Home Biodiversitas Mengenal Pohon Baobab, Bisa Hidup Ribuan Tahun!

Mengenal Pohon Baobab, Bisa Hidup Ribuan Tahun!

mengenal pohon Baobab

Agrozine.id – Belakangan ini, netizen dihebohkan dengan truk bermuatan pohon Baobab raksasa yang terlihat melalui jalur Pantura. Namun, tahukah kamu pohon Baobab atau yang memiliki nama ilmiah Adansonia digitata L. merupakan salah satu spesies pohon asli asal benua Afrika? Nah, buat kamu yang penasaran yuk mengenal pohon Baobab yang unik ini.

Menurut kepercayaan masyarakat lokal Afrika, pohon Baobab ini dikenal sebagai pohon kehidupan dan keabadian. Mengapa? Konon katanya, pohon ini dapat bertahan hidup selama ribuan tahun lamanya.

Baca juga:Mengenal Tanaman Kayu Putih dan Manfaatnya

Dalam jurnal yang diterbitkan Nature Plants, sejumlah pohon baobab tertua, bahkan beberapa di antaranya telah berusia hingga tiga ribu tahun kini sekarat karena meningkatnya suhu global.

Para peneliti menemukan ada 9 dari 13 pohon baobab tertua dan 5 dari enam pohon terbesar telah mati dalam 13 tahun terakhir. Peneliti mengungkap salah satu penyebabnya adalah perubahan iklim.

Pohon Baobab sangat dihormati di Afrika dan telah menjadi pertahanan penduduk setempat selama berabad-abad. Kelangsungan hidup pohon Baobab sangat penting bagi orang-orang yang tinggal di sana.

Selain itu, daunnya memiliki senyawa yang dapat diekstrak menjadi obat, sedangkan buahnya kaya akan vitamin C yang bisa digunakan untuk makanan dan bijinya dapat menghasilkan minyak.

Baca juga:Cara Budidaya Nilam, Tanaman Penghasil Minyak Bernilai Ekspor

Sementara itu, masyarakat Indonesia sendiri lebih mengenal pohon Baobab ini dengan sebutan pohon Asem Buto atau Kitambleg. Pohon ini bisa tumbuh mencapai ketinggian hingga 25 meter lebih. Tanaman  ini memiliki cabang dan ranting yang menjulur ke berbagai arah dengan jumlah yang banyak. Bentuk cabang dan rantingnya yang terkesan eksotis.

Selain itu, bentuk batangnya yang menyerupai botol membuat pohon ini sangat unik. Menariknya lagi, di habitat aslinya, pohon raksasa ini dapat menyimpan air di dalam batang mereka, dengan kapasitas di atas 120.00 liter.

Di Indonesia sendiri, pohon Baobab memang diketahui banyak terdapat di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Ada pendapat bibit baobab ini dibawa oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dari Afrika kemudian ditanam di kawasan-kawasan perkebunan di Subang.

Pohon ini juga ada di kawasan kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat dan juga terdapat di Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Purwodadi dan Nusa Tenggara.

Beberapa waktu lalu, dikabarkan bahwa salah satu pohon Baobab yang ada di Subang tumbang akibat hembusan angin kencang. Melihat adanya potensi pohon masih bisa hidup, salah seorang warga Semarang yang diketahui bernama David akhirnya membeli pohon raksasa tersebut.

Diketahui Saat tumbang, panjang pohon tersebut sekira 12 meter. Diameter pangkal atau akar pohon 4 meter. Untuk keperluan pengangkutan, bagian atas dipangkas supaya bisa muat di atas trailer. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here