Home Peternakan Intip Cara Budidaya Kura-Kura Brazil Mudah untuk Pemula

Intip Cara Budidaya Kura-Kura Brazil Mudah untuk Pemula

Budidaya Kura-kura Brazil

Agrozine – Kura-kura Brazil merupakan salah satu jenis reptil yang kerap dipilih sebagai peliharaan. Pemeliharaannya tergolong mudah karena mudah beradaptasi pada berbagai lingkungan, serta memiliki daya tahan yang kuat. Dikenal pula sebagai kura-kura “red-ear slider”, reptil ini memiliki semburat berwarna merah tepat di belakang matanya. Kura-kura asal Amerika Serikat bagian selatan ini juga memiliki warna tempurung unik campuran antara hijau dan kuning. Dalam artikel ini, kita akan mengetahui lebih lanjut cara budidaya kura-kura brazil yang memiliki potensi menjanjikan sebagai peluang bisnis.

1. Memilih Indukan

Sebelum memulai, kamu perlu mempersiapkan indukan yang telah berumur lebih dari dua tahun. Pastikan reptil dalam keadaan sehat dan tidak terpapar virus ataupun penyakit. Pilihlah indukan jantan dan betina aktif yang tidak mengalami cacat atau memiliki kerusakan pada bagian tubuhnya terutama tempurung.

2. Persiapan Media

Setelah memilih indukan, budidaya kura-kura brazil terlebih dulu siapkan kolam dengan ukuran 2 x 3 meter, yang diberi sekat untuk membagi dua bagian kolam. Pada satu sekatan diisi penuh oleh air, sementara sekat kedua berisi pasir. Pembuatan sekat harus benar-benar rapat agar pasir tidak tercampur dengan air. Pastikan untuk membuat saluran air pada kolam, agar pertukaran air tetap berjalan lancar. Tambahkan pula bohlam dengan daya 10 watt dan letakkan pada jarak 10 cm diatas kolam berpasir.

3. Mengawinkan Indukan

Masukkan kedua indukan pada kolam berair, dengan perbandingan 1 ekor jantan dan 2 ekor betina. Biarkan indukan saling berinteraksi dengan alami, bila keduanya menunjukkan ketertarikan maka akan melakukan perkawinan. Tempatkan telur-telur hasil perkawinan kura-kura brazil pada kolam pasir, lalu berikan pakan berupa jangkrik pada indukan.

4. Perawatan Telur

Dalam budidaya kura-kura brazil, kamu perlu menyiapkan alat dan bahan untuk membantu penetasan buatan. Sediakan wadah aquarium serta media substrat seperti tanah, pasir atau vermikulit, aspen bedding, dan pet moss. Pastikan kamu juga menyediakan thermometer untuk mengukur kelembaban, karena suhu ideal pada substrat sebesar 27,4 hingga 29,8 derajat celcius.

baca juga : Tips Cegah Penyakit Kura-Kura Brazil

Setelah menyiapkan alat dan bahan, masukkan substrat ke dalam aquarium hingga terisi setengahnya, dan pindahkan telur ke dalam wadah. Kemudian, buatlah lubang dengan kedalaman 10-20 cm sebagai tempat meletakkan telur dan sisakan bagian pucuk agar tetap tampak di permukaan substrat. Hal ini dilakukan untuk memeriksa telur busuk atau tidak. Bila terdapat telur yang keriput dan peyot, segera keluarkan karena tidak dapat menetas. Biasanya telur kura-kura brazil akan menetas setelah 2-3 minggu.

5. Memelihara Anakan

Jenis kura-kura ini dapat hidup hingga usia 20 tahun dengan panjang maksimal sekitar 30 cm. Betinanya dapat menghasilkan 20 hingga 45 butir saat bertelur, tergantung kesuburan dan cuaca.

Baca Juga : Ini Jenis Budidaya Yang Potensi Ekspor Tinggi

Setelah menetas, anakan sebaiknya dibiarkan selama 1 hari dan tidak diberi pakan selama 1-2 hari, sebab memiliki cadangan makanannya sendiri. Setelah itu, anakan dapat diberi pakan berupa ikan-ikan kecil, serangga, dan potongan sayuran. Amati perkembangan bayi kura-kura brazil setiap saat, bila ada yang sakit maka sebaiknya segera dipisahkan.

baca juga : Seperti Ini Konservasi Kura-Kura di Sumatera Bagian Selatan

Nah, sekarang kita telah mengetahui lebih lanjut cara budidaya kura-kura brazil yang memiliki prospek menjanjikan. Pastikan pula kamu selalu memeriksa air kolam secara rutin agar tetap bersih dan menunjang tumbuh kembangnya. Bagaimana? Tertarik membudidayakannya? (rin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here