Home Pertanian Mengenal Inpari Nutri Zinc, Benih Padi Anti Stunting

Mengenal Inpari Nutri Zinc, Benih Padi Anti Stunting

Agrozine.id – Sebagai upaya untuk memenuhi ketersediaan beras dan mendukung program Pengembangan Produk Biofortifikasi Inpari IR Nutri Zinc pemerintah melalui kementerian pertanian (Kementan) melakukan program percepatan tanam padi. Hal ini sekaligus dimaksudkan sebagai upaya untuk mengatasi stunting atau anak tumbuh kerdil. Upaya penanaman benih padi anti stunting sebagai solusinya. Seperti apakah benih padi anti stunting ini? Mari mengenal Inpari Nutri Zinc sebagai benih padi anti stunting.

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) telah melakukan bimbingan teknis secara daring untuk sosialisasi benih padi anti stunting dengan topik”Inpari IR Nutri Zinc yang diikuti oleh perwakilan dari 9 provinsi pada Mei 2020 lalu. Lalu seperti apa benih padi anti stunting ini?

Inpari Nutri Zinc memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan padi varietas lain, dimana berdasarkan data deskripsi yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Tahun 2019, kandungan Zn pada padi varietas Inpari Nutri Zinc ini sebesar 34, 51 ppm. Dengan keunggulan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah kekurangan gizi dan stunting sekaligus meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh.

Varietas padi Inpari Nutri Zinc memiliki kadar amilosa 16,6%. Selain kaya nutrisi padi ini juga memiliki produktivitas tinggi, tahan Tungro dan rasa nasinya enak.  Berikut adalah data deskripsi padi Inpari Nutri Zinc:

Tahun Dilepas           :2019

SK Menteri Pertanian : 168/HK.540/C/01/2019

Asal Persilangan       : IR91153-AC 82/ IR05F102// IR 68144-2B-2-2-3-166 /// IRRI145

Golongan                 : Cere

Umur Tanaman         : 115 hari

Bentuk Tanaman      : Tegak

Tinggi Tanaman       : 95 cm

Bentuk Gabah         : Ramping

Warna Gabah          : Kuning jerami

Kerontokan             : Sedang

Tekstur Nasi            :    Pulen

Kadar Amilosa         :    16,60%

Berat 1000 Butir      :    ± 24,60 gram

Rata Rata Hasil        :    ± 6,21 ton/ha

Potensi Hasil            :    ± 9,98 ton/ha

 

Kementerian Pertanian berkolaborasi dengan IRR dan Harvest Plus untuk upaya mengatasi masalah stunting di Indonesia. Biofortifikasi pada Inpari Nutri Zinc diharapkan dapat membantu meningkatkan nilai gizi dan sekaligus mengatasi kekurangan zat besi pada masyarakat.

Beberapa wilayah yang sudah melakukan program percepatan tanam Inpari Nutri Zinc ini antara lain di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Pertanian melakukan pemantauan tanam di Kecamatan Petarukan. Selain itu desa Tlogosih Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak telah ditanami padi Inpari Nutri Zinc sebagai benih padi anti stunting. (ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here