Home Pertanian Mengenal Sekolah Tani Muda (Sektimuda): Wadah untuk Belajar Dunia Pertanian

Mengenal Sekolah Tani Muda (Sektimuda): Wadah untuk Belajar Dunia Pertanian

Mengenal Sekolah Tani Muda

Agrozine.id – Sekolah Tani Muda atau yang sering disingkat “SEKTIMUDA” adalah sebuah organisasi yang ditujukan untuk menjadi sebuah wadah bagi para pemuda dengan berbagai latar belakang untuk belajar bersama tentang dunia pertanian.

Menurut Qomarun Najmi selaku pendiri Sektimuda mengungkapkan latar belakang didirikannya organisasi ini yakni adanya permasalahan di bidang pertanian yang kompleks dan butuh diurai. Pada awalnya, pria yang kerap disapa Qomar mendirikan sebuah organisasi yang bernama “Sekolah Tani”. Organisasi ini memiliki konsep yang berbeda dengan Sektimuda, dimana sasaran utamanya yaitu ditujukan hanya untuk para petani secara umum, khususnya petani di wilayah Yogyakarta. Namun, seiring berjalannya waktu, program kegiatan yang ada pada Sekolah Tani tidak berjalan sesuai harapan. Maka dari itulah, pada bulan Desember 2013 didirikan organisasi yang bernama Sektimuda ini.

Baca Juga : Budidaya Sayuran Organik Hasilkan Omzet Ratusan Juta

“Sektimuda ini sasarannya lebih ke anak muda. Jadi untuk teman-teman dapat lebih jalan atau mobile berbagi pengetahuan,” kata  pria lulusan Fakultas Peternakan UGM.

Tujuan didirikannya Sektimuda ini yaitu untuk membangun kedaulatan pangan. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan kedaulatan petani, kemandirian petani, dan kemandirian pengetahuan. Kemudian, tujuan lainnya yaitu untuk mendirikan sebuah wadah belajar bersama –terkhusus untuk pemuda agar dapat belajar dan mulai peduli dengan dunia pertanian.

Sektimuda

Terdapat beberapa kegiatan yang menjadi program Sektimuda, antara lain yaitu:

  • Kelas Tani

Merupakan kegiatan rutin mingguan, dimana kegiatannya yaitu pemberian materi dan sosialisasi terkait masalah teknis di lapangan.

  • Kunjungan Praktisi

Merupakan sebuah program kunjungan kepada para guru tani yang ada Indonesia, khususnya yang ada di Pulau Jawa. Peserta Sektimuda yang mengikuti kegiatan ini akan belajar mengenai sistem pertanian organik, pertanian alami alami dari para pakar praktisi pertanian. Saat melakukan kunjungan tersebut, para peserta akan tinggal di rumah warga.

  • Kemah Tani

Merupakan suatu kegiatan yang bertujuan sebagai sarana diskusi saling bertukar informasi. Selain itu, saat mengikuti kegiatan ini peserta akan disuruh untuk membuat perencanaan kegiatan selanjutnya.

  • Bakti Tani

Merupakan suatu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Bentuk kegiatan ini contohnya yakni membagikan hasil panen kepada masyarakat, membagikan benih padi unggul kepada jejaring.

Sektimuda menerapkan sistem kekeluargaan dalam menjalankan komunikasi organisasi, sehingga semua aktivitasnya berjalan secara harmonis. Sektimuda memiliki lima divisi; pendidikan, pemberdayaan, penelitian, kemandirian, dan komunikasi. Setiap divisi memiliki program kerja yang harus dilakukan selama satu semester. Salah satu bagian dari tugas divisi pendidikan adalah menyediakan perangkat pelatihan bagi peserta Sektimuda.

Qomar mengatakan, jika ingin belajar bersama di Sektimuda caranya sangat mudah. Terdapat 2 batch dalam setahun. Peserta dapat memilih kelas sesuai dengan yang diinginkannya. Pertama yaitu, kelas reguler yang dikenakan biaya operasional sebesar Rp 300 ribu. Kedua yaitu, kelas yang tidak dikenakan biaya.

Sektimuda memegang prinsip bahwa profit bukanlah tujuan utama, ada faktor lain juga yang harus dipertimbangkan yaitu aspek sosial dan ekologinya. Jadi, Sektimuda lebih menekanka kepada benefit untuk banyak orang.

Baca Juga : Agrihood by iGrow Asia, Konsep Bertani di Lingkungan Perumahan

Qomar mengungkapkan harapan kedepannya ia ingin menyelenggarakan Sektimuda di banyak tempat di seluruh Indonesia agar kemandirian petani dapat tercapai. Selain itu, melalui program kegiatan Sektimuda seperti sosialisasi dan pelatihan diharapkan para peserta nantinya dapat menerapkannya di daerah masing-masing. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here