Home Perkebunan Menanam dan Merawat Teh bagi Kamu yang Baru Belajar

Menanam dan Merawat Teh bagi Kamu yang Baru Belajar

Menanam dan Merawat Teh

Pernahkah terbayangkan oleh kamu seberapa banyak teh yang berada di lemari pendingin minimarket? Di setiap langkahmu entah di warung pinggir jalan atau rumah makan, sosok teh sebagai minuman selalu hadir. Teh memang selalu ada di setiap kehidupan mayoritas masyarakat di Indonesia karena kamu bisa menikmati teh di berbagai kondisi, saat terik kamu bisa minum teh dingin dan saat hujan, teh hangat menjadi pilihan.

Tentu kamu pun akan berpikir, teh bisa menjadi alternatif bisnis yang ideal karena masyarakat sudah biasa mengonsumsi teh. Penasaran dengan cara budidaya teh? Yuk simak tips di bawah ini

Lahan

Idealnya, kamu bisa mendapatkan teh dengan kualitas terbaik bila kamu menanam mereka di lahan perkebunan dengan ketinggian 800-1.200 mdpl. Di habitat aslinya, tibet, tanaman hidup di suhu 13-15ºC dengan tingkat keasaman tanah 4,5–5,6 pH. Namun, buat kamu yang mempunyai lahan di bawah 800 mdpl bisa mengakalinya dengan menanam tanaman  pelindung dan perlu mulsa sebanyak 20 ton per hektar untuk mendinginkan suhu tanah atau menghambat evaporasi.

Kamu juga perlu mencangkul tanah sedalam 60 cm dan membiarkan terkena sinar matahari membuat patogen mati. Kamu pun perlu membersihkan lahan dari gulma dan tumbuhan liar yang nantinya mengganggu perkembangan pohon teh yang kamu buat. Setelah 2 minggu, lakukan pencangkulan kedua dengan kedalaman 40 cm untuk membuat gundugan atau bedeng 1 meter x 15 meter (disesuaikan dengan kondisi lahan). Jarak antar bedeng diberikan jarak 60 cm dan buat juga saluran drainase sedalam 10 cm. Perhatikan juga jarak antar tanam 125 cm setiap sisi untuk membuat tanaman teh lebih mampu bertahan saat musim kemarau.

Bibit teh

Gunakan bibit teh yang sudah berumur dua tahun untuk langsung dimasukan di area perkebunan. Untuk diameter batang, akan sebesar batang pensil bila lebih kecil jangan gunakan bibit tersebut. Pastikan tidak ada cacat dan penyakit di bibit tersebut.

Penanaman dan perawatan

Sebelum melakukan penanaman, berikan pupuk dasar 11 g urea+ 5 g TSP + 5 gKC. Setelah satu setengah atau dua bulan, kamu perlu membersihkan tanaman gulma yang sudah bermunculan. Pembersihan secara manual perlu kamu lakukan pengulangan terus menerus sambil memantau adakah gangguan serangga.

Pada kebun teh, kamu juga harus siap melakukan pergantian tanaman teh yang rusak atau mati.  Pastikan juga umur tanaman juga harus sesuai dengan yang sudah kamu miliki. Untuk pemangkasan daun, fungsi utama untuk menjaga ketinggian tanaman dan produksi daun teh mudah tetap banyak dengan kualitas yang bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here