Home Perikanan Maruha Nichiro Group Lebarkan Sayap Bisnis Makanan Kemasan di AS

Maruha Nichiro Group Lebarkan Sayap Bisnis Makanan Kemasan di AS

Maruha Nichiro Group

Agrozine.id – Maruha Nichiro Group merupakan salah satu perusahaan makanan laut terbesar di dunia. Perusahaan asal Jepang ini mulai melebarkan sayapnya dengan memasuki pasar Amerika Serikat dengan produk makanan kemasannya.

Sejauh ini, belum pernah ada produsen daging kemasan Jepang atau pengolah daging yang pernah mencoba memasuki pasar di Amerika itu sendiri. Melihat meningkatnya minat terhadap masakan Jepang selama dekade terakhir, perusahaan ini memutuskan bahwa mereka harus menemukan cara untuk menghadirkan rasa asli daging ala Jepang ke publik Amerika.

Baca juga: Maruha Nichiro Luncurkan Proyek Budidaya Salmon Ceri

Pada tahun 2019 lalu, hasil dari inisiatif tersebut mencapai pasar AS ​​dan mendapatkan tanggapan awal sangat positif. Memilih untuk memulai dengan ayam, khususnya ayam goreng bergaya karaage tentu bukanlah mudah mengingat pasar dan peminat ketika it belum begitu jelas dan memungkinkan jika merugi ditengah perjalanan bisnis.

Untuk memastikan kualitas dan rasa terbaik, perusahaan harus menggunakan sumber daya sepenuhnya serta mencari mitra dengan keterampilan yang saling melengkapi. Spesialis dari berbagai bisnis di seluruh grup diminta untuk berbagi keahlian dan pengalaman mereka dalam segala hal mulai dari negosiasi hukum AS hingga peralatan manufaktur.

Sementara itu, untuk membantu pembelian tanah dan masalah lain, perusahaan jalin Kerjasama dengan salah satu mitra utama AS dalam bisnis daging babi.

Baca juga: Perusahaan Agribisnis Trū Shrimp, Budidayakan Udang dalam Ruangan

Lebih jauh lagi, karena pantai barat AS yang memiliki konsentrasi restoran Jepang tertinggi, dan karena itu pelanggan potensial, tidak memiliki produsen daging paha ayam, Maruha Nichiro group bekerja sama dengan seorang peternak ayam di pantai timur dan seorang pengemas daging di pusatcpedalaman Omaha untuk menciptakan kolaborasi lintas benua yang sesungguhnya.

Sejak dimulai pada awal tahun 2019, akhirnya pada bukan April di tahun yang sama, lini produksi sudah siap digunakan. Uji produksi diikuti dengan sampel yang diberikan ke sejumlah restoran. Pada bulan Juni, pelanggan yang tertarik juga dapat datang mengunjungi pabrik itu sendiri.

Baca juga: Mengenal Ikan Belida, Bahan Baku Pempek yang Mulai Langka

Perusahaan yang fokus pada olahan daging ayam ini mengutamakan kualitas dan keaslian produknya. Namun, hal tersebut tidak menutup kemungkinan perusahaan untuk beradaptasi dengan selera dan adat istiadat setempat.

Tanggapan awal pelanggan AS yang sangat positif membuat perusahaan kuliner asal Jepang ini ingin terus meningkatkan produksi hingga sepuluh atau bahkan dua puluh kali lipat.

Inisiatif masa depan lainnya termasuk berkolaborasi dengan mitra untuk membuka pabrik chashu (babi panggang) untuk restoran ramen yang sedang booming, dan bekerja sama dengan perusahaan grup lain untuk membuat tonkatsuirisan (daging babi) yang dapat dimakan saat bepergian atau sebagai makanan ringan saat kerja.

Dengan potensi besar untuk berkembang di berbagai arah, diaharapkan dapat memanfaatkan kekuatan Maruha Nichiro Group untuk menghadirkan rasa Jepang yang lezat dan otentik kepada lebih banyak orang di Amerika Serikat dan di seluruh dunia daripada sebelumnya. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here