitif, berbeda dengan hiu lainnya. Hiu ini dapat tumbuh sepanjang 2 meter dan memiliki warna cokelat gelap, tubuh seperti belut dengan sirip punggung, panggul, dan dubur berada jauh di belakang. Namanya diambil dari adanya jumbai dari celah insang, ada enam pasang dengan pertemuan pasangan pertama di tenggorokan.

Hiu jenis ini memiliki masa siklus kehamilan yang panjang dan mampu melahirkan 6 bayi hiu sekaligus dalam satu periode. Namun, sayangnya beberapa anak hiu tidak tumbuh hingga dewasa karena dimangsa ikan atau hiu lain. Kondisi ini menyebabkan  hiu berjumbai jumlahnya tidak banyak di  lautan.

Rahang hiu berjumbai memiliki kelenturan yang sangat lebar sehingga memungkinkan untuk menelan mangsa utuh lebih dari setengah ukurannya. Hiu ini biasa memangsa cumi-cumi, ikan, dan hiu lain yang berukuran kecil.

Hiu Dogshark

Hiu anjing atau dalam bahasa Inggris disebut dogfish atau dogshark secara ilmiah diklasifikasikan sebagai keluarga Squalidae dan ordo Squaliform. Keluarga Squalidae sendiri terdiri dari dua genera terpisah, yaitu Cirrhigaleus dan Squalus, berjumlah 37 spesies di antara keduanya. Ikan ini termasuk hiu yang ukuran tubuhnya terkecil dan bisa dikonsumsi manusia.

Nama hiu anjing disematkan pada ikan ini setelah sekelompok nelayan mengamati ikan ini mengejar ikan-ikan kecil dalam kelompok mirip anjing. Hiu anjing memiliki tubuh yang ramping, biasanya lebih kompak dibandingkan spesies lain, dan moncong yang runcing. Ikan ini memiliki dua sirip punggung, masing-masing dengan duri halus, tetapi tidak memiliki sirip dubur, dan kulitnya umumnya kasar saat disentuh.

Saat spesies ini mencapai usia dewasa, jantan biasanya berukuran maksimal 1 m, sedangkan betina biasanya berukuran panjang 1,25 m. Kulitnya berwarna abu-abu atau abu-abu kecokelatan dengan titik-titik putih di sekitar daerah perut. Hiu ini mempunyai ciri-ciri gigi di rahang atas dan bawah yang ukurannya sama.

Ikan ini adalah karnivora, terutama memangsa organisme yang lebih kecil dari dirinya. Hiu ini menggunakan rahangnya yang kuat dan giginya yang tajam untuk memangsa mangsanya. Beberapa mangsanya antara lain ikan herring, mackerel, dan capelin. Tidak seperti spesies hiu lainnya, hiu ini memiliki racun yang melapisi punggung-punggungnya. Racun ini agak beracun bagi manusia dan akan berbahaya jika hiu tersebut salah penanganan. Hati dan perut ikan ini mengandung senyawa squalamine, yang memiliki khasiat mengurangi pertumbuhan pembuluh darah kecil pada manusia.

Selanjutnya : Inilah Jenis-Jenis Ikan Hiu Unik Di Dunia (2)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here