Home Kampus Lebih Dekat Dengan Ivan, Lulusan Terbaik Fakultas Kehutanan IPB University Wisuda Tahap...

Lebih Dekat Dengan Ivan, Lulusan Terbaik Fakultas Kehutanan IPB University Wisuda Tahap IV 2020

Agrozine.id – Menjadi lulusan terbaik dengan IPK yang sangat memuaskan, ternyata Ivan Khofian pernah merasa salah jurusan masuk di Fakultas Kehutanan IPB University. Budaya fakultas kehutanan yang terkenal keras semakin membuat nyalinya ciut bahkan sebelum merasakan kuliah di departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB University.

Ketika masih menjalani Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU) di tahun pertama masuk IPB, Ivan sempat berpikir untuk tidak melanjutkan kuliahnya dan pindah ke jurusan lain karena merasa tidak nyaman dengan budaya fakultasnya. Namun pertemuannya dengan seorang senior dari fakultas kehutanan yang memiliki cerita yang sama dengan apa yang dialaminya  di awal masuk kuliah membuat Ivan berpikir kembali untuk tetap melanjutkan studinya di fakultas kehutanan.

Ivan mengaku kondisi fisiknya tidak begitu prima untuk seorang mahasiswa fakultas kehutanan dan hal itu semakin membuat nyalinya ciut mengingat kuliah kehutanan tentunya akan lebih banyak turun lapang. Namun akhirnya ia mampu melewati batasan dirinya dan kemudian menemukan kenyamanan dalam bidang kuliahnya yang dipilihnya itu.

” Setelah selesai program PPKU dan mulai kuliah di Fakultas Kehutanan, awalnya saya sempat merasa ragu untuk lanjut atau tidak karena tidak memiliki kemampuan, pengalaman dan kondisi fisik tidak mendukung sebagai seorang forester, namun akhirnya saya mampu melewati batasan itu dan sedikit demi sedikit mengekspansi cakupan dan rentang mental maupun fisik”.

Tak hanya aktif di perkuliahan, Ivan juga terlibat dalam kegiatan organisasi dan aktif menjadi asisten praktikum selama masa perkuliahannya. Menurutnya ilmu yang telah diterimanya akan sayang jika tidak dibagikan dengan orang lain. Menjadi asisten praktikum berbagai mata kuliah menjadi sarana ia membagikan ilmunya kepada orang lain yaitu adik kelasnya.

“Menemukan teman-teman yang sefrekuensi menjadi salah satu faktor yang membuat saya akhirnya memilih bertahan di fakultas kehutanan dan akhirnya saya bisa”, ungkap Ivan karena menurutnya dukungan teman terdekat dan orang tuanya lah yang akhirnya membuat dia akhirnya behasil lulus ujian dan akhirnya menjadi seorang sarjana kehutanan.

“Jika melihat diri saya di masa lalu, sekarang dengan bangga saya bisa bilang saya adalah rimbawan. Masih ingat dulu pertama kali kuliah lapang di Pulau Rambut saya harus mengendap-endap di bawah pepohonan dan semak yang bisa saja ada kotoran kalong di bawahnya hanya untuk mengambil data populasi. Bagi sebagian orang mungkin itu terlihat menjijikkan, tapi begitulah tugas kami sebagai rimbawan dan sebagai seorang peneliti”, ucapnya.

Kegiatan organisasi di luar perkuliahan diakui Ivan sangat membantu membentuk mental dan fisiknya sehingga akhirnya dia semakin nyaman dan mencintai fahutan dan terakhir lulus dengan menyabet predikat sebagai lulusan terbaik adalah penghargaan yang sangat tinggi atas perjuangannya menyelesaikan masa perkuliahan yang penuh dengan masa-masa sulit.

Menurut Ivan, Fakultas Kehutanan dan DKSHE telah berhasil membentuknya menjadi seorang rimbawan dan ia berharap di masa yang akan datang akan tetap bisa berkontribusi dalam bidang ilmu yang sudah ditekuninya selama 4 tahun itu. ” Saya tidak menyangka bisa mendapat predikat sebagai lulusan terbaik, karena menurut saya masih banyak teman-teman yang lebih hebat dibanding saya. Tapi saya sangat bersyukur diberikan apresiasi setinggi itu dan sekarang saya bangga. Saya adalah rimbawan”, pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here