Home Pertanian Mau Budidaya Jambu Air di Dalam Pot? Simak Cara Berikut Ini!

Mau Budidaya Jambu Air di Dalam Pot? Simak Cara Berikut Ini!

Agrozine.id – Jambu air merupakan satu di antara buah favorit yang sering kita temui. Rasanya yang segar, manis, dan agak sepat, menjadikannya enak untuk dirujak ataupun disantap langsung. Tanaman ini banyak tumbuh di berbagai daerah di Indonesia dan tumbuh baik di dataran rendah hingga 500 mdpl. Jambu air bisa ditanam di dalam pot atau ditanam di tanah. Nah bagaiman cara budidaya jambu air di dalam pot?

Jambu air menyimpan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, antara lain vitamin A, C, dan E, fenolik, dan flavonoid. Jambu air berkhasiat untuk menyehatkan mata dan kulit, mencegah penyakit stroke dan kanker, dan baik untuk mengontrol gula darah penderita diabetes.

Baca Juga:Cara Budidaya Temu Ireng dalam Pot

Rasa jambu air yang disukai banyak orang dan manfaatnya yang baik untuk kesehatan menjadikan tanaman ini layak untuk dibudidayakan. Tak harus ditanam di kebun, dengan pot pun ada Anda dapat dengan mudah membudidayakannya. Berikut ini kami sajikan tahapan budidaya jambu air dalam pot yang praktis dan bisa menghasilkan buah berlimpah.

Memilih Bibit Jambu Air

Pilihlah bibit jambu air yang unggul untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Biasanya, tanaman yang bisa berbuah banyak bibitnya diambil dari stek atau cangkok. Cangkok dari tanaman induk yang berumur sekitar 10 – 15 tahun, memiliki kualitas tumbuh bagus, rasa jambu yang enak, dan buah yang lebat.

Menyiapkan Media Tanam

  • Siapkan pot.
  • Siapkan tanah liat, tanah berpasir, dan pupuk kompos atau pupuk kandang, aduk rata.
  • Masukkan campuran media tanam tersebut kedalam pot hingga 5 cm dari bibir pot.
  • Sirami dengan air hingga lembap.
Baca Juga:Budidaya Jambu Kristal, Mudah dan Prospek Pasar Menjanjikan

Merawat Jambu Air

Pada awal penanaman, siram air pada pagi dan sore hari sampai tanah menjadi lembap. Jika tanaman mulai tumbuh daun dan cabang baru, penyiraman menjadi 1 hari sekali atau disesuaikan dengan kondisi tanah.

Lakukan Pemangkasan cabang sehingga sinar matahari dapat masuk ke batang utama dan semua daun dapat tersinari matahari sehingga proses fotosintesis optimal dan pohon dapat menghasilkan buah lebih banyak.

Setelah daun-daun tumbuh besar dan mulai berbunga, taburkan pupuk KSP + KCL sekitar 1 – 2 sendok makan setiap 10 hari sekali.

Setelah benang sari rontok pada bunga, tutup bunga-bunga jambu menggunakan plastik untuk menghindari serangan lalat buah. Plastik harus longgar agar buah tidak berdesakan dan bergesekan.

Baca Juga: Panduan Budidaya Jambu Mede

Pemanenan

Pada jambu air yang menggunakan bibit cangkokan, dapat berbuah setelah 8-12 bulan setelah penanaman, meskipun buah tidak terlalu banyak karena ranting masih sedikit. Jambu air akan mulai banyak berbuah ketika sudah menginjak tahun ke 3 atau ke 4. Jambu air biasanya akan berbuah 2 kali dalam setahun.

Proses pemanenan dilakukan beberapa kali dengan cara petik pilih. Hal ini dilakukan karena jambu air tidak matang secara bersamaan. Begitulah budidaya jambu air di dalam pot. Semoga infomasi ini bermanfaat. (das)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here