Home Pertanian Kementan Tingkatkan Produksi Benih Bawang Putih

Kementan Tingkatkan Produksi Benih Bawang Putih

produksi benih bawang putih

Agrozine.id – Potensi pasar bawang putih produksi dalam negeri masih sangat terbuka luas. Pasalnya bawang putih menjadi komoditas yang banyak dicari sebagai bahan bumbu masakan maupun sebagai obat. Oleh karenanya, Kementerian Pertanian (Kementan) RI terus mendorong produksi benih bawang putih dalam negeri melalui program perluasan lahan maupun produksi bawang putih lokal untuk mengurangi ketergantungan impor.

Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Sahrul Yasin Limpo untuk terus meningkatkan potensi dan produksi komoditas pertanian lokal disamping terus berupaya meningkatkan kualitas dari benih-benih lokal nusantara.

Temanggung Jadi Lokomotif Swasembada Bawang Putih | Republika Online

Perluasan lahan melalui pengembangan kawasan sentra bawang putih terus ditingkatkan untuk menjaga ketersediaan benih bawang putih yang cukup di lapangan, sehingga Indonesia bisa swasebada bawang putih.

Agar produksi bawang putih dalam negeri bisa cepat diserap oleh pasar, Kementan terus berupaya menggaungkan varietas-varietas bawang putih lokal yang sebelumnya telah menjadi primadona.

Saat ini, potensi ketersediaan benih bawang putih nasional yaitu 14.618,12 ton dan telah mencukupi untuk kebutuhan nasional. Data tersebut dihimpun dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Provinsi di beberapa sentra benih bawang putih. Diantaranya yaitu wilayah Sumatera Selatan 120,75 ton, Jambi 17,6 ton, Sumatera Barat 396,54 ton, Jawa Barat 236,4 ton, NTB 5.300 ton, dan Jawa Tengah 8.508,83 ton.

Jumlah produsen benih bawang putih saat ini tersebar di semua wilayah sentra bawang putih di Indonesia. Sebaran produsen tersebut diantaranya di Jawa Tengah (Temanggung, Magelang, Batang), Jawa Timur (Malang, Banyuwangi, Bondowoso), Jawa Barat (Cianjur, Bandung Barat), Sumatera Barat (Solok), NTB (Lombok Timur, Bima), Sulawesi Utara (Minahasa Selatan).

Terdapat beberapa varietas benih bawang putih produksi dalam negeri yang menjadi primadona di wilayah masing-masing, antara lain yaitu, Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, Lumbu Putih, Sangga Sembalun dan Tawangmangu Baru.

Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih Tembus Rp 60.000 per Kg - kumparan.com

Keunggulan benih bawang putih produksi dalam negeri dibandingkan produk impor yaitu mempunyai ciri khas tersendiri. Meskipun bentuk umbinya kecil, namun rasa, tekstur, dan aromanya lebih kuat.

Untuk menjaga mutu benih bawang putih tersebut, Direktorat Perbenihan Hortikultura Kementan bersama Pengawas Benih Tanaman di BPSB setempat, secara kontinyu mengecek kebenaran dokumen tertera dalam label yakni kebenaran nama, alamat produsen benih, keterangan mutu benih, pengecekan kebenaran varietas, kemurnian fisik dan kesehatan umbi. Persyaratan Teknis Minimal (PTM) tersebut dituangkan dalam Kepmentan Nomor 42 Tahun 2019 untuk menjadi pedoman bagi Pengawas Benih Tanaman yang bertugas.

Mutu benih bawang putih yang terjaga tersebut, diharapkan nantinya akan meningkatkan hasil panen dan mempunyai daya saing. Sehingga cita-cita swasembada bawang putih nasional dapat terwujud. (ran)

 

Dilansir dari Instagram Kementerian Pertanian, Jumat (28/08/2020) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here