Home Peternakan LIPI Kembangkan Riset Bioteknologi Untuk Peternakan Berkelanjutan

LIPI Kembangkan Riset Bioteknologi Untuk Peternakan Berkelanjutan

Peternakan berkelanjutan

Agrozine.id – Sub sektor peternakan memiliki peranan penting dalam kehidupan dan pembangunan sumberdaya manusia Indonesia. Khususnya, sebagai salah satu penyedia protein hewani yang penting bagi pertumbuhan dan kecerdasan manusia. Oleh karena itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan riset bioteknologi untuk peternakan berkelanjutan yang berfokus pada sapi potong dan sapi perah.

Melalui Pusat Penelitian Bioteknologi, LIPI terus berkomitmen tinggi untuk melakukan riset dan inovasi terkait bidang bioteknologi hewan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Puspita Lisdiyanti dalam webinar dengan topik “Riset Bioteknologi untuk Peternakan Berkelanjutan”, pada Selasa 15 Desember 2020 secara daring melalui ZOOM dan Live YouTube LIPI.

Baca juga: LIPI Ciptakan Iklim dan Ekosistem Inovasi Untuk Riset Nasional Pangan

“Ini dibuktikan dengan ditetapkannya Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioteknologi Peternakan di tahun 2019. Riset reproduksi ternak, genetika ternak, nutrigenomik pakan ternak, pengembangan vaksin ternak khususnya sapi lokal Indonesia secara masif dilakukan oleh para peneliti di pusat penelitian ini,” tambah Puspita, dikutip dari siaran pers LIPI (15/01) tentang riset bioteknologi untuk peternakan.

Webinar tersebut merupakan langkah LIPI untuk memperkenalkan lebih lanjut tentang konsep pemuliaan dan genetika ternak, teknik dan regulasi terkait riset bioteknologi peternakan, serta sinerginya di Indonesia.

Baca juga: LIPI Gelar International Symposium on Coastal and Marine Biodiversity

Sebagai informasi, Puslit Bioteknologi LIPI juga melakukan riset pada budidaya sapi potong dan perah melalui produksi pedet dengan rekayasa jenis kelamin yang diharapkan. Selain itu, juga dilakukan riset pengembangan pakan ternak sebagai riset bioteknologi untuk peternakan.

Sementara itu, Peneliti Bioteknologi LIPI Endang Tri Margawati mengatakan, kemajuan ilmu di bidang biologi molekuler akan meningkatkan percepatan produktivitas ternak.

“Berbicara bioteknologi peternakan, hal ini mencakup banyak bidang seperti genetika, reproduksi, pakan termasuk kesehatan hewan yang berbasis pendekatan dari tingkat DNA yang sekarang cepat berkembang ke arah genomik, proteomik, dan metabolomik,” paparnya.

Lalu ada Peneliti Bioteknologi LIPI yang lain, Syahruddin mengatakan, hingga saat ini ketersediaan produk peternakan, daging, dan susu dari dalam negeri, belum dapat mencukupi kebutuhan atas permintaan nasional.

“Indonesia mengimpor daging sebesar 29% dan susu sekitar 80% untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri. Impor yang semakin besar akan meningkatkan ketergantungan negara terhadap bangsa lain dan dapat mengancam kedaulatan pangan nasional,” ungkapnya.

Baca juga: LIPI Perkuat Budidaya Lobster Untuk Keberlanjutan Sumber Daya Laut

Pemanfaatan bioteknologi reproduksi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, reproduksi, dan kesehatan ternak berkelanjutan. Perkembangan bioteknologi reproduksi hewan hingga saat ini sudah 4-5 generasi.

Selanjutnya, selain riset bioteknologi untuk peternakan, riset juga dikembangkan tentang teknologi melalui aplikasi riset genetika dan kesehatan hewan dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah daging dan susu sebagai produk dengan preferensi yang sangat tinggi di masyarakat. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here