Home Perikanan Kenali Penyakit yang Menyerang Ikan Mas, Berikut Pengendaliannya

Kenali Penyakit yang Menyerang Ikan Mas, Berikut Pengendaliannya

penyakit yang menyerang ikan mas

Agrozine.id – Ikan mas merupakan komoditas unggulan dengan permintaan yang tinggi di pasaran. Namun, usaha budidaya ikan mas tidak terlepas dari ancaman penyakit yang dapat menyerang ikan dan menurunkan kuantitas hasil panen.  Biasanya penyakit dipicu oleh kurangnya perhatian terhadap kebersihan kolam dan kualitas air yang buruk. Untuk mengetahui penanggulan yang baik, perlu diketahui dengan jelas apa saja penyakit yang menyerang ikan mas. Simak artikel berikut ini, ya.

  1. Bintik putih (White spot)

Penyakit yang menyerang ikan mas ini disebabkan oleh kelompok protozoa dari kelas ciliata, yaitu ichthyophthirius multifiliis. Ikan mas yang terserang akan memiliki gejala bintik-bintik putih berlender pada permukaan insang dan tubuhnya, sulit bernafas, dan gerakannya melambat. Pada fase berat, ikan mas dapat mengalami pendarahan pada sirip dan tertutup lendir. Jagalah kualitas dan sirkulasi air kolam sebagai pencegahan. Ikan mas yang terserang penyakit dapat diobati dengan cara direndam menggunakan larutan methylene blue 1% sebanyak 2-4 cc yang dicampurkan dengan 4 liter air selama 24 jam. Dapat pula merendam ikan mas dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan dosis 1-3 gram per 100 cc air selama 10 menit.

Baca juga: Budidaya Lele Sistem Bioflok dan Diversifikasi Produknya
  1. Bengkak insang dan badan

Penyakit ini disebabkan oleh sejenis spora yang dihasilkan oleh mycobacteria yaitu myxospores. Apabila ikan terserang penyakit ini, insang ikan selalu terbuka, terdapat bintil putih kemerahan, dan pendarahan pada bagian punggung. Sebagai bentuk pencegahan, keringkan dan jemur kolam sebelum memulai budidaya. Taburkan juga kapur tohor saat mengolah tanah dasar kolam dengan dosis 200 gram/m2.

 

  1. Cacing insang dan kulit

Penyakit yang disebabkan karena cacing kulit (Gyrodactylus) dan cacing insang (Dactylogyrus) ini akan membuat insang ikan mas mengalami pendarahan dan penebalan. Selain itu, ikan mas akan mengosok-gosokkan badannya pada dasar atau dinding kolam, terlihat kurus dengan sisik yang buram. Untuk menanggulanginya, rendamlah ikan mas dalam larutan formalin 250 gram/m3 selama 15 menit atau larutan methylene blue 3 gram/m3 selama 24 jam.

 

  1. Kutu ikan (Argulosis)

Penyakit yang menyerang ikan mas ini disebabkan oleh kutu ikan dan menyebabkan bercak merah pada bagian sirip, kulit, dan insang. Ikan mas juga akan terlihat kurus karena kutu ini menyerap darahnya. Untuk mengobati ikan yang terinfeksi, rendamlah dalam larutan garam dapur (NaCl) selama 15 menit dengan dosis sebanyak 20 gram/liter air.

 

  1. Jamur (Saprolegniasis)

Penyakit ikan mas ini disebabkan oleh jamur dan menyerang bagian kepala, sirip, dan tutup insang. Selain itu, kondisi air kolam yang dingin akan mempercepat luka. Gejala yang terlihat pada ikan mas yaitu tubuh tampak seperti ada kapas, begitu pula pada telur ikan akan terlihat memiliki serabut menyerupai kapas.  Rendamlah ikan yang terserang penyakit jamur dalam larutan Malachite Green Oxalat (MGO) selama 30 menit dengan dosis sebanyak 3 gram/m3 dan rendam telur selama 1 jam.

 

  1. Gatal (Trichodiniasis)

Penyakit gatal lebih sering menyerang benih ikan mas. Tidak ada ciri khusus dari gejala penyakit ini namun ikan akan terlihat menggosok-gosokkan badannya pada benda keras. Rendamlah ikan yang terserang penyakit ini dalam larutan formalin 200 ppm selama 15 menit atau dapat pula menggunakan MGO sebanyak 0,1 gram/m3 selama 24 jam.

 

  1. Bakteri (Aeromonas punctata)

Penyakit yang menyerang ikan mas ini cukup ganas, seluruh badan ikan menjadi kusam dengan kulit kesat melepuh. Selain itu, ikan mas akan bernapas lemah, terlihat megap-megap, kantong empedu menggembung, dan mengalami pendarahan dalam organ seperti hati dan ginjal. Untuk mengobati ikan, berikan Terramycine dengan dosis 50 mg/kg berat ikan per hari yang dicampurkan dengan pakan, lakukan selama 7-10 hari. Kamu juga bisa menyuntikkan Chloramphenicol sebanyak 10-15 mg/kg bobot tubuh ikan mas.

Baca juga: Cara Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal

 

  1. Bakteri (Pseudomonas flurescens)

Pada ikan mas yang terserang bakteri ini akan mengalami pendarahan pada organ dalam, luka pada kulit yang akan menjadi borok. Selain itu, sirip ekor ikan mas lambat laun terkikis dan rontok. Berikan ikan mas campuran pakan dan Oxytetracycline dengan dosis 25-30 mg/kg bobot tubuh ikan per hari, lakukan selama 7-10 hari berturut-turut.

 

  1. Koi Herves Virus (KHV)

Penyakit yang menyerang ikan mas ini disebabkan oleh virus dan menyebar dengan cepat pada suhu air 15 hingga 27 derajat celcius. Penyebaran virus dalam kolam juga dapat memberikan dampak pada kawasan sekitarnya. Akibat virus ini, budidaya ikan mas memiliki tingkat kematian mencapai 80 hingga 100 persen. Berdasarkan penelitian BBPBAT Sukabumi, pemberian Cromium Yeast yang dicampur dengan pakan dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ikan terhadap KHV. (rin)

 

Tonton video menarik berikut ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here