Home Peternakan Mengenal Ayam MGB, Mirip Ayam Kate Tapi Jangkung

Mengenal Ayam MGB, Mirip Ayam Kate Tapi Jangkung

Sumber: shopee.co.id

Agrozine.id – Ayam Modern Game Bantam atau disebut sebagai Ayam MGB merupakan salah satu jenis ayam hias yang berasal dari Inggris. Sesuai namanya yang unik, bentuk tubuh ayam  ini memang terbilang cukup unik dan saat sedang berjalan langkah kakinya terlihat unik dan lucu sehingga cocok untuk dijadikan sebagai hewan hias.

Ayam MGB pada zaman dahulu sering digunakan oleh masyarakat Inggris sebagai ayam aduan. Namun, sekitar tahun 1840 pemerintah Inggris mengeluarkan larangan resmi adanya adu ayam ini. Kemudian, masyarakat Inggris mulai menjadikan ayam ini sebagai ayam hias. Mereka mulai mengembangbiakkan ayam ini sehingga populasinya terus berkembang. Ayam MGB berhasil diekspor ke negara-negara lain hingga Amerika sehingga ayam ini terkenal hingga ke manca negara.

Ketika  terjadi perang dunia II pada tahun 1930, populasi Ayam MGB menurun drastis, bahkan hampir saja terancam punah. Untungnya, pada saat itu ada peternak yang berasal dari Jerman, bernama Paul Holman, mulai mengembangkan kembali ayam yang hampir punah ini. Dia berhasil mengembangbiakan ayam ini yang hanya bermodalkan telur yang diimpor dari Amerika.

Ayam MGB memliki postur tubuh kecil. Sekilas ayam modern game hampir mirip dengan ayam kate. Ayam ini memang masih satu keluarga dengan ayam kate, hanya saja kakinya panjang sehingga terlihat  jangkung dan elegan. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta ayam hias.  Ayam ini memiliki badan kecil, bahkan bulu ekornya hanya memiliki dua lancur, itu pun tidak seberapa panjang. Jengger yang dimiliki ayam ini bergelambir lebar dan besar. Suara kokoknya hampir menyerupai suara ayam berkisar.

Masa produksi telur ayam modern ini berlangsung saat ayam menginjak usia 7 bulan. Agar ayam ini menghasilkan telur dengan baik sepanjang musim, peternak perlu memberikan asupan nutrisi yang bagus. Untuk pakan ayam modern game ini sebenarnya sama dengan jenis ayam kampung. Peternak dapat memberikan voer atau konsentrat, bisa juga diberikan jenis pakan bekatul, dedak atau nasi. Selain itu, peternak dapat mencampurnya dengan sayuran seperti kubis atau kol.  Variasi pakan lainnya, yaitu jangkrik, magot, dan cacing. Ada kalanya juga peternak memberikan pakan berupa buah-buahan yang mengandung serat tinggi untuk meningkatkan imunitas.

Agar ayam kuat dan tidak mudah sakit, berikan vitamin seperti vitachik yang bisa didapatkan di toko obat terdekat. Peternak juga dapat membuatkan ramuan dengan bahan dasar tumbuh-tumbuhan seperti kunyit, jahe, temulawak, dan lain sebagainya. Pemberian vitamin atau obat herbal ini dapat diberikan setiap 2 minggu sekali.

Meskipun berasal dari Inggris yang memiliki empat musim, saat ini Ayam MGb telah dikembangbiakkan oleh masyarakat di Indonesia. Ayam ini mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya. Pada usia 7 bulan, ayam ini sudah mulai berproduksi. Bila pemberian asupan nutrisinya terjamin, ayam ini akan bertelur sepanjang musim layaknya ayam petelur.

Keberadaan Ayam MGP di Indonesia masih sedikit sehingga harga ayam ini masih cukup mahal. Untuk harganya di pasaran bervariasi. Selain tergantung pada warna bulu, faktor usia ayam pun turun menentukan. Sepasang ayam MGB dengan usia 4 bulan bisa mencapai harga Rp. 3 juta. Namun, bagi para pencinta ayam hias, harga bukanlah kendala. Oleh karena itu, peluang untuk budidaya dan bisnis ayam ini masih terbuka lebar. Siapa mau mencoba? (das)

Kunjungi Nursery Tanaman Hias Keren di Kota Bogor, Ini Link-nya:

IG : @amani.jungle

Tiktok : amani.jungle

Yuk, tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here