Home Pertanian Inilah Mesin Pemanen Padi Andal Buatan Indonesia

Inilah Mesin Pemanen Padi Andal Buatan Indonesia

pindad.com

Agrozine.id – Panen padi merupakan saat yang paling dinanti para petani setelah menanam dan merawatnya selama hampir 4 bulan. Namun, perlu diperhatikan bahwa pemanenan harus dilakukan pada umur yang tepat karena ketidaktepatan saat panen dapat mengakibatkan kehilangan hasil yang merugikan petani. Selama ini, panen padi yang  banyak dilakukan oleh petani adalah dengan menggunakan alat manual berupa ani-ani, arit, atau sabit. Penggunaan alat ini membutuhkan tenaga kerja yang banyak dan waktu yang panjang, serta biaya yang cukup besar. Sementara itu, jumlah buruh tani/panen dari masa ke masa semakin turun. Hal ini menyebabkan waktu panen yang mundur akibat menunggu antrian panen.

Pemanenan padi yang terlambat dapat mengakibatkan tanaman termakan hama seperti serangga, tikus dan burung. Keterlambatan panen satu minggu dapat meningkatkan susut panen dari 3,35% menjadi 8,65%. Oleh karena itu, penggunaan mesin pemanen padi  merupakan solusi untuk mengatasi masalah itu. Dengan menggunakan mesin maka waktu pemanenan padi lebih cepat dan biaya dapat ditekan sehingga masalah keterbatasan jumlah buruh panen bisa teratasi.

Salah satu mesin pemanen padi yang dapat diandalkan adalah combine harvester yang merupakan produk asli buatan Indonesia yang diproduksi oleh PT Pindad (Persero). Pemakaian combine harvester selama 2 jam setara dengan 6 orang buruh tani yang bekerja selama 7 jam. Untuk memanen sawah seluas 1 Hektar hanya dibutuhkan waktu sekitar 2 jam saja sehingga menghemat waktu dan biaya tenaga kerja.

Combine harvester adalah sebuah mesin yang menggabungkan beberapa metode pemanenan sekaligus, yaitu memotong (cutting), merontokkan (threshing), membersihkan (cleaning) dan pengumpulan (bagging). Tujuan dari terciptanya mesin ini pada dasarnya adalah untuk pemanenan tserealia atau tanaman biji-bijian seperti padi, gandum, jagung, dan lain sebagainya.

Mesin pemanen ini memiliki fungsi dan keunggulan sebagai berikut:

  • Memanen jagung dan padi, sekaligus memasukkan hasil panen ke dalam karung
  • Mesin pemanen multi komoditas
  • Menggunakan roda krepyak (crawler) dan karet yang dapat digunakan untuk lahan agak basah maupun lahan kering

PT Pindad  telah memproduksi mesin combine harvester sejak tahun 2017. Produk hasil inovasi PT Pindad ini memiliki kelebihan dibandingkan produk impor. Di antaranya, produknya lebih ergonomis untuk petani di Indonesia dan layanan purna jual yang lebih terjangkau. Sebelumnya, alat dan mesin pertanian di Indonesia diimpor dari negara Jepang, Amerika, dan Eropa, seperti merek Yanmar, Kubota, John Deeree, dan Belarus.

Combine harvester ini merupakan alat panen dengan 3 fungsi, yaitu sebagai alat panen, alat perontok padi, dan juga sebagai alat pembajak sawah. Sebagai alat panen padi, combine harvester ini mempunyai pisau yang panjangnya sekitar 120 cm. Pemotong ini akan bergerak secara otomatis saat mesin dijalankan dan memotong barisan tanaman padi di hadapannya. Mesin ini bekerja secara otomatis dengan kecepatan memotong padi hingga 50% lebih efisien dari pekerjaan manual. Sebagai alat pembajak sawah, alat ini memiliki gerigi panjang berporos di sisi bagian bawah yang akan berputar dan membalikkan tanah.

Combine harvester selain mempercepat proses pemanenan dan menghemat biaya upah buruh tani, juga dapat mengurangi penyusutan hasil gabah. Prinsip kerja dari mesin pemanen ini adalah padi yang dipotong, termasuk jeraminya, dimasukkan ke bagian perontokan. Gabah hasil perontokan ditampung dalam karung dan jeraminya ditebarkan secara acak di atas permukaan tanah. Mesin ini dikendarai dan dioperasikan oleh 2 orang operator. Satu orang sebagai pengemudi dan seorang lagi menyiapkan dan menjaga karung penampung gabah. Hadirnya mesin pemanen canggih ini membuat panen padi menjadi lebih efektif dan efisien. (das)

Yuk teman, tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here