Home Perkebunan Kelebihan Kacang Tanah Lurik Asal NTT yang Tembus Pasar Eropa

Kelebihan Kacang Tanah Lurik Asal NTT yang Tembus Pasar Eropa

Kelebihan Kacang Lurik NTT

Agrozine.id – Kelebihan Kacang Lurik NTT. Bila kacang lokal organik umumnya berwarna coklat polos, kacang lurik memiliki daya tarik tersendiri. Pasalnya, kacang organik ini memiliki corak loreng dengan paduan warna putih dan merah muda. Kacang tanah yang dikembangkan oleh sejumlah petani di Nusa Tenggara Timur ini bahkan telah menembus pasar Eropa.

Tidak hanya itu, kacang lurik juga diminati oleh pangsa pasar Amerika Serikat. Lantas apa yang membuat kacang lokal asal NTT ini unik? Simak ulasannya.

Kacang Lokal Organik

Kacang lurik organik dikembangkan oleh petani di Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kacang ini dipasarkan ke mancanegara dengan kualitas raw (mentah) dan 100 persen organik. Kacang lurik jumlah biji sebanyak lima dan minimal berjumlah tiga.

Biji dan polongnya juga memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan jenis kacang tanah pada umumnya.

Bebas dari Aflatoksin

Salah satu kelebihan kacang lurik NTT adalah bebas dari kontaminasi mikrobiologi dan aflatoksin. Aflatoksin merupakan segolongan senyawa beracun yang berasal dari jamur Aspergrilus Plafus. Senyawa ini dikenal sangat mematikan bagi manusia dan hewan, serta banyak ditemukan pada tanaman kacang tanah.

Tahan Penyakit Layu Bakteri

Penyakit layu yang disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum dapat menyerang tanaman kacang tanah mulai dari umur seminggu hingga panen.

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil mengembangkan varietas kacang lurik yang tahan penyakit layu bakteri melalui teknik poliploidisasi atau penggandaan kromosom tumbuhan.

Kaya Protein dan Vitamin E

Kelebihan kacang lurik NTT juga kaya kandungan protein dan vitamin E. Kandungan vitamin E memiliki peran penting sebagai penguat sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan sel, kesehatan mata, dan kesehatan kulit.

Sedangkan protein diperlukan untuk pembentukan tulang, otot, tulang rawan, serta mengkoordinasikan fungsi sel dan organ dalam tubuh.

Produktivitas Tinggi

Menurut peneliti Dr. Budi S. Daryono, produktivitas tanaman kacang lurik tergolong tinggi. Kacang lurik dapat menghasilkan sekitar 25 polong per tanaman, tidak seperti jenis kacang tanah lain yang umumnya hanya menghasilkan 15 polong.

Jika rata-rata produktivitas kacang lokal sebesar 1,5 hingga 3 ton per hektare, kacang lurik dapat mencapai 3,7 hingga 4,5 ton per hektare.

Telah Memiliki Sertifikasi

Produk kacang lokal dan kacang lurik asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah tersertifikasi Organic EU oleh badan sertifikasi BIOCert Indonesia.

Lewi Cuaca Chief Executive Officer PT Profil Mitra Abadi, eksportir produk premium Indonesia, mengatakan pihaknya telah mengembangkan produk kacang lurik organik dan kacang lokal organik di NTT sejak tahun 2014. Potensi hasil panen kacang lurik mencapai 80 hingga 90 ton per tahunnya.

Proses Budidaya yang Mudah

Kelebihan lainnya dari kacang lurik NTT adalah proses pemeliharaan yang tergolong praktis. Bila jenis kacang tanah pada umumnya memerlukan penyiraman sebanyak enam kali dalam satu periode budidaya, varietas kacang lurik hanya memerlukan 4 kali penyiraman per siklus.

Siklus penyiraman kacang lurik dimulai dari umur 1-5 hari setelah penanaman, 25-35 hari saat berbunga, 45-55 hari saat pembentukan polong, dan 70-80 hari saat siap panen.

Nah, sekarang kita telah mengenal lebih lanjut karakteristik, manfaat, serta kelebihan kacang tanah lurik NTT organik! Saat ini, produksi kacang lurik di NTT tengah dikembangkan untuk memenuhi pasar Eropa dan Amerika.

Baca Juga : Cara Menanam Tumpang Sari Jagung dengan Kacang Tanah

Kedepannya, PT Profil Mitra Abadi akan mengembangkan budidaya kacang lurik pada lahan seluas 200 hingga 500 hektare secara bertahap. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here