Home Peternakan Manfaat Susu Hewan Ternak Menurut Al-Qur’an dan Hadis Nabi

Manfaat Susu Hewan Ternak Menurut Al-Qur’an dan Hadis Nabi

Susu Hewan Ternak, Minuman Sehat Alami (Sumber foto: saharadairyco.com)

Agrozine – Susu adalah karunia dari Allah SWT bagi manusia karena kandungan gizinya yang cukup lengkap. Susu hewan ternak ruminansia, seperti sapi, kambing, dan unta ini juga istimewa bagi umat Islam karena disebutkan dalam kitab suci umat Islam dan beberapa riwayat Nabi Muhammad SAW.

Ketika peristiwa Isra’ Mi’raj, malaikat Jibril menyuguhkan dua jenis minuman kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu khamr (minuman keras) dan susu. Rasulullah pun memilih meminum susu. Malaikat Jibril lalu mengatakan seandainya beliau memilih khamr, maka umat Rasulullah akan tersesat.

Indonesia sendiri merupakan negara penghasil susu yang cukup tinggi di Asia  Tenggara. Sayangnya, tingkat konsumsinya masih rendah. Padahal, susu merupakan minuman alami yang halal dan thayyib yang  dianjurkan untuk dikonsumsi.

Dalam Al-Qur’an, ada dua ayat yang menyebutkan susu sebagai minuman bagi manusia, yaitu di dalam surat An Nahl dan surat Al-Mu’minum. Berikut ini ayatnya:

“Sesungguhnya pada hewan ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberi kamu minum dari sebagian apa yang ada dalam perutnya, dari antara kotoran dan darah (berupa) susu murni yang mudah ditelan oleh orang-orang yang meminumnya.” (QS. An Nahl : 66)

‘Sesungguhnya pada hewan-hewan ternak benar-benar terdapat pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari sebagian apa yang ada dalam perutnya (air susu), padanya terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan.” (QS. Al-Mu’minun : 21)

Kedua ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah memberikan rejeki  kepada manusia dari binatang ternak berupa susu yang memiliki banyak manfaat yang layak dikonsumsi manusia. Komponen susu tidak saling terikat menjadi kompleks matrik yang kuat sehingga mudah ditelan dan dicerna dibandingkan dengan telur atau  daging. Daya cerna susu mencapai 95%, artinya komponen susu secara  keseluruhan mampu dicerna dengan cepat tanpa banyak tersisa.

Bahkan, pada surat Muhammad disebutkan bahwa susu sebagai salah satu minuman yang disediakan bagi penduduk surga.

“Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa (adalah bahwa) di dalamnya ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, sungai-sungai air susu yang rasanya tidak berubah, sungai-sungai khamar yang lezat bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah dan ampunan dari Tuhan mereka. (Apakah orang yang memperoleh kenikmatan surga) sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga usus mereka terpotong-potong?” (QS. Muhammad : 15)

Beberapa Hadis menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat terbiasa mengkonsumsi susu, baik sebagai minuman harian, maupun sebagai obat.

Telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abu An Nadlr, berkata, saya mendengar Umair  bekas budak Ummu Fadll Ummu bani Abbas, dari Ummu Fadll, dia berkata, “Mereka mengadukan tentang puasa Nabi SAW di hari Arafah, maka Ummu Fadll pun berkata, ‘Saya lebih mengetahui dari kalian tentang masalah tersebut’, kemudian ia mengirimkan susu kepada beliau dan beliau pun meminumnya.” (HR. Ahmad)

Dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud disebutkan bahwa susu hewan ternak, yaitu sapi memiliki manfaat bagi manusia karena berasal dari tumbuhan. Berikut ini bunyi hadisnya:

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud berkata, Nabi SAW bersabda “Berobatlah wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit, kecuali beserta dengan obatnya, kecuali al sam, yaitu kematian. Lalu hendaklah kalian meminum susu sapi karena ia berasal dari berbagai macam tumbuhan” (HR. Ahmad)

Dalam hadis lainnya, tersirat keunggulan susu dibanding zat pangan lainnya:

Dari Ibnu ‘Abbas RA, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang memakan suatu makanan yang dikaruniakan oleh Allah, hendaknya ia berdoa: ‘Allahumma baarik lana fiihi (ya Allah, limpahkan keberkahan pada kami dalam makanan ini). Dan barangsiapa yang minum susu yang dikaruniai oleh Allah, hendaknya ia berdoa: Allahumma baarik lana fiihi, wa zidna minhu (ya Allah berilah keberkahan kepada kami dalam susu ini dan karuniakan kami lebih banyak dari susu ini) karena aku tidak tahu satupun yang bisa menggantikan makanan dan minuman melebihi susu” (HR. Abu Daud 3245, Ibnu Majah 3321).

Susu hewan ternak tidak hanya berperan dalam penyempurna pangan, tetapi juga memiliki efek kesehatan bagi yang mengkonsumsinya, bahkan dapat memberikan pengaruh kesembuhan. Contohnya, laktosa dan lemak dalam susu memberikan pasokan dan cadangan energi bagi seluruh jaringan tubuh. Protein bermanfaat dalam proses regenerasi sel-sel tubuh. Susu memiliki kandungan nutrien yang lengkap serta digestible value yang tinggi sehingga mempercepat proses pemulihan pasca sakit.

Sebagian besar pakan ternak berasal dari berbagai jenis tumbuhan yang mengandung potensi senyawa bioaktif yang dapat masuk ke dalam susu hewan ternak. Zat bioaktif asal tumbuhan dapat terbawa bersama nutrien lain di dalam darah menuju kelenjar ambing dan terfiltrasi ke dalam susu. Senyawa bioaktif utama yang terdapat pada susu adalah dari golongan asam lemak dan asam amino. Salah satu asam lemak yang dikenal memberikan efek kesehatan adalah conjugated linoleic acids (CLA). Penelitian telah membuktikan bahwa CLA mampu memberikan efek kesehatan sebagai antimutagen, antikarsinogenik, dan anti kanker.

Susu dalam kondisi terbaik untuk dikonsumsi adalah susu segar (susu murni yang mengalami perlakuan maksimal pemanasan) tanpa ditambah atau dikurangi komponen aslinya.

Rasulullah memberikan tips  setelah minum susu, yaitu:

Dari Ibnu Abbas, sesungguhnya Rasulullah setelah minum susu berkumur-kumur. Beliau lantas bersabda, “Sesungguhnya susu itu mengandung lemak.” (Riwayat Bukhari dan Muslim). (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here