Home Peternakan Inilah Nama-Nama Bagian Pada Daging Sapi Dan Penggunaannya 

Inilah Nama-Nama Bagian Pada Daging Sapi Dan Penggunaannya 

Daging Sapi (Sumber foto: www.tastingtable.com)

Agrozine.id – Daging sapi merupakan salah satu pangan sumber protein yang populer di masyarakat Indonesia, terlebih di hari-hari spesial seperti hari raya Idul Fitri. Jika kamu punya hobi masak, mengenal aneka bagian daging sapi sangat penting untuk menentukan cara memasak yang sesuai. Memasak daging sapi sesuai dengan karakteristik bagiannya akan membuat cita rasa daging pada masakan kamu jadi lebih empuk dan lezat.

Berikut ini nama-nama bagian pada daging sapi:

Bagian Depan

  • Sandung lamur (brisket): Potongan daging berlemak yang berasal dari bagian bawah dada sapi. Biasanya diasap atau direbus perlahan dan sering diolah menjadi berbagai hidangan khas Padang.
  • Chuck: Potongan daging yang berasal dari daerah leher dan bahu sapi. Cirinya berbentuk potongan segiempat dengan ketebalan sekitar 2-3 cm. Chuck bisa dipanggang, direbus, atau digiling. Biasanya daging ini digunakan untuk membuat steak atau rendang.

Bagian Tengah

  • Iga (rib): Potongan tulang iga yang berasal dari bagian belakang sapi. Bagian ini bisa dipanggang, dibakar, atau direbus menjadi sop iga.
  • Has luar (Sirloin): Potongan daging punggung bagian luar yang memiliki lapisan lemak yang menempel di salah satu sisi atau sekeliling daging. Biasanya dipanggang atau digoreng dan sering diolah menjadi steak.
  • Has dalam (tenderloin): Potongan daging sapi area punggung dalam, sangat lunak, tidak berotot, dan tidak berlemak. Inilah bagian daging sapi yang paling empuk dan paling mahal. Tenderloin cocok dijadikan bahan baku steak karena teksturnya yang sangat lembut dan empuk.

Bagian Belakang

  • Tanjung (rump): Potongan daging sapi yang berasal dari sekitar punggung sapi bagian belakang. Bisa dipanggang, direbus, atau digiling dan teksturnya cocok diolah menjadi sate.
  • Flank: Potongan daging sapi yang tipis dan berlemak dari bagian perut sapi. Bagian ini merupakan bagian dari potongan otot perut. Teksturnya kurang lunak karena mengandung banyak otot dan rasanya sangat kuat karena memiliki banyak lemak. Flank cocok digunakan untuk membuat sup atau semur yang membutuhkan daging berlemak dan dimasak dalam waktu cukup lama. Bagian ini cocok juga dipanggang untuk dibuat steak.
  • Lamusir (Cube Roll): Potongan daging sapi dari area belakang tubuh sapi yang terletak di sekitar has luar, has dalam, dan tanjung. Teksturnya cukup empuk karena mengandung butiran lemak.  Lamusir dapat dipanggang dalam oven, dibakar, atau di-grill. Biasanya daging ini digunakan untuk makanan khas Batam, yaitu sup lamosir. Bentuknya yang menyerupai dadu dan teksturnya yang empuk membuat lamusir sering diolah menjadi rendang, empal, dan bistik.

Bagian Paha dan Kaki

  • Sengkel (round): Potongan daging bagian depan kaki sapi, bersifat keras, sedikit lemak, dan berotot. Bagian daging ini cocok diolah menjadi bakso urat atau sup.
  • Gandik: Potongan daging sapi di daerah paling luar paha belakang. Gandik bertekstur agak kenyal, minim lemak, dan mengandung banyak otot. Bagian ini biasanya diolah menjadi abon sapi atau dendeng balado karena teksturnya yang agak kenyal.

Selain itu, ada yang disebut tetelan. Tetelan adalah sisa daging yang masih melekat pada tulang sapi, biasanya terdiri dari campuran daging, lemak, dan urat. Tetelan biasa dimanfaatkan untuk membuat rawon atau sup . Lemak-lemak tetelan menghasilkan kaldu yang membuat sedap  hidangan berkuah tersebut. (das)

Yuk, tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here