Home Perkebunan Komitmen Cargill Tropical Palm Jalankan Bisnis yang Berkelanjutan

Komitmen Cargill Tropical Palm Jalankan Bisnis yang Berkelanjutan

Cargill Tropical Palm

Agrozine.id – Grup Cargill telah lama berkomitmen menjalankan bisnis yang selalu mengutamakan berkelanjutan. Komitmen utama Cargill akan berkelanjutan di dunia, juga dilakukan di Indonesia. Sebagai pemain bisnis perkebunan kelapa sawit, Cargill Tropical Palm yang memiliki perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Indonesia selalu mengutamakan komitmen bisnis yang berkelanjutan dan dapat ditelusuri.

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan oleh Direktur Sustainability, Cargill Agricultural Supply Chain, Asia Pasifik, Alexandra Experton. Ia mengatakan jika rantai pasokan yang berkelanjutan sudah tertanam dalam operasi bisnis mereka.

Baca juga: Asian Agri Jalin Mitra dengan Petani Generasi Kedua

“Di Cargill, keberlanjutan tertanam dalam cara kami beroperasi karena hal ini penting untuk masa depan bisnis kami. Seperti yang Anda ketahui, kami bergerak dalam bisnis penyediaan makanan, produk-produk pertanian, keuangan dan produk-produk serta layanan bagi industri, dan hal ini artinya kami harus memiliki rantai pasokan yang berkelanjutan. Perubahan iklim, penggunaan lahan, air, kesehatan tanah dan kemakmuran petani secara khusus dapat berdampak signifikan pada rantai pasokan kami – apakah itu volatilitas harga karena cuaca atau minat petani untuk terus Bertani,” ujarnya, dikutip dari InfoSawit (30/12).

Grup Cargill Tropical Palm juga memiliki komitmen akan keberlanjutan petani kelapa sawit. Maka dari itu, Cargill Tropical Palm juga konsen akan meningkatkan kesejahteraan petani sawit sebagai salah satu prioritas Cargill.

Baca juga: PT Sawit Sumbermas Sarana Terapkan Sistem Integrasi Sawit-Sapi

“Kami memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang berbagai tantangan dan bagaimana mereka dapat mengatasi tantangan ini. Hal ini juga berarti berkolaborasi dengan industri dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengidentifikasi solusi yang tepat dan bermanfaat bagi petani plasma untuk mencegah deforestasi sekaligus memastikan mereka terus menjadi pelaku bisnis yang sukses,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan,”Perhatian terbesar saya adalah, bagaimana kita dapat mencapai keseimbangan yang baik antara konservasi dan mendukung mata pencaharian petani plasma karena hal ini membutuhkan kerja sama”.

Dalam pengembangan perkebunan kelapa sawit yang ada di Indonesia, sejak 6 tahun lalu, Cargill telah menerbitkan kebijakan dan rencana aksi “No Deforestation, No Peat and No Exploitation” (NDPE), untuk membangun rantai pasokan minyak sawit yang berkelanjutan dan dapat ditelusuri.

Untuk mencapai hal tersebut, Cargill Tropical Palm terus melakukan berbagai inisiatif, termasuk mengumpulkan data ketertelusuran, membangun kapasitas pemasok, memantau, dan memanfaatkan proses pengaduan jika deforestasi teridentifikasi. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here