Home Kampus Innaka Hasbullah: Tantangan Bidang Peternakan Indonesia 2021 Masih di Harga Pakan dan...

Innaka Hasbullah: Tantangan Bidang Peternakan Indonesia 2021 Masih di Harga Pakan dan Kualitasnya

Agrozine.id – Namanya Innaka Hasbullah. Perempuan asal Bandarlampung ini lulus dengan predikat Cumlaude dan menjadi salah satu wisudawan terbaik IPB University pada periode Januari 2021. Berkat kerja keras dan disiplin belajar yang diterapkannya, Innaka berhasil memberi kado terbaik kepada orangtuanya dengan lulusan sebagai salah satu lulusan terbaik IPB University.

Setelah menyelesaikan kuliahnya, saat ini Innaka sedang disibukkan dengan bisnisnya di bidang fashion sembari mempersiapkan diri untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang pendidikannya. Diakui Innaka, bisa kuliah di IPB adalah keinginannya sejak lama bahkan sejak masih duduk di bangku SMA, namun bukan Fakultas Peternakan yang menjadi pilihan pertamanya.

“Menjadi mahasiswa IPB adalah cita-citaku sejak kelas 2 SMA. Kebetulan waktu itu masuk di jalur SNMPTN dan mendaftar di pilihan pertama waktu itu biokimia karena aku suka pelajaran kimia. Tapi kemudian karena saran dari guru, akhirnya aku memutuskan untuk memilih juruan nutrisi dan teknologi pakan di pilihan kedua karena masih berhubungan dengan biokimia”, katanya.

Diakui Innaka, saat kuliah ia sempat ragu untuk melanjutkan kuliah di peternakan karena belum paham dengan prospek kerjanya seperti apa. “Dulu aku sempat ragu untuk melanjutkan kuliah di peternakan karena belum paham prospeknya seperti apa”, tuturnya.

Memutuskan untuk meneruskan kuliah di peternakan, akhirnya di semester 2 Innaka justru mendapat pencerahan dari dosen yang mengajarnya. Saat itu salah satu dosen yaitu pak Anuraga memberikan pencerahan yang akhirnya dipegang oleh Innaka sampai kelulusannya.

Baca Juga: Lebih Dekat dengan Hobo, Wisudawan Terbaik UGM yang Tangguh

“Do what you love or love what you do”. Satu kalimat yang menjadi pegangan Innaka dalam menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Peternakan IPB University. “Kalimat itu yang saya pegang, saya coba enjoy kuliah di peternakan dan Alhamdulillah berhasil”, katanya.

Selama kuliah, Innaka juga aktif di berbagai organisasi di kampus. Innaka aktif di berbagai kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan pernah berkesempatan mengikuti kegiatan sosial yang diadakan oleh Japfa Foundation.

“Di Organisasi aku dapat banyak pelajaran yang ngga kudapat di kuliah. Yang menarik adalah aku pernah megikuti kegiatan sosial dari Japfa Foundation dimana kita bisa berbagi ilmu dengan masyarakat dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar”, tutur Innaka.

Saat menjalani perkuliahan di Fakultas Peternakan, Innaka melihat bahwa banyak peluang karir di bidang tersebut. Jika dipelajari dan diperdalam, maka ilmu peternakan bisa diterapkan di berbagai bidang pekerjaan mulai dari industri pakan maupun di peternakan itu sendiri.

” Peternakan itu luas, mulai dari hulu ke hilir. Kalau masuk di industri pakan bisa jadi formulasi pakan, nutrisionis atau bisa juga membuat peternakan sendiri. Kalau kata dosen saya, “good feed for good food”. Kualitas pakan yang baik akan memberikan produksi ternak yang baik dan tentunya akan baik pula untuk manusia”, imbuhnya.

Baca Juga: Ilya Fauziah : Memunculkan Ide dan Gagasan Baru untuk Pengembangan 
Pertambangan Melalui Garda (Gerakan Pemuda)

Namun meski banyak peluang, tentu akan ada juga tantangan jika ingin berkarir di bidang peternakan. Menurut Innaka, salah satu tantangan peternakan di Indonesia adalah harga bahan pakan dan kualitasnya yang fluktuatif, yang mengakibatkan banyak impor dan berdampak pada kenaikan harga. Dan menurutnya pula disinilah peran mahasiswa atau milenial khsususnys di bidang nutrisi dan teknologi pakan untuk berinovasi menemukan bahan pakan berkualitas dengan jumlah yang banyak sehingga Indonesia bisa mengurangi cost produksi untuk kebutuhan peternakan, terutama pakan.

Dibalik kesuksesannya meraih gelar sebagai lulusan terbaik, Innaka mengatakan bahwa yang paling penting adalah menemukan metode belajar yang pas dan lingkungan yang mendukung serta disiplin dan giat menjadi tips yang ia lakukan selama kuliah. “Metode belajarku adalah menulis dan merangkum materi karena aku akan lebih mudah memahami sebuah materi ketika aku rangkum dengan bahasaku sendiri. Kebetulan juga aku punya teman-teman yang senang diajak diskusi jadi kami bisa saling belajar dan itu tadi lingkungan yang tepat juga sangat mendukung kita untuk belajar”, ujar Innaka. Berkat kegigihan dan disiplinnya, Innaka berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik IPB University. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here