Home Perikanan Mengenal SICA: Sistem Pemberian Pakan Ikan Menggunakan Sensor Akustik Pasif

Mengenal SICA: Sistem Pemberian Pakan Ikan Menggunakan Sensor Akustik Pasif

sistem pemberian pakan ikan

Agrozine.id – Kini perkembangan teknologi perikanan semakin didepan. Pasalnya, ada teknologi terbaru yaitu sistem pemberian pakan ikan berdasarkan bioakustik dan kecerdasan buatan sehingga dapat meningkatkan keberlanjutan industri akuakultur. Salah satunya adalah Smart System for Feeding Control (SICA) atau sensor akustik untuk kontrol pemberian pakan di tambak ikan.

Smart System for Feeding Control (SICA) merupakan sistem akustik pasif non-invasif yang memungkinkan petani ikan untuk mengurangi secara signifikan biaya produksi serta meminimalkan dampak dari akuakultur dengan mengurangi volume sampah yang dihasilkan dari pakan.

Baca juga: Mengenal Startup eFishery: Pemberi Pakan Ikan Otomatis

Sistem SICA dikembangkan oleh peneliti di Centro Tecnológico Naval y del Mar (CTN). Mereka juga berpartisipasi dalam penelitian spesies seperti salmon dan teknologi terapan di sektor akuakultur. Penelitian terkait SICA ini telah dilakukan berkat dana dari penelitian dan inovasi program European Union’s Horizon 2020.

SICA itu sendiri terdiri dari dua modul yaitu pencatat data dan unit kontrol. Data logger ditempatkan di keramba laut, sehingga akan diperoleh data melalui sensor akustik pasif, yang kemudian dikirimkan melalui modul komunikasi nirkabel.

Unit kontrol kemudian menerapkan algoritme pembelajaran mesin ke data yang memungkinkannya membuat keputusan tentang proses pemberian pakan ikan.

“Sistem kami menggabungkan berbagai teknologi, seperti sensor akustik pasif, internet of things (IoT) dan pembelajaran mesin untuk memantau dan mengontrol perilaku ikan di dalam keramba,” kata Rosa Martínez Álvarez-Castellanos, teknisi R&D di CTN.

Baca juga: Jaga Kualitas Air Dengan Alat Pemberi Pakan Ikan Otomatis

Sistem SICA beroperasi secara mandiri, memperoleh dan memproses data akustik. Teknologi ini non-invasif dan menyediakan pemantauan secara real time. Berkat inovasi sistem pemberian pakan ikan ini, dapat mendeteksi perilaku makan ikan yang tidak biasa dan ternyata lebih efektif daripada menggunakan teknologi kamera video bawah air.

Dengan meningkatkan efisiensi proses pemberian pakan, peternak salmon dapat mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan produksinya.

CTN dipertama kali menguji sistem SICA di tambak bass laut di Mediterania. Untuk memverifikasi bahwa konsep tersebut bekerja dalam kondisi yang berbeda, dan untuk melatih algoritme, mereka kemudian melakukan pengujian di fasilitas akuakultur skala penuh SINTEF ACE di Frøya, Norwegia.

Ini dianggap penting oleh Álvarez-Castellanos dan rekan-rekannya.

“Kami membutuhkan akses ke fasilitas yang baik untuk mendapatkan hasil terbaik. Secara khusus, kami dapat menguji peralatan kami dalam kondisi cuaca yang berbeda dan dengan peralatan makan yang tepat. Hasilnya menunjukkan bahwa konsep kami berhasil,” ujarnya.

Fasilitas tersebut menyediakan akses ke peternakan ikan, perahu, sensor, dan bantuan untuk memasang unit di keramba yang berbeda. Mereka juga memiliki komunikasi nirkabel cepat yang membantu mereka menguji sistem secara menyeluruh.

“Koneksi cepat ini memungkinkan kami untuk memperluas kolaborasi antara CTN di Spanyol dan sistem SICA di Norwegia selama percobaan,” kata Álvarez-Castellanos. (ran)

 

Tonton video menarik ini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here