Home Populer LIPI: Teknologi Biorefineri Maksimalkan Fungsi Biomassa Hingga Limbahnya

LIPI: Teknologi Biorefineri Maksimalkan Fungsi Biomassa Hingga Limbahnya

teknologi biorefineri

Agrozine.id – Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan bahwa teknologi biorefineri dapat memaksimalkan fungsi biomassa hingga limbahnya dalam menghasilkan berbagai macam bioproduk bernilai ekonomi.

Biorefineri merupakan salah satu teknologi yang banyak dikembangkan dunia termasuk Indonesia. Teknologi ini merupakan perkembangan dari teknologi konversi biomassa, dengan pendekatan yang lebih terintegrasi.

Koordinator Pusat Unggulan IPTEK Biorefineri Terpadu LIPI, Ahmad Thontowi menyampaikan bahwa dalam rangka mengetahui perkembangan terkini kegiatan riset biorefineri dan hasilnya tahun 2020, serta membuat evaluasi keberadaan PUI Biorefineri dengan lembaga/instansi lainnya, maka diseleggarakanlah webinar biorefineri sebagai forum group discussion bagi pihak-pihak yang berkecimpung dalam bidang biorefineri.

Baca juga: LIPI Kembangkan Ozon Nanomist, Disinfektan Aman Cegah Covid-19

Webinar yang mengambil tema “Biorefinery in Indonesia: Current Status and Future Prospects” tersebut telah dilaksanakan secara daring melalui ZOOM dan Live Youtube Channel LIPI pada Kamis, 10 desember 2020.

Sementara itu, Puspita Lisdiyanti, Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI  mengatakan konsep dan aplikasi biorefineri di Indonesia masih terus dikembangkan. Oleh karena itu diperlukan upaya evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan biorefineri dalam menyiapkan data base bahan baku yang digunakan, proses produksi, dan juga produk yang dihasilkan.

Puspita mengungkapkan, saat ini Biorefineri telah diaplikasikan pada berbagai industri strategis baik pangan, pakan, farmasi, kesehatan, lingkungan, dan energi.

Pemanfaatan teknologi biorefineri bertujuan membuat berbagai produk turunan berbasis biomassa dengan pendekatan bioteknologi.

Teknologi biorefineri penting terutama untuk meningkatkan pemanfaatan sumber biomassa karbohidrat selulosa yang melimpah dari berbagai industri perkebunan, pertanian, dan kehutanan, serta pemanfaatan koleksi mikroba lokal dan sumber genetikanya yang akan menjadi satu kunci penting dalam teknologi biorefineri tersebut.

Baca juga: LIPI Kembangkan Obat dan Energi Terbarukan

Menurut Puspita, dengan tersedianya sumber biomassa dan mikroba yang tidak terbatas, maka melalui biorefineri terpadu akan dapat dihasilkan berbagai jenis produk berbasis bioresource lokal, dan akan bernilai lebih kompetitif di masa depan

“Ke depan kami sangat mengharapkan terwujudnya jalinan kerjasama triple helix antara pemerintah, akademisi dan industri dengan harmoni yang lebih baik sebab hal ini merupakan upaya penguatan ekosistem riset dan inovasi untuk menumbuhkan perkembangan ekonomi dan sosial,” ujarnya, dikutip dari siaran pers LIPI (18/12/2020).  (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here