Home Perikanan Maruha Nichiro Luncurkan Proyek Budidaya Salmon Ceri untuk Akuakultur Berkelanjutan

Maruha Nichiro Luncurkan Proyek Budidaya Salmon Ceri untuk Akuakultur Berkelanjutan

Agrozine.id –  Marha Nichiro meluncurkan proyek penelitian model yang mempelajari budidaya salmon ceri pedalaman. Proyek tersebut merupakan kolaborasi antara Maruha Nichiro dan beberapa mitra industri, pemerintahan dan akademisi. Proyek ini menjadi proyek pertama di Jepang yang disertifikasi oleh Aquaculture Stewardship Council (ASC) untuk produksi salmon yang berkelanjutan.

Dengan adanya peluncuran proyek tersebut menjadi harapan untuk penangkapan ikan yang berkelanjutan meningkat di seluruh dunia. Rencana Pengelolaan keberlanjutan jangka menengah hingga panjang Maruha Nichiro Group adalah mengidentifikasi perlindungan sumber daya laut sebagai tujuan utama untuk produksi akuakultur berkelanjutan yang bersertifikat sebagai hal penting untuk upaya peningkatan budidaya tersebut.

Maruha Nichiro telah memiliki rekam jejak yang terbukti dalam penelitian dan komersialisasi akuakultur air laut, namun tantangan seperti terbatasnya jumlah wilayah laut yang cocok untuk eksplorasi akuakultur akan menjadi faktor penting dalam pemenuhan komitmennya.

Baca Juga : WWF Indonesia Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Berhenti Konsumsi Hiu

Inisiaif budidaya salmon ceri dimulai dengan pengajuan ke Kementerian pertanian, kehutanan dan perikanan sebagai model proyek R&D. Melalui usulan tersebut, kementerian di Jepang mengakui potensi kemitraan publik-swasat-akademik akan membantu mempromosikan inovasi Internet of Things (IoT) yang berpotensi menciptakan sumber daya baru untuk ekspor dan dalam waktu singkat, proyek yang diusulkan Maruha Nichiro tersebut dapat berjalan dengan dukungan dari pemerintah.

Kerjasama antara industri, pemerintah dan akademisi menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Teknologi IoT yang mengontrol suhu dan kualitas air juga kondisi di tangki dilengkapi dengan sensor proyek. Teknologi tersebut berfungsi sebagai platform untuk memverifikasi keefektifan teknologi, mengumpulkan data untuk lembaga publik yang mempelajari kondisi budidaya yang optimal dan menggabungkan infrastruktur proyek dengan teori dan teknologi nol emisi yang dikembangkan dari penelitian para akademisi.

Dengan berjalannya ketiga fungsi kolaborasi tersebut dengan baik, maka akan berfungsi baik untuk pelestarian lingkungan maupun budidaya itu sendiri. Panen pertama proyek budidaya salmon ceri yang mulai berjalan pada tahun 2017 ini dilakukan pada Mei 2019 dengan ikan-ikan berkualitas tinggi dimana masing-masing beratnya bisa mencapai sekitar 2 kg. Hasil panen tersebut sebagian dikirim ke restoran kelas atas di Singapura dan Jepang untuk dieavluasi.

Baca Juga : Innovasea Luncurkan Tag Akustik Telemetri V3 untuk Melacak Ikan Kecil

Pada Mei 2020, kembali panen dengan hasil tangkapan termasuk ikan seberat 3,5 kg per ekor. Para peneliti proyek bekerja untuk meningkatkan efisiensi produksi dengan budidaya salmon dalam kepadatan yang lebih besar selama periode yang lebih singkat.

Teknologi akuakultur yang digunakan tidak hanya berpotensi untuk budidaya salmon ceri, tetapi juga memungkinkan untuk banyak jenis ikan lainnya di seluruh Jepang bahkan di dunia. Maruha Nichiro yakin di masa mendatang akan menemukan jalan menuju komersialisasi yang ramah lingkungan dan memberdayakan komunitas pembudidaya lokal untuk meningkatkan budidaya. (ira)

 

Tonton video menarik ini :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here