Home Pertanian Kelebihan dan Kelemahan Jagung Varietas Hibrida

Kelebihan dan Kelemahan Jagung Varietas Hibrida

ilustrasi jagung hibrida

Agrozine.id – Di Indonesia, jagung banyak dibudidayakan oleh petani ketika memasuki musim kemarau. Untuk bisa menghasilkan produktivitas yang tinggi, petani biasanya menyiapkan benih yang bermutu tinggi baik dari sisi genetik, fisik maupun fisiologinya. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menyilangkan indukan atau lebih kita kenal dengan hibrida. Teknik  produksi  benih jagung hibrida berbeda  dengan  teknik  produksi benih  varietas  lainnya, persilangan dilakukan antara kedua indukan berkualitas dan menggunakan biji generasi pertama(F1) sebagai  benihnya. Jagung varietas hibrida tentunya memiliki kelebihan dan kelemahan. Berikut ini tim Agrozine.id ulas mengenai kelebihan dan kelemahan jagung varietas hibrida yang biasa dibudidayakan di Indonesia.

Home-HKTI SIP

Kelebihan Jagung Varietas Hibrida

  • Dalam satu batang bisa menghasilkan 2 tongkol jagung
  • Ukuran tongkol jagung lebih besar dibanding varietas lainnya
  • Biji jagung jumlahnya lebih banyak dan ukurannya lebih besar
  • Produktivitas sangat tinggi, yaitu sekitar 10-12 ton per hektar
  • Vigor lebih baik jadi lebih kompetitif terhadap gulma

Kelemahan Jagung Varietas Hibrida

  • Biji generasi kedua tidak lagi memberikan hasil yang maksimal
  • Biaya produksi benih relatif lebih mahal
  • Resiko kegagalan tinggi karena harus melalui proses pemuliaan tanaman
  • Memerlukan banyak waktu, tenaga, dan fasilitas
  • Proses perawatan tanaman jagung lebih intensif
  • Masa panen lebih lama dibandingkan dengan varietas lain, yaitu sekitar 90-120 hari
  • Tidak tahan disimpan dalam jangka waktu yang lama
  • Rentan terserang hama

Produktivitas jagung varietas hibrida yang tinggi tentunya bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar juga. Namun sangat disayangkan masih  banyak  petani  yang  belum  mendapat penyuluhan secara luas tentang budidaya varietas hibrida sehingga industri benih swasta ikut memainkan peran penting dalam memperkenalkan teknologi hibrida kepada petani.

Secara singkat, untuk mendapatkan hasil benih jagung hibrida yang baik dapat dilakukan dengan cara menyeleksi tanaman yang bak dalam populasi bersari bebas. Kemudian menyerbukkan sendiri tanaman jagung untuk menghasilkan inbrida yang homozygous. Lalu, dilakukan persilangan antara inbrida-inbrida yang telah terpilih.

Itulah uraian singkat mengenai jagung varietas hibrida beserta kelebihan dan kelemahannya. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here