Home Perkebunan Mengenal Konsep Urban Farming untuk Lahan Terbatas

Mengenal Konsep Urban Farming untuk Lahan Terbatas

keuntungan melakukan vertical garden

Agrozine.id – Siapa bilang berkebun hanya bisa dilakukan dengan lahan yang luas? Saat ini berkebun di lahan terbatas sudah berkembang secara masif menjelma menjadi tren gaya hidup orang-orang yang tinggal di perkotaan. Kegiatan berkebun yang ada di perkotaan dikenal dengan istilah urban farming. Mari kita mengenal konsep urban farming untuk lahan terbatas lebih dalam lagi.

Mengenal Urban Farming, Konsep Pertanian Kota untuk Masa Depan

Apa bedanya urban farming dengan pertanian secara konvensional?

Sesuai dengan namanaya, urban farming adalah konsep memindahkan pertanian konvensional ke pertanian perkotaan. Yang membedakannya dengan pertanian biasa adalah orang yang melakukan dan juga media tanamnya.

Apa manfaat melakukan urban farming?

Urban farming telah menjadi gaya hidup karena semakin tinggi kesadaran masyarakat urban untuk menjalani gaya hidup sehat. Dengan melakukan aktivitas urban farming, masyarakat mendapat ketersediaan sayuran sebagai sumber nutrisi sehat, mengurangi impor sayuran, dapat mengelola wilayah perkotaan yang tercemar menjadi lingkungan yang nyaman dan sehat membantu. Lebih dari itu, urban farming dapat mengurangi dampak pemanasan global.

Lalu, bagaimana cara melakukan urban farming?

Supermarket dan Hotel Mulai Lirik Hasil Urban Farming di Kelurahan ...Kamu dapat melakukannya dengan lahan terbatas di balkon, teras, atau bahkan di atap rumah. Hal yang haru kamu persiapkan yaitu:

  • Wadah tanaman, kamu bisa menggunakan wadah berupa pot, ember, botol bekas, dan media lainnya.
  • Media tanam, seperti halnya menanam di kebun biasa, kamu bisa menggunakan media tanah atau dengan substrat lain seperti sabut kelapa, sekam padi, arang, atau menggunakan media air.
  • Tanaman, kamu bisa menanam berbagai jenis sayuran seperti kol, selada, bayam, kangkung, dan lainnya. Lalu, untuk tanaman hias kamu bisa menanam berbagai macam bunga, dan untuk herba kamu bisa menanam mint, oregano, rosemary, ketumbar, dan lainnya.

Berbagai sistem penanaman urban farming seperti vertikultur, hidroponik, dan akuaponik dapat dengan mudah diterapkan di area terbatas.

Bagaimana potensi urban farming?

Urban farming dapat dimanfaatkan menjadi kegiatan produktif yang bisa diikuti oleh masyarakat banyak. Selain itu, urban farming juga dapat menunjang kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri melalui pemasaran hasil panen.

Dilansir dari Wired, sebuah penelitian yang dilangsungkan oleh profesor dari Arizona State University, Matei Georgescu, mengungkap bahwa jika implementasi urban farming dilakukan secara penuh di setiap kota besar dunia, produksi urban farming dapat menghasilkan 180 juta ton bahan makanan selama setahun. Angka tersebut merupakan 10 % dari total hasil produksi makanan secara global. Tidak hanya itu, urban farming juga berpotensi menghemat 15 miliar kilowatt per jam untuk pemakaian energi dunia selama setahun dan menghasilkan 170.000 ton nitrogen ke udara. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here