Home Pertanian Mengenal Hama Penyakit Pisang Serta Cara Pengendaliannya

Mengenal Hama Penyakit Pisang Serta Cara Pengendaliannya

Agrozine.id – Pisang merupakan tanaman tropis dan Indonesia adalah salah satu negara penghasil pisang di dunia. Budidaya pisang tidaklah sulit,namun tetap harus memperhatikan hama penyakit yang sering menyerang dan menghambat pertumbuhan tanaman pisang. Yuk mengenal hama penyakit pisang serta cara pengendaliannya agar tanaman pisang yang kamu budidayakan tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang optimal.

Hama dan penyakit pisang tidaklah banyak,namun bisa menimbulkan kerugian besar apabila tanaman pisang sudah terserang. Serangan yang paling umum adalah layu fusarium,layu bakteri dan kerdil.

1.Penyakit layu fusarium

Penyakit layu fusarium sering juga disebut penyakit panama. Penyakit ini merupakan penyakit paling berbahaya yang menyerang tanaman pisang dan dapat menimbulkan kerugian hingga 35%. Penyakit layu fusarium disebabkan oleh Fusarium oxysporum  dan bisa menyerang daun,batang hingga akar pisang.

Daun pisang yang terserang penyakit ini akan menguning dan mengalami layu pelepah. Terjadi perubahan warna atau diskolorisasi pada daun dan bonggol pisang. Penyakit layu fusarium menular melalui tanah menyerang akar,bonggol dan daun pisang sehingga mengakibatkan tanaman layu dan mati. Penyakit ini bisa dicegah dengan membongkar dan membakar tanaman yang sakit dan kemudian tanah bekas tanaman diberi larutan fungisida. Selain menyerang pisang,penyakit layu fusarium juga menyerang berbagai tanaman hortikultura lainnya seperti cabe dan tomat.

2.Penyakit layu bakteri

Penyakit ini dikenal juga dengan istilah penyakit moko. Penyakit layu bakteri disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solaracearum yang menyebabkan tanaman pisang menjadi layu. Penyakit ini biasanya menyerang saat tandan pisang mulai muncul. Daun pisang yang terserang penyakit ini akan mengalami perubahan warna,ada garis coklat kekuningan di tepi daun dan daun akan menjadi layu.

Ciri khas dari pisang yang terserang penyakit ini adalah munculnya lendir dari buah,tangkai tandan,dan batang pisang dan mengeluarkan bau. Lendir tersebut berwarna putih dan coklat kemerahan.

Pengendalian penyakit ini bisa dilakukan menggunakan herbisida yang mengandung glyphospat 5% dan mengelola drainase kebun dengan baik. Kiat lain untuk mencegah penyakit ini adalah dengan membungkus buah pisang beberapa saat setelah jantung pisang keluar.

3.Bercak daun

Penyakit bercak daun ini disebabkan oleh cendawan Mycosphaerella musicola. Penyakit ini akan mengakibatkan buah pisang matang sebelum waktunya. Gejala awal dari penyakit bercak daun adalah munculnya bintik-bintik hitam pada daun yang semakin lama akan semakin membesar dan melebar dan membentuk noda kuning kecoklatan yang pada akhirnya akan menyebabkan daun kering.

Pengendalian penyakit ini bisa dilakukan dengan cara memangkas semua daun yang terserang dan membakarnya. Selain itu pemupukan tanaman juga bisa membantu mencegah penyakit ini.

4. Penyakit kerdil pisang

Penyakit ini termasuk yang paling sulit diberantas jika sudah menyerang tanaman pisang.Penyakit ini disebabkan oleh Banana Bunchy Top Virus (BBTV) dan Abacha Bunchy Top Virus (ABTV) dan kedua virus ini ditularkan oleh kutu Pentalonia nigronervosa.

Tanaman yang terserang penyakit ini akan mengalami penghambatan pertumbuhan dan menjadi kerdil dan memiliki daun yang mudah patah. Karena penularannya melalui kutu,penyakit ini bisa dengan mudah menular dari pohon ke pohon.

Cara mengendalikan penyakit ini adalah dengan menanam bibit yang terbebas dari virus atau dengan menyemprotkan insektisida untuk mengendalikan hama yang menjadi vektor pembawa penyakit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here