Home Pertanian Kelvin Bastian, Budidaya Kopi Ingin Jangkau Pasar Internasional

Kelvin Bastian, Budidaya Kopi Ingin Jangkau Pasar Internasional

Agrozine.id – Memiliki nama lengkap Kelvin Bastian, seorang pemuda yang bertempat tinggal di desa Girimekar Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung. Kelvin adalah sosok petani milenial yang menggeluti pertanian budidaya kopi sejak tahun 2018.

Pemuda yang kini menjalani aktivitas sebagai mahasiswa Teknik Sipil ini menggeluti pertanian kopi lantaran orangtuanya yang memiliki ladang kopi. Namun orangtuanya tidak begitu paham mengenai pemasaran, sehingga kopi hasil produksinya hanya dijual dalam bentuk buah kepada pengepul.

Banyaknya coffe shop yang mulai bermunculan menjadi ide awal Kelvin memutuskan untuk terjun langsung menjadi petani kopi.

“Saya melihat di industri kopi sekarang banyak anak-anak muda yang menggeluti bidang kopi terutama coffe shop. Tapi di industri hulunya atau pertanian dan pengolahannya sangat sedikit anak muda yang mau berkecimpung. Maka dari itu saya berpikir semakin banyak coffe shop, maka akan semakin banyak kebutuhan supply kopi. Maka dari itulah saya memutuskan untuk terjun langsung menjadi petani kopi sekaligus membantu orang tua saya”, ujar pria berusia 22 tahun tersebut.

Baca Juga: Kisah Didi Kurniasandi, Budidaya Labu Madu Berbasis Agroeduwisata

Selain melihat peluang di bidang usaha budidaya kopi, Kelvin juga ingin menginspirasi anak muda di kampungnya untuk mengelola lahan yang disediakan pemerintah dengan bertani sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dan semakin banyak anak muda yang mau menekuni dunia pertanian.

Belajar secara otodidak dari orang tuanya, saat ini Kelvin mengaku sedang fokus untuk mengembangkan pertaniannya sekaligus belajar ilmu-ilmu baru tentang kopi dari hulu sampai ke hilirnya.

Saat ini hasil produksi kopi yang dibudidayakan Kelvin dijual dalam bentuk green bean ke pasar lokal dan ke beberapa coffe shop di daerah Bandung. “Ada juga sebagian yang mengambil dari daerah Jakarta dan Surabaya, tapi saya mempunyai cita-cita ingin menjangkau pasar yang lebih luas terutama pasar ekspor”, ujarnya.

Selama masa pandemi berlangsung, Kelvin mengaku omsetnya menurun lantaran harga kopi yang mengalami penurunan. “Untuk coffe shop juga dulu bisa 1 bulan ngambil 30 kg per coffe shop, tapi sekarang paling ngambil 15 kg/coffe shop karena adanya kebijakan pemerintah untuk jadwal buka tutup coffe shop sehingga otomatis mereka mengurangi pembelian karena kurangnya konsumen yang datang ke kedai kopi”, papar Kelvin.

Namun meski mengalami penurunan omset, tidak menyurutkan niat Kelvin untuk terus berkembang dan menginspirasi anak muda di daerahnya untuk pertanian. Ia berharap pandemi segera berlalu karena imbasnya sangat dirasakan oleh para petani khususnya petani kopi.

Baca Juga: Ari Ikhsan : Melihat Peluang Bertani Kopi dan Menjadi Inspirasi
 Bagi Anak Muda

Selain itu Kelvin juga memiliki target kedepannya ia ingin mempelajari lebih banyak hal tentang budidaya kopi sehingga bisa membuka pasar yang lebih luas terutama pasar internasional. “Saya juga sangat ingin menjunjung para petani khususnya petani kopi supaya lebih sejahtera”, imbuhnya.

Kelvin menyampaikan bahwa pertanian budidaya kopi memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena akan semakin banyak orang yang menjadikan kopi sebagai konsumsi harian yang wajib, semakin banyak orang yang minum kopi dan kedepannya harga kopi menurutnya akan semakin bersahabat karena kebutuhan masyarakat akan kopi semakin meningkat.

Oleh karena itu ia mengajak para generasi muda agar tidak malu atau gengsi untuk menjadi petani. “Jangan takut gagal, mulai saja dulu, mau bertanya kepada yang lebih tahu dan kembangkan kreativitas supaya hasil pertanian mudah terjual dan yang paling utama adalah kejujuran dan kualitas barang yang kita jual. Itu prinsip yang penting, jika kita sudah memiliki prinsip itu maka kemungkinan berhasil akan semakin tinggi”, ujarnya.

Kelvin berprinsip dengan kejujuran usaha yang dilakukannya dalam usaha budidaya kopi untuk menjangkau pasar internasional suatu saat akan bisa terwujud. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here