Home Pertanian Mengenal Yasmin Mutia: Retail Sales Admin PT. Momenta Agrikultura

Mengenal Yasmin Mutia: Retail Sales Admin PT. Momenta Agrikultura

Yasmin

Agrozine – Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih lanjut sosok Yasmin Mutia, lulusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran 2015. Wanita kelahiran Banjarmasin, 2 September 1996 ini telah lama tertarik dengan bidang bisnis. Yasmin terpikir bahwa ilmu yang dipelajarinya selama kuliah di Fakultas Pertanian sayang bila tidak diimplementasikan di dunia kerja. Sempat mencoba melamar pada berbagai perusahaan, ia kini bekerja di PT. Momenta Agrikultura sebagai Retail Sales Admin produk Amazing Farm.

“Sempat mencoba melamar di bank dan asuransi juga, tapi ternyata keterima di perusahaan pertanian. Alhamdulillah dapat di pertanian lagi, mungkin cara Allah melihatkan ilmu yang udah ada sayang kalau tidak dilanjutkan,” ujarnya. Yasmin mengaku banyak ilmu-ilmu selama perkuliahan yang dapat diterapkan dalam dunia kerja. Selama berkecimpung di bidang hortikultura, ia mengamati bahwa produk fresh seperti sayur dan buah-buahan mudah rusak (perishable). “Kita pasti ingin memberikan kualitas terbaik dan produk fresh memerlukan penanganan khusus. Benar-benar terpakai ilmu selama di pertanian dan implementasinya langsung selama kerja,” ungkap Yasmin Mutia.

Terhitung sudah tujuh bulan setelah ia mulai berkarir di PT. Momenta Agrikultura. Yasmin menjelaskan, produk Amazing Farm dipasok ke berbagai supermarket besar di Jabodetabek, Surabaya, dan beberapa kota di pulau Sumatera dan Kalimantan. “Supplier (retail) akan mengirimkan purchase order (PO), selanjutnya akan kita proses dengan cara diinput oleh para admin, salah satunya aku, jadi sebagai perantara antara supermarket dan perusahaan,” jelasnya. Yasmin akan membuat laporan terkait transaksi dan berhubungan langsung dengan supermarket mitra untuk menginformasikan produk yang telah panen serta menawarkan produk-produk terbaru.

Selain itu, Yasmin juga berperan dalam negosiasi harga. Ia akan membuat daftar harga yang dapat disepakati dan menguntungkan bagi kedua belah pihak, yakni perusahaan dan mitra. Setelah meng-input dan me-recap data, selanjutnya akan diproses oleh tim produksi. Dilanjut dengan tim packing house yang akan mengatur pengiriman barang sesuai pemesanan, jenis, rute, dan kuantitasnya. Yasmin bekerjasama dengan tim product allocation untuk memastikan produk yang dikirimkan sesuai dengan tingkat kematangan yang diminta buyer.

Dalam prosesnya, Yasmin juga menemui beberapa tantangan. Meskipun sudah memastikan daftar pemesanan, terkadang ada hal diluar kemampuan yang terjadi namun menjadi pembelajaran berharga untuknya. “Beberapa waktu lalu udah fix harga, barangnya juga sudah ada sebanyak 200 kg tomat beef, ternyata dari kebun di Lembang barangnya tidak terbawa. Benar-benar unpredictable, setelah itu langsung kontak buyer dan minta maaf,” ungkapnya. Hal ini tidak mematahkan semangatnya. Ia tetap mencoba untuk menumbuhkan kepercayaan dari mitra.

Sebagai bagian dari tim marketing, Yasmin juga berupaya memenuhi target purchase order. “Semenjak pandemi Covid-19 kayak rollercoaster, waktu awal Covid-19 masyarakat sempat menimbun makanan, jumlah PO kita naik drastis. Waktu new normal naik lagi, turun lagi, banyak hal yang tidak diduga, namun ada target mingguan yang harus dicapai,” Kendati demikian, Yasmin menambahkan bawa para anggota saling membantu dan memiliki visi misi yang sama.

Saat pandemi, Yasmin intens menanyakan mitra terkait order via chat karena situasi yang tidak memungkinkan untuk pergi ke supermarket. Ia menambahkan, pada setiap retail juga memiliki produk favoritnya masing-masing dari Amazing Farm. “Misalnya pada toko A, lebih sering order tempe sehat, ada juga di toko lain yang lebih sering order salad, ada pula yang membeli produk hidroponik. Harapannya semua orang dari segala segmen bisa menikmati sayuran dengan harga yang murah dan kualitas baik. Bukan hanya kalangan tertentu yang bisa menikmati sehatnya sayur hidroponik yang minim pestisida,” pungkasnya. (rin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here