Home Perikanan Ikan King Kobia, Komoditas Unggulan Baru di Lampung

Ikan King Kobia, Komoditas Unggulan Baru di Lampung

Agrozine.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB)  Lampung telah meluncurkan satu komoditas baru dalam perikanan budidaya Indonesia yaitu kobia (Rachycentron canadum). Pemeliharaan ikan ini dimulai sejak tahun 2006 di DJPB Lampung. Kini setelah lebih dari satu dekade atau tepatnya 14 tahun pembudidayaan, kobia menjadi unggulan dan tren baru dalam budisaya ikan dan diberinama ikan King Kobia.

Menurut beberapa sumber, untuk saat ini Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPPL) Lampung merupakan satu-satunya unit Ditjen Perikanan Budidaya yang berhasil memproduksi ikan yang bobot panjang bisa menjcapai 1 meter ini.

Disampaikan Slamet Soebjakto selaku Direktur Jenderal Perikanan Budidaya bahwa capaian yang dilakukan ini sangat luar biasa karena telah melewati perjalanan panjang hingga akhirnya bisa memperbanyak jenis ikan kobia.

Keunggulan Ikan King Kobia

Ikan ini memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan jenis ikan-ikan budidaya lainnya. Beberapa keunggulanya adalah;

  • Pertumbuhan cepat mencapai 4-6 kg per tahun
  • Memiliki kemampuan beradaptasi dengan pakan buatan
  • Kandungan gizi konsumsi EPA, DHA dam OMEGA 3
  • Bisa hidup dan berkembangbiak dengan kondisi yang fleksibel
  • Potensi pasar ekspor di Taiwan, Jepang, Australia, Eropa dan Hongkong
  • Tidak berbau amis
  • Daging putih dan rendah kadar histamin

Oleh karena keunggulan tersebut, kemungkinan ikan kobia ini akan banyak diminati sehingga bisa menjadi salah satu komoditas unggulan perikanan budidaya Indonesia yang menjelajahi pasar ekspor.

Budidaya ikan ini sudah mulai banyak digeluti oleh masyarakat seperti di Perairan Teluk Lampung, Pahawang, Ringgung, Legundi, Kepulauan Seribu, Pangandaran dan juga Sibolga.

Sementara itu Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung saat ini menargetkan produksi benih ikan king kobia di Lampung tahun ini bisa mencapai 100.000 ekor dari 30 ekor induk dengan berat 5-15 kg, dimana nantinya semua benih ikan kobia tersebut akan diperbantukan kepada masyarakat. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here