Home Biodiversitas Mengenal Ikan Sumpit (Archer Fish) Yang Pandai Memanah

Mengenal Ikan Sumpit (Archer Fish) Yang Pandai Memanah

dkfindout.com

Agrozine Ikan sumpit atau archer fish adalah ikan yang terkenal akan kemampuan memanah dari permukaan air dengan akurasi yang tinggi. Ikan ini berasal dari famili Toxotidae, genus Toxotes, dan bernama ilmiah Toxotes jaculatrix. Ikan ini dikenal sebagai ikan predator dan populer di kalangan pecinta ikan dan masyarakat luas.

Habitat dan penyebaran ikan sumpit yaitu indo-pasifik dan perairan Australia utara, serta dapat dijumpai di pantai selatan Australia. Selain itu, ikan ini juga di ditemukan dari India ke arah timur ke Kepulauan Filipina, ke selatan ke Australia, di perairan Kepulauan Solomon, dan Kepulauan Indonesia. habitat utamanya yaitu muara mangrove, meskipun banyak ditemukan di air payau, ikan ini terkadang juga bergerak ke hulu sungai.

Ikan sumpit termasuk ikan atas atau kita kenal dengan istilah top feeder karena ikan ini lebih sering berada di permukaan air daripada di area tengah apalagi di dasar.

Bentuk fisik ikan ini sangat kecil jika dibandingkan ikan predator pada umumnya. Ikan sumpit mampu tumbuh mencapai 25 cm di alam liar, tetapi hanya sekitar 7 cm jika dipelihara di akuarium. Badannya berbentuk pipih dengan sirip ekor yang lebar.

Ikan sumpit biasanya memiliki warna perak atau putih cerah. Ikan sumpit yang masih muda memiliki bercak warna kuning yang tidak teratur pada tubuh bagian atas diantara lajur vertikal hitam. Setelah dewasa, bercak menghilang dan lajur hitam semakin pendek yang hanya terliat di bagian paling atas dari tubuh. Ada warna hijau kekuningan di ekornya.

Ikan sumpit memiliki mata yang lebih besar dari ikan-ikan biasanya, kepala ikan sumpit lebih pendek dari tubuhnya, dengan moncong khas menunjuk. Jika diperhatikan, ikan ini memiliki bentuk mulut yang hampir sama seperti ikan Arwana. Selain karena memang digunakan untuk memudahkannya dalam memanah, bentuk mulut seperti ini cocok untuk berburu mangsa yang ada di atas permukaan air.

Mulut bagian bawah yang cenderung lebih maju daripada yang atas memudahkan ikan ini menerima mangsa yang jatuh dari atas permukaan air. Mata yang dapat melihat ke berbagai arah (kecuali bawah) menjadi kunci kesuksesannya dalam berburu mangsa dengan memanah. Selain mampu menyembur atau menembak mangsanya dengan air, ikan ini juga mampu melompat rendah dari air untuk menangkap mangsanya.

Ikan sumpit adalah pemakan segala (omnivora). Namun, lebih sering memakan hewan, khususnya serangga. Ketika melihat serangga di atas air, ikan ini mulai mungumpulkan air dalam mulutnya yang berongga panjang. Kemudian, ikan ini segera mempersiapkan posisi untuk membidik mangsanya itu. Ia mengubah posisi berenangnya yang awalnya mendatar menjadi hampir tegak lurus karena harus menyesuaikan letak dan posisi serangga yang dibidiknya. Ikan ini mampu menembak mangsanya dari jarak 1-2 meter.

Serangga yang terkena semburan air pasti akan jatuh karena basah. Sebelum si serangga sempat menyadari apa yang sedang terjadi, mulut ikan ini sudah menyambarnya. Sambaran secepat kilat ikan sumpit kadang-kadang juga dilakukan ketika si serangga masih melayang di udara.

Karakter ikan ini cenderung senang berkelompok. Walaupun ikan ini senang berkoloni dengan sesamanya, bukan berarti ia akan memusuhi apalagi membunuh ikan lain. Ikan ini tetap aman jika ditempatkan bersama ikan lain di akuarium.

Jumlah populasi Ikan sumpit di alam liar tidak dalam posisi yang berbahaya dan terancam terkait. Namun, yang mengkhawatrikan adalah penghancuran habitat ikan ini oleh manusia dan polusi.

Untuk merawat ikan sumpit di akuarium, selain air harus jernih, suhu air juga harus dijaga agar senantiasa bersuhu 26-28 derajat Celsius. Air dalam aquarium juga harus ditambahkan garam tanpa yodium agar air menjadi payau sehingga ikan ini dapat hidup nyaman dan tumbuh sehat di aquarium. Namun, seperti halnya ikan guppy, ikan ini mampu diadaptasikan di air tawar. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here