Home Perkebunan Mengenal Desa Wisata Malasari dan Potensinya

Mengenal Desa Wisata Malasari dan Potensinya

Agrozine.id – Sudah punya rencana liburan di akhir pekan? Mau merasakan suasana sejuk perkebunan? Buat kamu warga Jabodatebek harus banget berkunjung ke Desa Wisata Malasari yang terletak di Kabupaten Nanggung Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Disini kamu bisa menikmati suasana sejuk perkebunan teh sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar. Yuk mengenal Desa Wisata Malasari dan Potensinya melalui berbagai fakta berikut ini.

Desa ini memang masih belum begitu populer di kalangan masyarakat, tapi hidden gem di Kabupaten Bogor ini sangat sayang untuk dilewatkan terutama bagi kamu yang suka dengan petualangan dan ingin menghilangkan penat akibat pekerjaan sehari-hari. Atur jadwal untuk mengunjungi destinasi wisata ini.

Baca Juga : Mengulik Pesona Pulau Maratua, Pulau Terluar Indonesia

Fakta Menarik Desa Wisata Malasari

Tapi sebelumnya kamu harus tahu beberapa fakta dulu tentang Desa Wisata ini biar perjalanan kamu semakin seru.

Sawah terasering di Desa Wisata Malasari

1. Bagian dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Desa Malasari adalah bagian dari pengelolaan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) yang jaraknya sekitar 2-3 jam dari pusat kota Bogor. Tapi karena kondisi jalanan yang masih berbatu jarak tempuhnya bisa lebih dari itu.

Saat tiba di Malasari kamu akan disuguhi dengan pemandangan perkebunan teh dan suasana yang benar-benar sejuk. Bukan hanya itu, di desa ini kamu akan benar-benar berbaur dengan alam karena sinyal telepon pun susah didapat. Jadi habiskanlah waktumu dengan menikmati pemandangan dan berbaur dengan masyarakat sekitar.

2. Tiket Masuk Kawasan Wisata Desa Malasari

Kalau ingin berkunjung ke Desa Malasari, kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 12.500 per orang untuk membayar tiket masuk kawasan. Sebelum memasuki kawasan desa wisata kamu akan melewati sebuah gerbang masuk kawasan wisata dan sebuah kantor sekretariat sekaligus pusat informasi untuk pengunjung. Nah di kantor sekretariat inilah tiket masuk kawasan atau retribusi akan dibayarkan.

Jika kamu ingin menyewa mobil pick up untuk menemani perjalananmu menyusuri jalur berbatu sebelum memasuki area, para guide dari kantor sekretariat ini siap membantumu.

3. Kebun Teh Nirmal, Sunrise dan Tea Talk

Kebun teh Nirmala adalah salah satu daya tarik Desa Wisata Malasari. Disini kamu bisa menikmati sunrise dengan view Gunung Salak yang kelihatan megah dan dilanjutkan dengan kegiatan tea talk.

Tapi kalau kamu berniat ingin melihat sunrise di kebun teh Nirmala ini, disarankan untuk menginap paling tidak semalam sebelumnya supaya di pagi harinya ketika bangun tidur kamu bisa menikmati pemandangan indah Gunung Salak dan sunrise.

Tidak usah bingung harus menginap dimana, karena banyak homestay di Desa Wisata Malasari yang bisa kamu sewa. Sebenarnya homestay tersebut adalah rumah tinggal warga setempat yang digunakan sebagai penginapan oleh pengunjung yang datang ke Malasari.

4. Aktivitas Menarik di Desa Wisata Malasari

Selain melihat sunrise dan agenda tea talk, apalagi aktivitas menarik yang bisa dilakukan? Banyak sekali. Ada canopy trail yaitu kegiatan melewati jembatan sepanjang 30 meter. Sebenarnya jembatan ini adalah tempat pengamatan satwa di Taman Nasional Gunung Halimun Salak pada awalnya.

Puas menikmati kegiatan di canopy trail, kamu bisa melanjutkan berbagai aktivitas menarik lainnya seperti bermain di curug Cikanika, Curug Sawer, melihat proses budidaya jamur dan menikmati pesona sawah terasering yang bernama 1001 Undak. Bukan hanya itu, kamu juga bisa mencoba berbaur dengan masyarakat sekitar desa.

Tips Berkunjung ke Desa Wisata Malasari

Nah buat kamu yang ingin berkunjung ke Desa Wisata Malasari, ada beberapa tips nih yang harus kamu ikuti. Disarankan kamu menyiapkan waktu setidaknya 2 hari untuk mengunjungi desa wisata ini supaya bisa menikmati semua pesonanya.

Selain itu,mengingat kondisi jalanannya yang masih berbatu-batu sebaiknya kamu tidak perlu membawa city car saat berkunjung terutama jika ingin ke sunset point. Kamu bisa menitipkan kendaraanmu di homestay, lalu menyewa motor atau mobil pick up yang disediakan oleh warga setempat.

Jangan lupa membawa jaket karena cuaca di Desa Wisata Malasari cukup dingin. Dan tentunya untuk mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan, kamu perlu mencoba untuk berinteraksi secara langsung dengan warga sekitar. Luar biasa bukan potensi wisata yang dimiliki Desa Malasari ini? Yuk luangkan waktumu untuk berkunjung ke desa ini. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here