Home Biodiversitas Mengapa Harimau Memiliki Belang? Intip Faktanya Berikut

Mengapa Harimau Memiliki Belang? Intip Faktanya Berikut

Agrozine.id – Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa harimau memiliki belang? Bukan tanpa sebab, bulu harimau yang berwarna oranye dengan garis-garis hitam di tubuhnya ini memiliki fungsi yang sangat penting.

Menurut Assistant Professor di Zoological Medicine University of Tennessee, Andrew Cushing, kulit, bulu, warna, dan belang di tubuh harimau merupakan hasil evolusi, baik untuk membantu memikat pasangan ataupun berkamuflase.

Harimau adalah predator puncak dalam rantai makanan, mereka tak perlu bersembunyi dari pemangsa lain. Untuk mendapatkan makanan, harimau harus berburu mangsa.

Baca juga: Pelepasliaran Harimau Sumatera ke Habitat Alaminya

Harimau merupakan kucing yang penyendiri dan mengandalkan kemampuan bersembunyi dan kamuflase untuk bertahan hidup. Tidak seperti singa yang berburu dalam kelompok atau memiliki kecepatan tinggi seperti cheetah.

Hal itulah yang membuat harimau berkamuflase, bukan untuk menghindari musuh melainkan untuk berburu makanan. Garis-garis ini membantu harimau menyaru dengan pohon atau rerumputan tinggi.

Mangsa harimau yaitu rusa, kerbau atau satwa lain tidak bisa melihat banyak warna atau buta warna. Maka dari itu, saat berburu, harimau akan terbantu dengan pandangan mangsanya yang buruk.

Buat kamu yang penasaran mengapa harimau memiliki belang, para ahli menyebutkan bahwa garis atau belang vertikal yang mereka punya dalam warna cokelat hingga hitam merupakan contoh dari apa yang disebut sebagai gangguan pewarnaan.

Baca juga: Mengenal Elang Jawa, Satwa Endemik Jawa Terancam Punah

Bentuk belang ini juga bervariasi di antara 6 spesies harimau. Misalnya saja belang pada Harimau Sumatra, memiliki belang yang lebih kecil dan banyak ketimbang yang lainnya. Ini membantu mereka untuk tetap tersembunyi di belantara hutan.

Jika dilihat lebih detail, belang harimau juga mempunya pola yang unik seperti zebra. Belangnya bahkan mirip dengan sidik jari manusia, sehingga tidak ada yang sama. Ini membuat para peneliti bisa mengidentifikasi dan menghitung jumlah harimau di alam liar lewat pola belang yang berbeda antara satu individu dengan individu lainnya. Saat ini, diprediksi hanya ada 3.400 harimau liar di alam liar seluruh Asia.

Baca juga: Mengenal Burung Trulek Jawa Yang Terancam Punah

Lalu, yang menjadi pertanyaan banyak orang lagi, bagaimana dengan belang pada harimau putih? Andrew Cushing mengungkapkan Warna putih pada tubuh harimau disebabkan oleh mutasi genetik, yang dibawa oleh induk dengan gen langka. Hanya ada sedikit harimau putih di alam liar.

Di alam liar, harimau putih akan terlihat lebih menonjol ketimbang harimau yang memiliki belang berwarna oranye. Warna putih tersebut membuat mereka kesulitan bertahan hidup, karena sulit untuk menangkap mangsa. Oleh karena itu, harimau putih lebih sering dijumpai di penangkaran.

Saat ini, populasi harimau semakin menurun. Selain karena habitatnya yang terganggu, mereka juga kerap diburu manusia untuk diambil kulitnya yang bernilai fantastis. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here