Home Perikanan KKP Gelar Bimtek Budidaya Ikan Sistem Bioflok dan Sosialisasi Program Bantuan

KKP Gelar Bimtek Budidaya Ikan Sistem Bioflok dan Sosialisasi Program Bantuan

Budidaya Ikan Sistem Bioflok

Agrozine.id – Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menyelenggarakan berbagai program pelatihan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM guna memaksimalkan produktivitas komoditas perikanan. Salah satunya yaitu KKP menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Ikan Sistem Bioflok di Kalimantan Timur, Sabtu (12/12).

Pada kesempatan yang dilakukan secara virtual, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, memberikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada BPBAT Mandiangin, Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota, penyuluh dan masyarakat pembudidaya ikan di Kalimantan Timur yang mampu menggairahkan pengembangan perikanan budidaya di Provinsi Kalimantan Timur.

Baca juga: Mengenal Program KKP Kampung Nelayan Maju

Ia mengatakan, Kalimantan Timur mempunyai potensi yang luar biasa dalam pengembangan perikanan, baik air tawar, payau maupun budidaya ikan air laut. Ini merupakan modal yang baik untuk bisa lebih dikembangkan.

“Ke depan Kalimantan Timur bisa menjadi lumbungnya perikanan budidaya. Karena potensi perikanan budidaya sangat besar, baik untuk komoditas budidaya udang, bandeng, rumput laut dan juga potensi untuk budidaya air tawarnya”, tambahnya, dikutip dari siaran pers KKP (21/12).

Adapun pertemuan bimtek Budidaya Ikan Sistem Bioflok dan sosialisasi program bantuan oleh KKP melalui BPBAT Mandiangin ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan sistem komunikasi yang sinergi dan efektif baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/ kota dalam memberikan pendampingan dan pengawalan pemanfaatan bantuan secara optimal sehingga produksi ikan bisa lebih maksimal guna pemenuhan ketahanan pangan.

Baca juga: KKP Pacu Produktivitas Benih Ikan dengan Teknologi Pompa Venturi

Sesuai arahan Presiden, kegiatan bimtek dan sosialisasi program bantuan oleh KKP ini digelar untuk mengakomodir rencana dan usulan program untuk pembangunan perikanan budidaya secara cepat dan komprehensif sehingga bisa direalisasikan awal tahun 2021.

Sementara itu, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Andy Artha Donny Oktopura, mengharapkan adanya sinergi baik Pusat, Provinsi, Kabupaten Kota, Penyuluh dan Kelompok untuk terus mendorong perikanan budidaya sebagai motor penggerak perekonomian nasional.

“Tahun 2020, program prioritas BPBAT Mandiangin diantaranya bantuan bioflok sebanyak 15 paket untuk 6 Kabupaten/Kota, 1 paket bantuan minapadi dan 1 paket bantuan sarana ikan hias serta bantuan benih dan calon induk dengan total nilai kurang lebih sebesar Rp. 3 Miliar yang terdistribusi di 6 Kabupaten/Kota yaitu Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Berau, Kabupaten Panajam Paser utara dan Kabupaten Paser”, ungkap Andy.

Baca juga: Mengenal Teknologi Bioflok untuk Budidaya Lele dan Nila

Sedangkan, perwakilan dari Pokdakan Sindo Lestari di Kota Samarinda, Sindu, mengucapkan terima kasih kepada KKP atas bantuan bioflok yang diberikan. Bantuan ini dirasakan sangat bermanfaat bagi kelompok karena hasil produksi ikan lele yang diperoleh dapat membantu meningkatkan konsumsi protein ikan bagi anggota kelompok dan warga di sekitar.

Baca juga : Cara Budidaya Udang Vaname Dengan Bioflok

Bantuan berupa bimbingan berupa budidaya ikan sistem bioflok ini juga dapat dipergunakan untuk mengedukasi para masyarakat sehingga mempunyai keahlian di sektor usaha perikanan. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here