Home Perikanan KKP Menanam Bibit Mangrove 30 Hektar di Karawang

KKP Menanam Bibit Mangrove 30 Hektar di Karawang

Agrozine.id –  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen RPL) melakukan penanaman bibit mangrove. Aksi KKP menanam bibit mangrove ini dilakukan diatas lahan seluas 30 hektar di pesisir Kabupaten Karawang.

Plt Ditjen PRL TB Haeru Rahayu atau yang akrab dengan sapaan Tebe menjelaskan bahwa penanaman mangrove adalah bagian dari program Pemulihan Ekosistem Nasional (PEN) Padat Karya Rehabilitasi Kawasan Mangrove yang bertujuan sebagai stimulus perekonomian masyarakat di sekitar ekosistem mangrove.

Tebe menjelaskan bahwa dampak program ini sangat diperlukan untuk memperbiak keadaan ekonomi masyarakat dan sekaligus mengembalikan kelestarian ekosistem mangrove pesisr.

Baca Juga: Mengenal MACADA:Perangkat Monitoring Pengelolaan Mangrove di Indonesia

Di saat yang sama, Kepala LPSPL Serang, Syarif Iwan Taruna mengatakan penanaman mangrove di Kabupaten Karawang dilakukan secara padat karya di tiga lokasi yaitu Kecamatan Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan dengan luas tanam 5 ha, Desa Muara seluas 10 ha dan Desa Muara Baru seluas 15 ha.

Aksi penanaman mangrove tersebut melibatkan 3 kelompok masyarakat penggiat konservasi Kabupaten Karawang yaitu Pokmasi Kreasi Alam Bahari, Pokmasi Fajar Alam Bahari dan Pokmasi Lestari Alam Bahari. Uniknya lagi, aksi penanaman mangrove tersebut yang dilakukan di Desa Sukakerta menggunakan rumpun berjarak yaitu metode penanaman dengan jarak tanam rapat dalam rumpun.

Metode tersebut dimaksudkan untuk mengokohkan dan menjerat hara atau lumpur dan berfungsi juga sebagai penanda lokasi penanaman mangrove agar nelayan tidak menebar jaring di lokasi tersebut.

Baca Juga: Cara Budidaya Mangrove, Ekosistem Pesisir yang Punya Banyak Manfaat

“Penanaman mangrove di Desa Sukakerta menggunakan pola rumpun berjarak. Kurang lebih ada 600 rumpun dengan jumlah masing-masing 125 batang mangrove jenis Rhizophora sp dan Avicennia sp. Sedangkan penanaman di dua desa lainnya menggunakan jarak tanam 1 meter x 1 meter”jelas Iwan.

Selain penanaman mangrove, dikatakan Iwan KKP juga melakukan pembangunan tempat pembibitan (nursery) mangrove yang berlokasi di dekat lokasi penanaman mangrove dengan total propagul sebanyak 150 ribu batang mangrove yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan bibit kegiatan rehabilitasi ekosistem mangrove di Kabupaten Karawang di masa mendatang.

Baca Juga: Padat Karya Penanaman Mangrove, Upaya KLHK Atasi Degradasi Mangrove

Dengan dilakukannya aksi penanaman mangrove di Kabupaten Karawang ini diharapkan dapat memperluas kawasan mangrove di Kabupaten Karawang sehingga manfaatnya akan semakin dirasakan dan menyebar ke wilayah lainnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Perikanan Karawang, Hendro Subroto.

“Karena manfaat mangrove ini sudah terbukti selain memberi keuntungan dari sisi ekologi, juga memberikan manfaat secara ekonomis bagi kesejahteraan masyarakat pesisir”, ujar Hendro.

Selain itu aksi KKP menanam bibit mangrove di Kabupaten Karawang ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai stimulan dalam memperbaiki lingkungan dan ekonomi di wilayah pesisir Kabupaten Karawang. (ira)

 

Tonton video menarik ini :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here