Home Populer Kebun Raya Sipirok di Tapanuli Selatan Telah Dibuka Kembali

Kebun Raya Sipirok di Tapanuli Selatan Telah Dibuka Kembali

Kebun Raya Sipirok

Agrozine.id – Kebun Raya Sipirok di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, resmi dibuka kembali awal tahun ini pada Februari lalu. Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas LIPI, Dian Latifah mengatakan, kebun raya ini akan menjadi kebun raya daerah (KRD) ke-16 di Indonesia.

“Soft launching Kebun Raya Sipirok Tapanuli Selatan adalah peresmian KRD ke-16. Kebun Raya Siprok kini sudah resmi dibuka untuk umum sebagai salah satu lokasi kunjungan wisata,” katanya, dikutip dari siaran pers LIPI.

Hingga saat ini LIPI telah menginisiasi 43 Kebun Raya Indonesia. Terdapat 15 di antaranya yang sudah diresmikan. Misalnya saja, Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, dan lainnya. Selain menjadi wisata alam, kebun raya ini juga sering menjadi lokasi penelitian ilmuwan dari dalam dan luar negeri.

Baca juga: LIPI Kembangkan Riset Bioteknologi Untuk Peternakan Berkelanjutan

Pembangunan kebun raya daerah (KRD) merupakan salah satu wujud kolaborasi riset antara para peneliti dengan pemerintah daerah dan para stakeholders.

Sementara itu, Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko memberikan dukungannya atas kegiatan Soft Launching Kebun Raya Sipirok Tapanuli Selatan.

Ia mengatakan, konsep kebun raya sangat tepat diterapkan di daerah yang sedang berkembang dan peduli dengan lingkungan seperti di Kabupaten Tapanuli Selatan ini.

Menurutnya, pelestarian dan pemanfaatan sumber daya hayati terutama jenis tumbuhan lokal dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pembangunan ekonomi masyarakat sekitarnya.

Baca juga: LIPI Ciptakan Iklim dan Ekosistem Inovasi Untuk Riset Nasional Pangan

Handoko berharap pembangunan KRD mampu menghasilkan hasil-hasil penelitian yang berdampak besar, signifikan, dan nyata terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Bupati Tapanuli Selatan yakni Syahrul M. Pasaribu menegaskan, membangun kebun raya tidak bisa diukur dalam jangka waktu singkat. Proses itu, menurutnya, sebuah perjalanan panjang dalam upaya mengkonservasi keanekaragaman hayati Indonesia.

“Kita lihat Kebun Raya Bogor sudah lebih dari 200 tahun dan saat ini sudah menjadi pusat penelitian dan pembelajaran bagi anak-anak kita,” ujar Pasaribu.

Kemudian, bertepatan dengan acara tersebut, berlangsung pula penandatanganan Prasasti Menara Pandang Modern Millenial sebagai Ikon Kebun Raya Sipirok. Selain itu, terdapat acara penanaman pohon koleksi di area Kebun Raya Sipirok. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here