Home Hortikultura Mahkota Dewa, Tanaman Obat Dengan Segudang Khasiat

Mahkota Dewa, Tanaman Obat Dengan Segudang Khasiat

amazon.in

Agrozine – Mahkota dewa merupakan salah satu tanaman obat Indonesia dengan banyak manfaat. Tanaman asli Indonesia yang berasal dari pulau Papua ini diyakini mampu mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit kanker, diabetes, asam urat, hingga hepatisis.

Nama latin tumbuhan ini adalah Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl., yang mempunyai beberapa sinonim diantaranya Phaleria calantha Gilg, Phaleria papuana Warb. ex K. Schum. & Lauterb., dan Phaleria wichmannii Valeton. Mahkota dewa tergolong dalam famili Thymelaeaceae.

Tanaman berkhasiat obat ini di beberapa daerah memiliki nama yang berbeda, diantaranya adalah makuto rojo, makuto ratu, makuta dewa (Jawa), simalakama (Melayu). Dalam bahasa Inggris disebut crown of god.

Pohonnya tidak terlalu tinggi, maksimal 3 meter. Batangnya berkayu, bulat, permukaan kulit kasar, berwarna cokelat, dan bergetah. Sistem percabangannya simpodial dengan arah cabang miring ke atas.

Daun mahkota dewa tunggal dengan letak saling berhadapan dan berwarna hijau tua. Bentuk daun lanset atau lonjong dengan ujung dan pangkal daun yang meruncing, tepi daun rata. Pertulangan daun menyirip dan permukaan daun licin. Panjang daun berkisar 7-10 cm dengan lebar 2-2,5 cm. Bunganya tunggal, muncul di ketiak daun dan sepanjang batang. Tangkai bunganya pendek, sedangkan mahkota bunga berbentuk tabung kecil, berwarna putih, dan harum. Bunganya muncul sepanjang tahun.

Buah mahkota dewa berbentuk bulat dengan diameter antara 3-5 cm, saat muda berwarna hijau dan berubah merah saat telah masak. Daging buahnya berwarna putih, berserat, dan berair. Bijinya bulat, keras, dan berwarna cokelat. Tanaman yang tumbuh di ketinggian antara 10-1.200 meter dpl ini dapat diperbanyak dengan biji dan cangkok.

Hampir semua bagian tumbuhan mahkota dewa dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Namun yang sering digunakan adalah daun, daging, dan kulit buahnya. Daunnya mengandung antihistamin, alkaloid, saponin, dan polifenol (lignan). Kulit buahnya mengandung alkaloid, saponin, dan flavonoid. Buahnya mengandung alkaloid, tannin, flavonoid, fenol, saponin, minyak atsiri dan sterol.

Buah mahkota dewa bersifat detoksifikasi yang dapat menetralisasi racun di dalam tubuh, antibakteri dan antivirus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula dalam darah, mengurangi penggumpalan darah, melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh, mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah, mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah, mengurangi kadar risiko penyakit jantung koroner, antiinflamasi (antiradang), berfungsi sebagai antioksidan, membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan, serta berfungsi sebagai antihistamin (antialergi).

Namun, perlu diperhatikan bahwa biji dan buah mahkota dewa memiliki kandungan racun. Memakan buahnya dalam keadaan segar secara langsung bisa menyebabkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, kejang, hingga pingsan.

Pohon ini dalam bahasa melayu disebut pohon simalakama, yang buahnya juga disebut buah simalakama. Di sinilah muncul peribahasa bagaikan buah simalakama karena buah ini dikenal sebagai buah beracun yang bisa mematikan bagi para pemakannya jika tidak pandai mengolahnya.

Buah mahkota dewa dapat diawetkan dengan beberapa cara, antara lain pendinginan, pengalengan, dan pengeringan. Pengeringan yang dilakukan pada buah ini bertujuan mengurangi kadar air dalam buah sehingga air yang tersisa tidak dapat digunakan sebagai media hidup mikroba perusak.

Cara pengolahan mahkota dewa untuk dikonsumsi salah satunya adalah dengan menjadikannya teh. Untuk membuat teh mahkota dewa, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Siapkan beberapa buah mahkota dewa dan air secukupnya. Cuci bersih dan iris-iris bagian buah menjadi irisan yang kecil dan Buang bagian biji karena berbahaya untuk kesehatan dan mengandung racun.
  • Jemur/keringkan irisan buah di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering. JIkakesulitan mendapatkan sinar matahari karena hujan/mendung, bisa gunakan oven untuk mengeringkannya.
  • Setelah kering, simpan irisan ini ke dalam wadah yang bersih.
  • Untuk membuatnya menjadi teh,cukup masukkan 3 sampai 4 irisan buah ke dalam 1 gelas air mendidih. Setelah suhu air sudah berubah menjadi hangat, silahkan minum teh mahkota dewa tersebut.

Demikianlah penjelasan tentang tumbuhan mahkota dewa yang memiliki segudang khasiat bagi manusia. Semoga bermanfaat dan memotivasi kamu untuk ikut serta melestarikan tanaman obat ini. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here