Home Kampus Inovasi Perangkat Pertanian Hidroponik Smart Watering FTIP Unpad

Inovasi Perangkat Pertanian Hidroponik Smart Watering FTIP Unpad

Perangkat Hidroponik Smart Watering

Agrozine.id – Penggunaan listrik terutama untuk pengelolaan air dalam sistem hidroponik dinilai cukup tinggi. Berangkat dari masalah tersebut, tim mahasiswa dan dosen dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran mengembangkan sebuah perangkat hidroponik tanpa aliran listrik yang bernama “Smart Watering”.

“Smart Watering” merupakan perangkat hidroponik pintar yang menggunakan prinsip self watering system tanpa energi listrik. Produk ini memanfaatkan gaya gravitasi, prinsip archimedes, dan kapilaritas.

Selain hemat listrik, penggunaan Smart Watering juga diyakini dapat meningkatkan efisiensi dalam penggunaan air dan nutrisi. Produk ini dapat meminimalisasi proses penguapan dari media tanamnya, sehingga 100% air dan nutrisi akan diserap oleh tumbuhan.

Tim pengembang perangkat hidroponik Smart Watering antara lain yaitu salah seorang dosen FTIP Unpad Dr. Sophia Dwiratna Nur Perwitasari, M.T., dan lima mahasiswa bimbingannya, antara lain Diki Abdulah, Chaerul Amin, Shilvya Dewi Agustien, Annisa Nurdiah, dan Salma Waffiyah.

Baca juga: Bertanam Hidroponik di Atas Rooftop

Berkat inovasi Mahasiswa Indonesia (KMI) Awards Kategori KBMI Sub Kategori Industri Teknologi pada KMI Expo XI 2020 yang diselenggarakan secara daring, 4-5 Desember 2020.

KMI Expo merupakan kegiatan tahunan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Tahun ini, penyelenggara menunjuk Universitas Agung Podomoro sebagai tuan rumah.

Salah satu perwakilan tim, Diki Abdulah, menyampaikan ucapan syukur dan bangganya karena telah mendapatkan juara 2 pada ajang bergengsi tingkat nasional ini.

Diki menjelaskan, Smart Watering dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman dan metode hidroponik, seperti substrat dan kultur air. Satu instalasi Smart Watering sendiri berukuran sekitar 150×60 sentimeter. Diperkirakan satu instalasi Smart Watering dapat digunakan untuk 70 lubang tanaman sayur daun dan 10 tanaman sayuran buah.

Saat ini, perangkat hidroponik Smart Watering sudah dipasarkan dan digunakan di berbagai daerah di Indonesia. Diki dan tim berharap Smart Watering akan terus berkembang. Lalu, produk mereka dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan Indonesia. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here