Home Kampus Mahasiswa IPB Buka Desa Tabulampot dan Biopori di Cikarawang

Mahasiswa IPB Buka Desa Tabulampot dan Biopori di Cikarawang

Agrozine.id – Mahasiswa IPB University buka desa tabulampot dan biopori di Desa Carang Pulang, Cikarawang, Kecamatan Dramaga Bogor. Mereka adalah Persatuan Beasiswa Karya Salemba Empat (KSE).

Desa tabulampot dan biopori ini disingkat (K-Bio) dan merupakan salah satu program Bina Lingkungan Yayasan Karya Salemba Empat dengan pendonor PT Bank OCBC NISP Tbk dan KSE IPB University sebagai pelaksana.

Dengan adanya program K-Bio ini diharapkan menjadi salah satu program pengabdian masyarakat yang bisa menjadi solusi dari permasalahan yang ada di desa tersebut. Program ini dilakukan dengan tujuan yang sejalan dengan target pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta sebagai upaya penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga segala semangat yang kita lakukan ini bisa bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk masyarakat yang ada di desa Cikarawang”, ujar Aldrian selaku Ketua Asosisasi KSE IPB University.

Baca Juga: Cara Mudah Menanam dengan Metode Tabulampot

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Bestari selaku Ketua Gapoktan Mandiri Jaya Cikarawang juga menyampaikan bahwa sering terjadi konversi lahan di desa Cikarawang. ” Kalau dulu masih banyak lahan pertanian, tapi sekarang lahan ini sudah berkurang karena banyak yang sudah dibeli oleh pengembang”, ujar Ahmad.

Dengan adanya kegiatan K-Bio ini diharapkan dapat menjadi upaya optimalisasi pekarangan rumah warga sebagai lahan untuk bertanam buah dalam pot dan menjaga cadangan air serta mancegah banjir dengan adanya lubang biopori. Hal ini juga sekaligus diharapkan menjadi solusi dari semakin sempitnya lahan pertanian yang ada di desa Cikarawang.

“Saya sangat berterima kasih atas ide dan kontribusi yang ingin diberikan Ikatan KSE IPB University. Semoga kerja sama yang baik ini bermanfaat bagi kita semu”, tambah Ahmad.

Baca Juga: Cetak SDM Pertanian Andal, Kementan Luncurkan Smart Green House

Untuk diketahui, biopori adalah teknologi sederhana sebagai alternatif penyerapan air hujan selain dengan sumur resapan. Istilah lain untuk penyebutan biopori ini adalah istana cacing. Selain untuk resapan air, biopori juga berfungsi sebagai pengolah sampah rumah tangga yang dapat diterapkan di lahan pemukiman yang sempit.

Sedangkan istilah tabulampot atau tanaman buah dalam pot adalah pemanfataan pot sebagai media tanam sebagai solusi dari semakin menyempitnya lahan pertanian. Kegiatan ini terutama juga bisa dilakukan di daerah perkotaan yang memiliki pekarangan rumah sempit. Sehingga dengan adanya desa tabulampot dan biopori di desa Cikarawang diharapkan menjadi solusi dari semakin sedikitnya lahan untuk bertani di desa tersebut. (ira)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here