Home Pertanian Jenis Tanaman Obat Keluarga yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah

Jenis Tanaman Obat Keluarga yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah

Jenis Tanaman Obat Keluarga

Agrozine.id – Jenis tanaman obat keluarga. Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing dengan budidaya tanaman hortikultura satu ini. Tanaman toga atau tanaman obat keluarga biasa dibudidayakan di pekarangan rumah.

Berkhasiat sebagai obat, apotek hidup ini tidak memerlukan lahan luas untuk ditanam dan tergolong praktis. Kamu dapat menggunakan wadah pot ataupun polybag, pekarangan rumah juga akan lebih asri.

Berikut adalah jenis tanaman obat keluarga yang bisa kamu jadikan pilihan!

1. Temulawak

Tanaman obat keluarga ini sudah lama digunakan sebagai bahan ramuan jamu. Temulawak memiliki khasiat untuk membantu pencernaan, metabolisme tubuh, serta meningkatkan nafsu makan. Untuk menanamnya, kamu memerlukan campuran pupuk kompos dan pupuk kandang sebagai media tanam dengan perbandingannya masing-masing 1:1.

Kemudian, letakkan bibitnya dalam wadah pot dan sirami dengan air secukupnya. Rebusan temulawak yang telah disaring dan didinginkan baik diminum secara teratur tiap hari.

2. Serai

Toga satu ini memiliki ragam manfaat untuk kesehatan dan dapat diolah menjadi bahan kosmetik ataupun bumbu masakan. Serai berkhasiat untuk mempercepat penyembuhan luka, meredakan nyeri, dan menyembuhkan sakit tenggorokan.

Baca Juga : Tips Budidaya Tanaman Serai di Pekarangan Rumah

Untuk menanam jenis tanaman obat keluarga di pekarangan rumah, pilihlah batang serai segar yang cukup tua kemudian potong daunnya dan sisakan 20-30 cm batang dari pangkalnya. Rendam batangnya selama 10-15 hari akar tumbuh, lalu pindahkan ke dalam wadah penanaman.

Sementara untuk dijadikan sebagai obat, geprek batang serai lalu letakkan dalam cangkir bersama kantong teh dan kayu manis. Siram air mendidih ke dalam cangkir dan tambahkan madu atau jeruk nipis untuk tambahan rasa.

3. Kencur

Tanaman kencur juga dapat menjadi pilihan untuk ditanam di pekarangan rumah karena memiliki ragam khasiat untuk kesehatan. Kencur dapat mengobati batuk, melancarkan haid, mengatasi diare, dan menambah nafsu makan.

Baca Juga : Cara Budidaya Belimbing Wuluh di Pekarangan Rumah

Untuk menanamnya, siapkan campuran pupuk humus dan kandang dengan perbandingannya masing-masing 1:1 sebagai media tanam. Potong bagian rimpang dari tanaman, lalu letakkan kencur dalam permukaan tanah dan sirami dengan air secukupnya.

Untuk digunakan sebagai obat, parut kencur hingga halus, peras, dan gunakan airnya. Rebus air tersebut agar lebih hangat dan campurkan sedikit garam dan madu agar terasa manis. Ramuan tradisional kencur baik diminum dua kali sehari setiap sarapan dan sebelum tidur.

4. Jahe

Jahe merupakan jenis tanaman obat keluarga yang telah dikenal hingga mancanegara, dan memiliki aroma yang khas. Jahe digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati masuk angin, asam lambung, dan perut mual.

Baca Juga : Mengenal Manfaat Daun Tanaman Obat Sengkubak dari Kalimantan

Untuk menanamnya, masukkan campuran pupuk humus dan pupuk kandang dengan perbandingannya masing-masing 1:1 ke dalam pot, lalu letakkan beberapa bibit di dalamnya.

Untuk mengonsumsinya sebagai obat, iris jahe dan lemon yang telah dicuci bersih, dan diamkan parutan dalam air mendidih selama 5 menit. Saring air lemon dan jahe yang telah mendidih, campurkan dengan madu, dan didihkan. Ramuan yang telah dingin dapat dimasukkan dalam kulkas dan diminum kapan saja.

5. Kunyit

Tanaman obat keluarga satu ini dapat digunakan sebagai rempah bumbu dapur dan memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Kunyit dapat dimanfaatkan untuk mengatasi perut kembung, maag, dan meredakan nyeri.

Baca Juga : Peluang Pengembangan Tanaman Obat di Tengah Pandemi Covid-19

Untuk menanam kunyit, campurkan pupuk kompos dan pupuk kandang dengan perbandingannya masing-masing 1:1 sebagai media tanam.

Lalu, masukkan media tanam ke dalam wadah pot dan bibit kunyit sedalam 8 cm.  Rebus kunyit hingga mendidih, parut menggunakan blender, dan masukkan 1 sdt halusannya dalam air mendidih.

Diamkan campuran tersebut hingga mendidih selama 10 menit dengan api kecil. Bila mendidih, saring campuran kunyit dan tambahkan lemon, madu, ataupun jeruk nipis sesuai selera.

Baca Juga : Kebun Mini Anggur Pekanbaru: Usaha dari Hobi yang Berbuah Manis

Nah, itulah berbagai jenis tanaman obat keluarga yang dapat menjadi penghias dan apotek hidup di pekarangan rumah kamu. Bagaimana, sudah menentukan pilihanmu? (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here