Home Pertanian Mengenal Buah Abiu, Si Sawo Australia

Mengenal Buah Abiu, Si Sawo Australia

Agrozine.id – Buah abiu bernama ilmiah Puteria Caimito, orang juga menyebutnya sawo Australia. Meskipun satu keluarga Sapotaceae, buah ini rasa dan bentuknya tidak menyerupai sawo. Buahnya berbentuk lonjong sampai membulat dengan ukurang panjang 6-12 cm dan bobotnya antara 300-700 gram/buah.

Meskipun dijuluki sawo Australia, tetapi sebenarnya buah ini asalnya bukan dari sana. Abiu berasal dari sekitar Amazon, dataran rendah Peru, dan Brazil. Disebut sawo Australia karena abiu banyak dibudidayakan secara komersial di North Queensland, Australia.  Di negara asalnya, abiu jadi tanaman pekarangan rumah penduduk atau sebagai pohon pinggir jalan. Buah abiu yang adaptif di iklim tropis dan subtropis ini tumbuh subur di dataran rendah hingga dataran tinggi.

Daging buah abiu berwarna putih bening dengan rasa khas, manis, legit, dan segar. Tingkat kemanisan buahnya mencapai 16 brix. Ada yang menggambarkannya seperti rasa kelapa muda, namun ada juga yang merasakannya seperti paduan susu dan karamel. Dagingnya lembek dan sedikit berair. Pada masing-masing buah terdapat 1-5 biji abiu.

Bentuk pohon abiu memiliki karakter yang mirip dengan kerabat sawo-sawoan, yaitu berkayu dan mampu mencapai tinggi 15 m. Pohon buah Abiu membentuk tajuk seperti piramida, Bentuk tajuk pohon Abiu yang mirip tajuk pohon cemara ini menjadikan pohon Abiu sangat Indah untuk dijadikan tabulampot. Warna kulit yang cerah dan menarik dari buah Abiu akan terlihat lebih cantik bergantungan di tabulampot jika dibandingkan dengan kerabat sawo lainnya.

Selain dapat dimakan langsung, buah abiu dapat diolah menjadi berbagai makanan spesial, seperti Abiu Carambola Chicken Breast (dada ayam goreng dimasak dengan jus abiu dan belimbing), Abiu Tart, Sweet & Sour Abiu & Beefburger, dan sebagainya.

Buah abiu banyak mengandung vitamin A, B3, dan C, serta kaya sumber kalori dan serat sehingga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita. Di Brazil, daging buahnya digunakan untuk meringankan batuk, bronchitis, dan keluhan pernafasan atau paru-paru. Selain itu, getahnya berkhasiat sebagai obat cacing, obat pencahar, dan menyembuhkan luka bengkak.

Pohon abiu dapat dikembangbiakkan dengan biji atau okulasi. Benihnya harus disemai secepat mungkin (1-2 hari) setelah dilepas dari daging buah untuk menjamin pertumbuhan yang baik. Bibit tanaman asal biji dapat ditanam ke kebun saat mencapai umur 6-8 bulan setelah  disemai. Pohon abiu hasil okulasi akan berbuah antara 1-2 tahun setelah  ditanam di kebun, sedangkan pohon yang berasal dari biji mulai berbuah antara 2-4 tahun setelah tanam. (das)

(Sumber Foto: lamtoro.info)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here