Home Kampus Kementan Bersama Polbangtan Yoma Luncurkan Aplikasi Juru Tani

Kementan Bersama Polbangtan Yoma Luncurkan Aplikasi Juru Tani

aplikasi Juru Tani

Agrozine.id – Beberapa waktu lalu, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) meluncurkan aplikasi Juru Tani sebagai media penyuluhan pertanian.

Aplikasi Juru Tani merupakan sebuah platform berbasis android yang mewadahi penyuluhan dan konsultasi terkait masalah dan kegiatan aktivitas di bidang pertanian.

Baca juga: Polbangtan Yoma Siap Dukung Program Strategis Kementan 2021

Wakil Direktur II Polbangtan Yoma, Akimi menjelaskan, aplikasi Juru Tani ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan penyuluhan dan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Aplikasi ini dapat diunduh di PlayStore secara gratis sehingga dapat memudahkan penerapan kegiatan penyuluhan dan pendampingan ke petani. Maka dari itu, Akimi menghimbau penyuluh pertanian Indonesia, khususnya generasi muda untuk mengunduh aplikasi Juru Tani.

“Juru Tani sebagai wujud Inovasi Pelayanan Publik Kementerian Pertanian. Terobosan inovasi ini diharapkan dapat memudahkan interaksi penyuluhan maupun komunikasi antara petani, penyuluh, pakar dan masyarakat umum yang menjalankan pertanian sesuai minat dan bidang keahlian dalam bidang pertanian,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui aplikasi ini petani atau masyarakat umum bisa konsultasi masalah pertanian. Kategori bidang pertanian yang tersedia saat ini antara lain: alsintan, budidaya, hama penyakit, pasca panen, penyuluh, ekonomi, teknologi, peternakan, agroklimat, pertanian perkotaan, dan pertanian organik.

Secara teknis, Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Polbangtan Yoma, Hermawan menjelaskan, Sosialisasi Juru Tani secara luring dihadiri Penyuluh Pertanian di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sekitar DIY, totalnya 17 peserta, dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Secara bersamaan, sosialisasi ini kita setting secara daring menggunakan Zoom Meeting, sekitar 100 peserta virtual, yang hadir teman-teman Dosen, penyuluh, praktisi dan mahasiswa pertanian,” kata Hermawan.

Inovasi ini merupakan salah satu upaya dari Kementan, dimana era digitalisasi 4.0 mengharuskan adanya upaya akselerasi bidang pertanian untuk menuju pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Seperti halnya yang selalu diungkapkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, jika petani Indonesia harus mengikuti perkembangan teknologi di era 4.0. Ia mengajak petani milenial untuk memanfaatkan dunia digital dalam bertani.

Baca juga: Polbangtan Yoma Kembangkan Benih Varietas Unggul Bersertifikat

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan, Kementan telah banyak melakukan pengembangan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk membantu petani, penyuluh dan berbagai aktivitas pertanian. (ran)

 

Tonton video menarik berikut ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here