Home Biodiversitas Mengenal Mangga Irwin yang Eksotis, Lezat, dan Berkhasiat

Mengenal Mangga Irwin yang Eksotis, Lezat, dan Berkhasiat

houseofaroid.com

Agrozine – Biasanya buah mangga memiliki warna kulit hijau atau oranye. Namun, ada mangga yang sedang digandrungi dengan kulit cantiknya yang berwarna ungu cerah. Bukan hanya eksotis, buah mangga ini juga memiliki rasa yang lezat dan berkhasiat untuk kesehatan. Mangga eksotis ini dikenal dengan nama mangga irwin. Banyak orang yang tertarik dan penasaran dengan mangga ini, bahkan banyak yang ingin menanamnya.
Mangga irwin dengan nama latin Magnifera Indica ini pertama kali dikembangkan di Florida Selatan. Pohon mangga ini pertama ditanam pada 1939 di Miami dan buah pertama dipanen pada 1945. Sejak tahun 1949, bibit pohon ini disebarluaskan ke berbagai daerah. Mulai tahun 1970-an, pohon mangga ini mulai tumbuh dan berbuah di berbagai negara seperti Jepang, Taiwan, dan Australia.  Mangga ini di negeri Kanguru tumbuh subur sehingga dikenal orang sebagai mangga Australia.

Mangga irwin sudah memiliki warna merah keunguan sejak masih kecil. Warna ungu cerah pada mangga ini berasal dari tingginya zat antosianin. Hormon ini berasal dari glukosa yang diubah oleh sinar matahari bergelombang pendek. Semakin besar ukuran mangga, warnanya akan semakin ungu cerah dan lapisan kulitnya juga makin tampak mengilap. Mangga ini tetap mengandung klorofil penghasil warna hijau, tetapi jumlahnya sedikit.
Permukaan kulitnya halus dan mulus. Buah mangga ini bentuk pangkalnya bulat dan sedikit meruncing pada bagian ujungnya. Ukurannya sedang, bobot satu buahnya bisa mencapai 500 gram.
Daging buah mangga irwin berwarna kuning cerah hingga oranye ketika sudah masak. Aromanya manis segar dengan rasa yang sangat manis. Kadar gula irwin mencapai 12—15 derajat briks saat buah masak sempurna. Daging buahnya padat dan berserat halus. Mangga ini enak dimakan langsung, dijadikan campuran salad, es buah, ataupun dibuat mango juice. Daging buahnya tebal dan memiliki biji yang kecil. Mangga irwin juga cenderung agak bertepung, yang menandakan kalau mangga ini mengandung pati yang tinggi.
Buah mangga irwin bukan hanya dicari karena rupanya yang menarik, tetapi juga karena khasiatnya untuk kesehatan. Mangga ini mengandung vitamin, zat besi, hingga antioksidan yang bisa menjaga kesehatan sekaligus menangkal berbagai penyakit.

Antosianin yang terkandung di dalam mangga irwin memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya adalah sebagai antioksidan, pencegah penyakit kardiovaskular, meningkatkan daya penglihatan, anti diabetes, anti inflamasi dan anti kanker.

Vitamin D yang berlimpah pada buah ini membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Mangga ini juga mengandung zat besi yang membantu mengatasi anemia atau kurang darah sehingga bagus dikonsumsi ibu hamil dan anak-anak. Mangga irwin juga memiliki kandungan vitamin C tinggi sehingga bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Di pasaran, mangga irwin ketersediannya tidak banyak sehingga harganya cukup mahal. Namun, di Indonesia kini sudah banyak petani dan masyarakat yang mulai membudidayakan mangga irwin. Bibit pohon mangga ini sudah banyak dijual di pedagang tanaman ataupun di situs online.
Pohon mangga irwin bisa tumbuh di dataran rendah dengan cuaca panas. Suhu yang cocok untuk tanaman ini berkisar antara 30—35 0C. Mangga ini memerlukan sinar matahari penuh. Jika tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup, warna ungu pada pangkal buah saat masih muda dan warna merah pada pangkal buah saat matang tidak akan muncul. Oleh karena itu, perlu pemangkasan percabangan agar sinar matahari dapat masuk ke dalam tajuk tanaman sehingga warna ungu bisa keluar dengan sempurna.

Tanaman mangga irwin dari hasil okulasi, cangkok, atau sambung akan berbuah pada umur 2—3 tahun. Periode panen mangga ini biasanya berlangsung pada bulan Juni hingga Juli. Pada saat pertama kali berbuah jumlahnya mungkin tidak banyak, maksimal 15 buah/pohon. Selanjutnya, produksi buah tersebut akan meningkat. Sebaiknya, buahnya dipanen pada saat buah masih agak mengkal. Sebab, jika dipanen pada saat buah sudah matang, tekstur buah mangga ini menjadi lembek dan becek.

Demikian informasi tentang mangga irwin. Semoga bermanfaat dan memotivasi kamu untuk turut serta menjaga kelestarian tanaman buah eksotis ini. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here