Home Peternakan Mengenal Startup Angon, Aplikasi Untuk Investasi Ternak

Mengenal Startup Angon, Aplikasi Untuk Investasi Ternak

Agrozine.id – Mulai banyak bermunculan startup yang mengedepankan industri peternakan. Salah satunya adalah startup Angon, yaitu platformg yang menggabungkan antara startup investasi (Fintech) dengan pertanian (Agtech). Kali ini agrozine akan mengajak kamu mengenal startup angon yang membantu menghubungkan antara investor dengan peternak.

Angon mulai dirilis pada Oktober 2016. Startup binaan Indigo ini memungkinkan masyarakat umum untuk beternak sapi atau kambing tanpa harus mempunyai kandang. Agif Arianto sebagai CEO PT Angon Indonesia mengatakan bahwa Angon memudahkan masyarakat yang hendak berinvestasi di bidang peternakan terutama sapi dan kambing untuk kemudian dikelola oleh para peternak berpengalaman yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sampai saat ini Startup Angon telah mengakomodasi lebih dari 11.000 hewan ternak yang dikelola Sentra Peternakan Rakyat (SPR) yang dimiliki oleh mitra bisnis dan dimiliki oleh tim Angon.id  yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari Bogor, Semarang hingga ke Sumbawa.

 

Cara Kerja Aplikasi Angon

Para pengguna terlebih dahulu harus mengunduh aplikasi Angon.id lalu kemudian melakukan upgrade profil menjadi full service dengan memastikan semua data diri yang diisin sudah benar. Selanjutnya pengguna mengisi saldo TMoney untuk melakukan transaksi. PT Angon Indonesia telah bekerjasama dengan layanan fintech TMoney untuk mempermudah transaksi.

Selanjutnya pengguna akan masuk ke dalam aplikasi dan akan ditemani oleh asisten aplikasi virtual bernama pak Arto yang akan memberikan arahan kepada pengguna. Keanggotaan dalam Startup Angon sendiri terbagi menjadi tiga yaitu Member Angon, Member Peternak dan Member Investor yang masing-masing memiliki keterlibatan yang berbeda. Selama di dalam aplikasi, asisten aplikasi virtual pak Arto akan membantu pengguna dalam memilih jenis hewan, memberikan informasi seputar investasi dan pemrosesan transaksi.

Untuk menjamin kualitas layanan, mengacu pada standar ISO 9001, Angon telah secara konsisten melakukan sertifikasi kepada para peternak untuk meningkatkan daya saing kualitas yang dapat bersaing di pasar global. Untuk itu Angon menggunggulkan peternak yang berpengalaman dan bibit ternak yang sehat.rtu

Melalui aplikasinya CEO Angon berharap akan mampu mendorong terjadinya distribusi peredaran uang yang saat ini banyak terpusat di kota, sehingga para petani desa pun bisa sejahtera tanpa harus pergi ke kota untuk menjual ternak mereka. Selain itu Angon berharap setidaknya ada 50 SPR yang bergabung di jaringannya tahun 2020 sehingga bisa membantu membuka peluang pekerjaan baru.

Secara garis besar Angon menciptakan peluang kerjasama antara peternak dengan masyarakat dan investor sehingga banyak peternak yang mengenal startup Angon ini. Dengan demikian produktivitas peternak diharapkan terus meningkat untuk menjamin kesejahteraan peternak dan memberikan keuntungan pada investor.(ira)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here