Home Hortikultura Mengenal Bawang Merah, Si Bumbu Utama Masakan Dunia

Mengenal Bawang Merah, Si Bumbu Utama Masakan Dunia

lazada.co.id

Agrozine.id – Siapa yang tak kenal bawang merah? Bawang yang satu ini merupakan bumbu dasar dan bumbu utama dari banyak masakan dunia.  Bawang merah goreng terkenal sebagai pengharum aroma dan penyedap masakan Indonesia seperti soto, sup, juga bubur ayam.

Tanaman bawang merah (Allium cepa L. var. aggregatum) konon awalnya berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan di sebelah utaranya. Namun, kini telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, baik sub-tropis maupun tropis. Di Indonesia, sentra produksi bawang merah ada di Brebes, Demak, Nganjuk, Bima, dan Solok.

Bawang ini dianggap sebagai keluarga dari spesies Allium cepa, spesies yang memuat sejumlah besar varietas bawang yang dikenal dengan nama kolektif bawang bombai.

Bawang merah termasuk jenis tanaman semusim, berumur pendek dan berbentuk rumpun. Tinggi tanaman berkisar 15-25 cm, berbatang semu, berakar serabut pendek yang berkembang di sekitar permukaan tanah. Perakarannya dangkal sehingga tanaman ini tidak tahan terhadap kekeringan. Daunnya berwarna hijau berbentuk bulat, memanjang seperti pipa, dan bagian ujungnya meruncing.

Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan di bagian tengah menggembung, seperti pipa yang berlubang di dalamnya. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30–50 cm. Bunganya termasuk bunga sempurna, tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik. Bakal buah terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji. Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.

Bawang ini memiliki batang sejati atau disebut “discus” yang berbentuk seperti cakram, tipis dan pendek, sebagai tempat melekatnya akar dan mata tunas (titik tumbuh). Di atas discus terdapat batang semu yang tersusun dari pelepah–pelepah daun dan batang semu yang berada di dalam tanah yang berubah bentuk dan fungsi menjadi umbi lapis.

Umbi bawang merah disebut umbi lapis karena memperlihatkan susunan berlapis–lapis, yang terdiri atas daun–daun yang telah menjadi tebal, lunak, dan berdaging. Bagian umbi ini menyimpan zat-zat makanan cadangan bagi tanaman.

Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang ini juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang ini juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Bawang ini dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikroba yang bersifat bakterisida.

Apa yang menyebabkan kamu menangis saat mengiris bawang merah? Hal ini disebabkan karena senyawa sin-propanatial-S-oksida (syn-propanethial-S-oxide) yang terbentuk akibat diirisnya jaringan bawang ini sehingga menyebabkan mata manusia mengeluarkan air mata. Pembentukannya terpicu oleh dilepaskannya enzim lachrymatory-factor synthase ketika jaringan tubuh tanaman dilukai. Enzim ini akan mengubah asam-asam amino sulfoksida (mengandung oksida belerang) menjadi asam sulfenat yang tidak stabil. Salah satu senyawa yang terbentuk dari asam sulfenat adalah sin-propanatial-S-oksida yang menyebar ke udara. Kelenjar air mata akan terangsang oleh senyawa ini dan memicu keluarnya air mata.

Umbi bawang merah dapat dimakan mentah dan dapat digunakan untuk bumbu masak, acar, dan obat tradisional. Kulit umbinya dapat dijadikan zat pewarna dan daunnya dapat pula digunakan untuk campuran sayur.

Bawang ini berkhasiat sebagai obat maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan kolesterol, sebagai obat kencing manis (diabetes melitus), memperlancar pernafasan, serta memperlancar aliran darah karena bawang ini dapat menghambat penimbunan trombosit dan meningkatkan aktivitas fibrinotik.

Demikian pengenalan tentang bawang merah. Semoga bermanfaat dan memotivasi kamu untuk turut serta melestarikannya. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here