Home Pertanian Jenis Penyakit Virus pada Tanaman Padi dan Pengendaliannya

Jenis Penyakit Virus pada Tanaman Padi dan Pengendaliannya

penyakit virus tanaman padi

Agrozine.id – Dalam budidaya tanaman padi, maka tidak akan terlepas dari ancaman penyakit virus yang seringkali menyerang tanaman padi. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan petani untuk bisa mengenal jenis-jenis penyakit virus ini agar petani bisa mengidentifikasi dan bisa menerapkan pengendalian secara tepat. Nah, berikut ini tim Agrozine.id akan sampaikan 3 jenis penyakit virus yang menyerang tanaman padi dan cara pengendaliannya. Yuk, simak langsung ya !

Jenis Penyakit Virus pada Tanaman Padi

  1. Penyakit Virus Kerdil Rumput (Rice Grassy Stunt Virus)

Penyakit yang satu ini biasanya ditularkan oleh hama wereng coklat. Gejala yang tampak ketika tanaman padi terserang virus kerdil rumput yaitu gejalanya kerdil yang nyata, jumlah anakan lebih banyak, daunnya berukuran lebih pendek, helai daun menyempit, rumpun tampak seperti rumput.

Cara pengendalian penyakit virus kerdil rumput ini dapat dilakukan dengan pengendalian hama vektor yaitu wereng coklat. Selain itu, bisa digunakan varietas unggul tahan wereng (VUTW).

  1. Penyakit Virus Kerdil Kuning (Rice Yellow Dwarf Virus)

Sama seperti penyakit virus kerdil sebelumnya yang ditularkan oleh hama wereng, penyakit virus kerdil kuning ini juga ditularkan oleh hama wereng yaitu wereng hijau.

Gejala tanaman padi yang terserang penyakit virus yang satu ini yaitu daun padi akan berubah warnanya dari kuning kehijauan menjadi kuning keputihan.

Baca Juga : Dosen Unpad Kembangkan Aplikasi DSS Padi

Cara pengendalian penyakit virus kerdil kuningĀ  ini sama dengan penyakit virus kerdil rumput yaitu melakukan pengendalian hama vektor yaitu wereng hijau. Selain itu, bisa digunakan varietas unggul tahan wereng (VUTW).

  1. Penyakit Virus Tungro (Rice Tungro Virus)

Diketahui bahwa penyakit tanaman padi yang satu ini disebabkan oleh hama wereng hijau. Hama wereng bisa mengakibatkan tanaman padi terserang virus setelah tanaman terhisap oleh hama wereng.

Gejala bisa dilihat dengan perubahan tanaman menjadi kerdil, anakan berkurang, daun menguning dan menggulung dari pucuk sampai ke batang, malai kecil, tidak keluar sempurna, dan padi hampa.

Pengendalian bisa dengan menanam padi dengan varietas unggul tahan wereng (VUTW) dan mengendalikan vektor virus tersebut.

Baca Juga : Teknologi RAISA, Upaya Pemanfaatan Lahan Marginal untuk Tingkatkan Produktivitas Padi

Nah, itulah tiga jenis penyakit virus yang sering menyerang tanaman padi. Diharapkan setelah mengetahui penyebab, gejala, dan cara pengendaliannya, petani bisa lebih waspada dan siap tanggap dalam penaggulangannya. Semoga informasi pada artikel ini dapat bermanfaat ya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here