Home Populer Mengenal Taman Nasional Matalawa, Surganya Burung Endemik di Sumba

Mengenal Taman Nasional Matalawa, Surganya Burung Endemik di Sumba

Agrozine.id – Taman Nasional Matalawa adalah salah satu kawasan konservasi berupa taman nasional di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelum dilebur menjadi Matalawa, taman nasional ini awalnya adalah dua wilayah berbeda yaitu Taman Nasional Manupeu Tanadaru dan Taman Nasional Laiwangi Wanggameti. Penggabungan kedua taman nasional tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.7/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 yakni Taman Nasional Manupeu Tanadaru dengan luasan 50.122 hektar dan Taman Nasional Laiwangi Wanggameti dengan luasan 41.772,18 hektar.

Kekayaan Hayati di Taman Nasional Matalawa

Terdapat banyak kekayaan hayati yang bisa dijumpai di Taman Nasional Matalawa mulai dari keanekaragaman flora dan fauna serta keindahan alamnya. Dengan luas sekitar 92.000 hektar dan berbatasan dengan tiga Kabupaten, 12 Kecamatan dan 54 Desa TN Matalawa memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.

Terdapat sekitar 375 jeni tumbuhan di taman nasional ini mulai dari epifit, anggrek, pohon hingga tumbuhan berkhasiat obat. Diantara jenis tumbuhan tersebut, terdapat beberapa tumbuhan yang termasuk endemik dan tumbuhan langka seperti gaharu yang masuk dalam daftar Appendix 1 CITES dan cendana (Santalum album) yang merupakan tumbuhan endemik Nusa Tenggara dan masuk dalam daftar Appendix 2 CITES.

Selain kekayaan flora, fauna di TN Matalawa juga tidak kalah banyaknya. Terdapat sekitar 159 jenis burung, 28 jenis mamalia, 94 jenis kupu-kupu, 6 jenis amfibi dan 41 jenis capung yang tercatat di TN Matalawa. Dengan tingginya keanekaragaman jenis burung di taman nasional ini, bahkan TN Matalawa dikenal sebagai surnganya burung-burung endemik Sumba dan Nusa Tenggara. Salah satunya adalah Julang Sumba.

Tak hanya Julang Sumba, masih terdapat lebih banyak jenis burung lain yang bisa ditemukan di kawasan TN Matalawa seperti kakatua jambul oranye, nuri bayan, kepodang Sumba, burung madu Sumba dan burung kacamata limau serta kakatua jambul untu.

kakatua jambu oranye
Kakatua jambul oranye di Kawasan TN Matalawa

Destinasi Wisata di Taman Nasional Matalawa

Keunikan dari TN Matalawa adalah wilayahnya yang didominasi oleh stepa sehingga banyak sekali destinasi wisata yang dapat dikunjungi di kawasan taman nasional ini seperti berikut:

1.Mengamati peninggalan megalitikum

Jika berkunjung ke wilayah TN Matalawa, pengunjung dapat menjumpai beberapa kuburan kuno yang memiliki keunikan di motifnya dengan ukiran berbagai motif. Kuburan kuno tersebut memiliki berbagai ukiran yang menunjukkan status sosial keluarga yang ditinggalkan.

2.Desa Praing Kareha

Desa Praing Kareha merupakan lokasi yang tepat untuk pengunjung yang suka melakukan kegiatan birdwatching atau pengamatan burung. Pasalnya di desa ini terdapat berbagai spesies burung seperti enggang atau julang dan kakatua jambul untu.

3.Air Terjun Laputi

Air Terjun Laputi berada di Desa Praing Kareha Sumba Timur. Daya tarik air terjun ini adalah kondisinya yang masih sangat asri dan alami karena belum terjamah manusia. Daya tarik lain dari air terjun ini adalah mitos yang berkembang tentang danau yang berada di puncak air terjun tersebut yang diyakini oleh masyarakat sekitar memiliki belut sakti di dalamnya. Oleh karena itu pengunjung dilarang memancing di danau air terjun tersebut.

Air terjun laputi
Air Terjun Laputi di TN Matalawa

4.Liang Bakul

Liang Bakul adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di wilayah Manupeu Tanadaru. Liang bakul adalah goa yang terbentuk dari reruntuhan goa itu sendiri.

Sementara itu, lorong kering yang berfungsi sebagai koridor menuju lorong utama masih dialiri sungai bawah tanah parennial.

Uniknya, perkembangan lorong serta ornamen goa masih sangat aktif pada gua ini. Terdapat ornamen flowstone dan stalaktit yang dapat dijumpai. Lalu di ujung lorong diakhiri dengan inlet sump membentuk terjunan pada ornamen flowstone. Selain itu, ada pula air terjun pada ornamen flowstone.

 

Selain pesona alam, pengunjung yang datang ke TN Matalawa juga dapat menikmati wisata budaya seperti atraksi budaya di kota Waikabubak atau menyaksikan ritual Pasola dimana beberapa orang menaiki kuda yang telah dihiasi warna-warni dan lalu saling menyerang dan merobohkan satu dengan yang lainnya dengan menggunakan tombak kayu.

Demikian penjelasan tentang Taman Nasional Matalawa. Semoga informasi ini bermanfaat dan yuk siapkan waktu untuk berkunjung ke TN Matalawa. (ira)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here