Home Perkebunan Mengenal 4 Jenis Jeruk Lokal Komoditas Nasional

Mengenal 4 Jenis Jeruk Lokal Komoditas Nasional

buah jeruk lokal

Agrozine.id – Jeruk merupakan salah satu buah yang populer di Indonesia karena kaya akan kandungan vitamin C. Jeruk memiliki jenis yang beragam tergantung dengan daerah tumbuhnya masing-masing. Meskipun sekilas ada yang terlihat mirip, namun ternyata banyak hal yang berbeda. Ada yang asam dan manis, lalu ada yang kecil dan besar. Tidak hanya itu, tekstur dan warna kulitnya pun juga berbeda. Nah, berikut ini, kita akan mengenal beberapa jenis jeruk lokal. Simak ulasannya berikut ini !

Dilansir dari laman resmi Instagram @KementerianPertanian  (21/09/2020), saat ini kebutuhan jeruk nasional sangat tinggi. Diperkirakan sampai akhir tahun 2020 produksi jeruk lokal Indonesia akan mencapai 3,2 juta ton. Nah, berikut ini 4 jenis jeruk lokal yang banyak beredar di pasaran:

  1. Jeruk Keprok Terigas

Permintaan Meningkat Selama Puasa, Harga Jeruk Simalungun Justru Anjlok - Lintas PublikJeruk jenis ini mempunyai nama lain jeruk keprok madu. Sesuai dengan namanya, jeruk terigas ini memiliki cita rasa yang manis seperti madu dan menyegarkan. Rasanya yang manis menjadikan jeruk ini banyak diminati konsumen dan mempunyai potensi tinggi untuk dikembangkan

Jeruk ini beradaptasi baik di dataran rendah sesuai daerah asalnya Sambas, Kalimantan Barat. Pertumbuhan jeruk ini sangat baik dan buahnya pun cukup lebat hasil dari penerapan inovasi teknologi yang telah dihasilkan Balitbangtan. Jeruk keprok ini memiliki warna hijau kekuningan dengan warna daging buah yang oranye. Rasanya yang manis dan segar menjadikan terigas sebagai salah satu unggulan jeruk Keprok Nusantara.

  1. Jeruk Keprok Rimau Gerga Lebong (RGL)

Daya Tarik Ekonomis Jeruk RGL - Pilar PertanianJeruk keprok RGL ini asli dari Bengkulu. Warnanya oranye kekuningan memiliki citra rasa yang manis dengan kandungan air yang banyak membuatnya mampu bersaing dengan jeruk impor. Ciri utamanya yaitu ukuran daun besar dan kaku serta kulit buah yang tebal.

Tanaman jeruk ini beradaptasi dengan baik di dataran tinggi dengan ketinggian 900 – 1.200 m dpl. Keunggulan dari jeruk varietas RGL adalah dapat berbuah sepanjang tahun dengan waktu pemanenan dua kali dalam satu tahun. Oleh karena itu, jeruk keprok RGL juga ditetapkan sebagai varietas unggul nasional.

  1. Jeruk Pontianak

Jual Buah jeruk pontianak Jeruk Pontianak atau Siam Pontianak ciri fisik kulitnya tipis dan licin mengkilat. Rasanya yang manis membuat jeruk Pontianak banyak disukai dan menjadi komoditas unggulan.

Sebenarnya jeruk ini bukanlah hasil produksi pertanian Kota Pontianak. Sentra tanaman jeruk justru berasal dari Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Namun sejak lama jeruk ini telah dikenal dengan merek dagang “Jeruk Pontianak”.

  1. Jeruk Bali

Cara Okulasi Tanaman Buah Jeruk Pamelo | KampusTani.ComJeruk yang satu ini mudah dikenali karena ukurannya yang besar dan kulitnya yang tebal. Jeruk Bali adalah jenis buah sitrus terbesar yang beratnya bisa mencapai 1-2 kg. Jeruk Bali atau pomelo sebenarnya bukan berasal dari Bali, tetapi banyak ditemukan di Pati, Kudus, Magetan, dan Madiun. Buah ini memiliki bulir-bulir yang besar berwarna merah-oranye dengan rasa asam, manis, dan sedikit pahit. Jeruk Bali enak dimakan langsung maupun dijadikan campuran salad. Jeruk bali kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Salah satu kandungan utama dari buah ini adalah vitamin C.

Nah, itulah 4 jenis jeruk lokal yang biasa ditemui di pasaran dan menjadi komoditas unggulan nasional. Meski berbeda, namun sama-sama segar dan mempunyai kandungan vitamin C yang baik untuk tubuh lho. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here