Home Peternakan Kementan Menggelar Bursa Hewan Kurban di Bogor

Kementan Menggelar Bursa Hewan Kurban di Bogor

Seekor Sapi yang Dijual di Bursa Hewan Kurban Bogor (Foto: youtube.com/tvtani)

Agrozine – Hari Raya Idul Adha atau dikenal sebagai Hari Raya Kurban diperingati oleh umat Islam setiap tahun. Pada  hari raya ini, umat Islam yang  mampu mengorbankan kambing atau sapi yang dagingnya akan dibagi-bagi ke masyarakat di sekitarnya. Oleh karena tu, menjelang Hari Raya Idul  Adha, pada tanggal 4 Juni 2024 Kementerian Pertanian melalui Pusat Standardisasi Instrumen Peternakan dan Kesehatan Hewan
(PSIPKH) kembali menggelar bursa hewan kurban di Jalan Raya Pajajaran Bantar Jati Bogor, Jawa Barat. Hal ini sebagai wujud pelaksanaan tugas pokok PSIPKH, yaitu melaksanakan koordinasi, perumusan, penerapan, dan pemeliharaan, serta harmonisasi standar instrumen peternakan dan kesehatan hewan.

Bursa hewan kurban ke-22 ini secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. PSIPKH bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor serta Sekolah Vokasi IPB Prodi Paramedik Veteriner.

Acara ini diharapkan bukan hanya menjadi ajang jual beli ternak biasa, tetapi juga sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat Islam. Selain itu, bursa hewan kurban juga bertujuan mendorong pemanfaatan ilmu teknologi dan produk peternakan, serta veteriner untuk meningkatkan produktivitas dan populasi ternak. Dengan demikian, diharapkan acara ini dapat membuka peluang bagi pelaku usaha di bidang peternakan, khususnya sapi kambing dan domba, serta memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.

Sapi Dicek dan Diberikan Surat Bebas Penyakit (Foto: youtube.com/tvtani)

Kementerian Pertanian berkomitmen memonitor lalu lintas ternak sehingga semua ternak yang beredar di Indonesia dari wilayah endemik bisa dipastikan aman dari penyebaran penyakit utama, yaitu antrax, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dan Lumpy Skin Desease (LSD). Di tempat ini jaminan itu ada karena di sini tersedia dokter hewan yang setiap hari hadir dan memeriksa semua hewan ternak yang diperjualbelikan di sini.

Ternak di sini berasal dari berbagai daerah, seperti dari Lumajang, Jogja, dan dari berbagai provinsi yang penghasil ternak dengan harga bersaing. Pemerintah Kota Bogor dan Kementan berharap semua ternak  yang beredar yang akan dikurbankan itu sudah dapat surat sehat bebas dari penyakit. Dengan demikian, hewan yang dikurbankan aman, sehat, utuh, dan halal. (das)

Referensi:

www.youtube.com/tvtani

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

https://www.youtube.com/watch?v=LDN7uTmyZnA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here