Home Hortikultura Mengenal Sirih Gading dan Cara Merawatnya

Mengenal Sirih Gading dan Cara Merawatnya

plantcircle.co

Agrozine – Sirih gading yang bernama ilmiah Epipremnum aureum ini merupakan salah satu tanaman hias yang banyak digemari. Tanaman hias yang mudah dirawat dan cepat tumbuh ini memang cocok untuk menjadi hiasan interior dan eksterior rumah. Tumbuhan ini bisa hidup dengan baik dengan media tanam air, banyak digunakan sebagai hiasan atau dekorasi ruangan.

Sirih gading adalah tumbuhan merambat semi-epifit yang biasa ditanam sebagai penghias pekarangan atau ruangan. Tumbuhan anggota suku talas-talasan (Araceae) ini mudah dikenal dari warna daunnya. Saat masih muda, daunnya berwarna hijau cerah, mengandung lilin, dan berbentuk hati. Namun, pada tanaman merambat dewasa, daunnya menjadi berwarna belang hijau dan kuning cerah hingga kuning pucat, serta menjadi jauh lebih besar dengan lobus di bagian dalam. Daunnya bahkan menutupi batang tanaman yang dirambatinya. Apabila ditanam di dalam pot, daunnya mengecil. Potongan cabangnya dapat bertahan hidup cukup lama apabila bagian pangkalnya dicelupkan ke air.

Tumbuhan ini dimasukkan dalam genus Epipremnum, setelah sebelumnya dianggap sebagai anggota marga Scindapsus (S. aureus) dan pernah pula dianggap sebagai anggota marga Raphidophora (sebagai R. pinnata). Sirih gading yang biasa disebut juga golden pothos berasal dari Kepulauan Solomon.

Di habitat aslinya, tanaman ini merambat batang pohon dengan akar udara dan jatuh di sepanjang tanah sebagai penutup tanah, panjangnya dapat mencapai hingga 40 meter atau lebih. Di St. Louis biasanya tumbuh jauh lebih kecil, sekitar 6-8 meter saja dan digunakan sebagai tanaman hias.

Tanaman ini mudah disebarkan dengan sistem tanam stek batang. Propagasi bisa dilakukan dengan cara memotong batang sirih gading dan nantinya akan tumbuh akar. Sirih gading memiliki kerabat dekat, yaitu ekor naga.

Meskipun masuk dalam jenis tanaman hias yang merambat, sirih gading tidak bisa merambat dan menempel pada teralis dan penyangga sendiri. Jadi, kamu bisa mengikat dengan kait untuk ditempelkan di sepanjang dinding atau di atas bingkai jendela jika ingin membuat tanaman ini tumbuh menjulang.

Bagi kamu yang ingin memelihara sirih gading, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat sirih gading:

  • Hindari menempatkan tanaman ini di area yang terkena cahaya matahari langsung.
  • Gunakan tanah gembur dan gambut untuk menanamnya di dalam pot.
  • Tanaman ini menyukai tanah yang agak kering. Jika dibiarkan di tanah yang lembap secara terus-menerusmaka akar tanaman akan membusuk.
  • Jika daunnya sudah terkulai, itu tanda bahwa akarnya telah memenuhi pot dan tidak ada ruang lagi untuk tumbuh. Jika sudah seperti ini, lakukan repotting dengan memasukkan tanaman ke dalam pot dengan diameter dan kedalaman yang lebih besar, serta diisi dengan media tanam yang baru.

Demikian pengenalan tanaman sirih gading. Semoga bermanfaat dan bisa memotivasi kamu untuk turut serta melestarikannya. (das)

Yuk Sobat, Tonton Video Menarik Ini :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here