Home Perikanan Mengenal Ikan Teri yang Imut, Gurih, dan Menyehatkan

Mengenal Ikan Teri yang Imut, Gurih, dan Menyehatkan

sumber foto: rimbakita.com

Agrozine.id – Siapa yang tak kenal ikan teri? Ya, ikan ini terkenal sejak dulu sebagai ikan konsumsi yang berukuran paling kecil. Bagi orang Indonesia, makan nasi hangat dengan ikan ini, plus sambal, sudah menjadi suatu nikmat yang luar biasa. Rasa ikan ini memang gurih sehingga bikin nagih.

Ikan teri (Engraulis spp) merupakan salah satu jenis ikan laut yang umum ditemukan di kawasan pinggir pantai samudera Atlantik, Hindia, dan Pasifik, serta dikategorikan sebagai ikan berminyak. Ikan ini berasal dari famili Engraulidae, yang terdiri dari ikan dengan ukuran antara 2 cm hingga 40 cm, tergantung spesiesnya. Tubuhnya berwarna perak kebiruan atau kehijauan. Ikan  ini bertelur dalam jumlah besar.

Ada beberapa jenis ikan teri yang umum dikonsumsi di beberapa negara, yaitu:

Teri Indonesia

Di Indonesia, ada tiga jenis teri, yaitu teri nasi, medan, dan jengki. Teri nasi memiliki tubuh berwarna putih, ukurannya lebih kecil ketimbang dua teri lainnya. Sedang teri Medan berukuran sedang.

Di banding dua teri sebelumnya, teri jengki berukuran lebih besar. Bentuknya agak silindris dengan bagian perut agak bulat, berwarna pucat, dan kepala pendek.

Teri Australia

Teri Australia atau Engraulis australis banyak tersebar di sekitar perairan Australia Tenggara dan Selandia Baru. Teri Australia umumnya memiliki ukuran 65mm tapi dapat tumbuh secara maksimum sampai 77 mm. Ikan ini mempunyai tubuh yang panjang dan agak lateral. Namun, keberadaannya di sana tidak selalu ada sehingga harganya mahal. Orang Australia lebih menyukai teri basah yang belum diolah karena lebih sehat.

Teri Jepang

Teri Jepang (Engraulis japonicus) berukuran hampir sama dengan kebanyakan teri di Indonesia. Jenis teri ini biasa ditemukan di sekitar Samudera Pasifik bagian selatan. Teri yang panjangnya kurang dari 2 cm ini memiliki warna putih dan kerap dijadikan sebagai taburan nasi atau bahan untuk berbagai macam hidangan lainnya.

Teri Eropa

Teri dengan nama ilmiah Engraulis encrasicolus banyak terdapat di sekitar perairan Eropa dan Afrika, Laut Hitam, Laut Mediteranian, dan Azov. Bagian moncongnya runcing dengan ekor bercabang seperti garpu dan sirip punggung tunggal. Tubuhnya silinder sekaligus ramping dengan berat rata-rata 49 gram. Bagian perutnya berwarna perak dan punggungnya berwarna biru, hijau, atau keabuan. Terdapat dua garis memanjang di sisi tubuh mereka yang akan memudar sesuai bertambahnya usia.

Teri Peru

Ikan teri Peru (Engraulis ringens) tersebar di sekitar Samudera Pasifik bagian tenggara. Usia hidupnya sekitar 3 tahun dengan tubuh berukuran maksimal 20 cm. Teri ini merupakan spesies ikan paling melimpah di dunia. Tiap tahun, panennya bisa mencapai 4,2 sampai 8,3 juta ton. Teri Peru sering dimanfaatkan untuk bahan dasar tepung ikan.

Teri Afrika Selatan

Teri Engraulis capensis dari Benua Afrika ini banyak tersebar di sekitar Samudra Atlantik bagian Tenggara hingga sekitar Namibia dan Afrika Selatan. Ikan teri afrika selatan ini habitat asilanya berada di laut, perairan dangkal, dan bisa ditemukan di kedalaman 200 m. Teri yang memiliki ukuran standar 5 cm ini ketika dewasa makanannya adalah fitoplankton.

Meski ukurannya imut, ikan teri kaya kandungan nutrisi dan memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Ikan teri memiliki kadar kalsium yang sangat tinggi dan bermanfaat untuk mencegah pengeroposan tulang. Selain itu, memiliki kasiat untuk mencegah kerusakan pada gigi. Kalsium ini juga sangat dibutuhkan bagi wanita hamil dan bermanfaat bagi pertumbuhan anak.

Pengolahan ikan teri yang paling umum adalah digarami di larutan garam, lalu dikemas dalam minyak atau garam. Proses ini menjadikan warna kulit ikan yang hijau kebiruan menjadi abu-abu. Di Spanyol, ikan ini difermentasikan dalam larutan cuka. Di Romawi Kuno, ikan teri merupakan bahan dasar saus ikan fermentasi yang disebut dengan garum. Garum memiliki usia simpan yang tinggi sehingga dapat diperdagangkan hingga ke lokasi yang jauh dari pantai. Ikan ini meski berukuran kecil namun memiliki rasa yang kuat sehingga berbagai macam saus ikan menggunakan ikan teri sebagai bahan dasarnya. Selain itu, orang mengolah ikan teri menjadi sambal teri, capcai sayur dan teri, dan juga peyek teri yang siap menggoyang lidah kamu. (das)

(content partnership IG @amani.jungle, tiktok amani.jungle)

Yuk, tonton video menarik ini:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here